
angga dan ania hanya senyum melihat tingkah laku ravel dan arda. selesai makan angga pulang sedangkan ravel masuk ke kamar dan ania serta arda menyusun kue yang mereka masak tadi ..
setelah selesai mereka kembali ke kamar masing-masing. .
arda pun masuk ke kamar dia melihat ravel yang sibuk dengan laptopnya sedangkan arda langsung masuk ke kamar mandi untuk ganti pakaian. setelah berganti. arda merebahkan tubuh nya di kasur dia pun tertidur arda sangat letih sehingga dia tidak memperdulikan ravel lagi. .sedangkan ravel masih sibuk dengan laptopnya. ..
namun ravel merasa terganggu karena tubuhnya gatal dan memerah
ravel. .. ia tuhan kenapa dengan tubuh ku ini . apa gara gara aku makan coklat terlalu berlebihan. (gumam ravel )
apa aku harus membangun kan nya dia kan seorang dokter. tapi dia kan dokter sefialis ginjal. sedangkan aku gatal dia mana ngerti kata ravel..
ravel tidak tahan dengan gatal gatal yang dia rasakan. akhirnya di memutuskan untuk membangun arda. .
ravel menggoyahkan tubuh arda. sehingga arda pun terbangun arda sedikit terkejut melihat tubuh ravel yang penuh dengan bintik bintik .
sehingga arda bilang ravel hantu. .
arda. ... hantu.
ravel. . bodoh ini aku.
arda. . ada apa dengan mu sampai muka dan tangan mu menimbulkan bintik bintik merah..
ravel. . aku tidak tau maka dari itu aku membangun kan mu.. kamu kan seorang dokter gumam ravel .sambil garuk-garuk tangan dan muka nya
arda. . hey hentikan jangan di garuk-garuk itu bisa menimbulkan luka
ravel. . aku tidak tahan lagi karena gatal.
arda pun memegang tangan ravel serta melihat-lihat wajah nya
arda .. seperti nya kamu salah makan emang kamu makan apa tadi.
ravel. . aku hanya memakan masakan yang kalian buat tadi. . cepat kasih obat nya aku sudah enggak tahan lagi . (sedikit teriak )
__ADS_1
arda... ia sebentar dulu aku akan ambil kan obat nya semoga saja ada..
berjalan ke arah tas nya dan mencari beberapa obat yang pernah dia makan.
kamu seperti nya alergi sesuatu. seprti aku yang alergi kacang.
ini makan obat mu. dan memberikan nya kepada ravel. ravel mengambil nya dan meminum obat yang di berikan arda.
arda. . sudah jangan di garuk-garuk. kamu seprti nya alergi .. kamu pernah mengalami alergi seprti ini?
ravel.. ini terjadi ketika aku makan coklat guma ravel nada dingin.
arda. . pantesan kamu seprti itu. tadi kamu makan kue buatan ku penuh dengan coklat apa kamu tidak menyadari nya .
ravel. . ia aku tau(merebahkan tubuh nya di kasur )
arda.. terus kenapa kau memakan nya(dasar aneh ).
ravel.. apa kmu bilang aneh
ravel. . aku tidak aneh aku kira makan sedikit coklat tidak membuat aku alergi.
arda... yang namanya alergi ia tetap alergi mau sedikit kah banyak. .sudah aku mau tidur jangan bangun kan aku. (nada kesla )
ravel. . tidur lah yang nyenyak. kalau perlu besok jangan sadar. (memejamkan mata )
arda tidak memperdulikan ocehan ravel. karena dia merasa sangat ngantuk. .. ...
....
datang lah pagi seperti biasa arda terbangun dan melakukan rutinitas nya sebagai seorang istri. ia walaupun bukan istri sepenuhnya. ketika arda mebuka mata nya dia melihat ravel berkeringat . arda pun menempel kan tangan nya ke ravel..
arda. .. ia tuhan seprti nya dia demam(gumam arda )
dia keliatan tanpan ketika sedang tidur. .sadar arda sadar. dia hanya suami di atas kertas.
__ADS_1
arda turun ke bawah mengambil air hangat serta handuk kecil untuk menurunkan suhu tubuh ravel yang panasa. selesai mengambil arda pun mengompres kepala ravel ..
arda. . setidaknya suhu tubuh nya turun ia walaupun enggak sepenuhnya. .(gumam arda)
selesai mengompres tubuh ravel arda turun ke bawah untuk memasak. seprti biasa dia memasak tanpa di bantu bibik. arda membuat kan ravel bubur serta masakan lain nya untuk ania dan diri nya.
selesai memasak arda menyuruh bibik menata masakan yang sudah dia masak di atas meja.
arda pun berlalu meninggalkan bibik di dapur ketika dia kembali ke kamar dia terkejut ravel sudah bangun dan memakai pakaian kerja. ravel duduk di sofa
arda. . kamu mau ke mana
ravel .. kamu tidak liat(nada dingin muka datar )sibuk memasang sepatu
arda. . kmu tadi sakit aku saran kan kamu jangan ke kantor.
ravel. . sudah sembuh (walaupun dia merasa kepala nya pusing tapi ravel tidak memperdulikan karena hari ini dia bertemu dengan orang penting teman kerja perusahaan nya)
arda. .. nanti kamu pingsan. kamu istirahat dulu
ravel... tidak perlu. hari ini ada pertemuan penting
arda. . kamu punya asisten . jadi dia aja yang ngerjain. .
ravel. . tidak aku tidak mau bergantung pada orang lain.. tidak seperti mu.
arda. . ada apa dengan ku.
ravel. . kamu tidak sadar kamu sering menyuruh orang lain untuk melakukan pekerjaan mu. seperti angga.
arda....hey dia itu anggota kaki kanan ku(nada kesal dan sedikit berteriak ) sudahlah kamu mau ke kantor kan cepat turun sana tapi aku sarankan kamu Jangan ke kantor jika kamu merasa dirimu tidak sehat jika kamu pingsan kamu akan merepotkan banyak orang ..(arda meninggalkan ravel dan masuk ke dalam ruangan ganti pakaian.
( ravel berusaha mencerna setia kata-kata arda )
ravel. . benar juga sih kata-kata nya tapi aku kan harus ke kantor karena ini merupakan teman kerja yang terbesar di kota xxx ini (gumam ravel)
__ADS_1
ah sudahlah lebih baik aku turun ke bawah .untuk sarapan. .pergi meninggalkan kamar dan berjalan ke arah dapur. .