Rebirth Of The Immortal System

Rebirth Of The Immortal System
kepanikan penduduk desa


__ADS_3

Diatas langit terlihat cahaya biru yang melesat dengan cepet,


Yap, itu adalah Shen Lin yang sedang terbang dengan kecepatan penuh,


Kini Shen Lin sudah berada di atas sebuah desa, dia berehenti diatas desa itu lalu memandang kebawah, terlihat banyak orang sedang beraktifitas, ada ibu ibu yang sedang memasak mengunakan kayu bakar ada yang sedang mencuci pakaian, dan beberapa pemuda yang terlihat sedang berkumpul di sebuah lahan kosong,


Mereka seperti sedang berlatih ilmu bela diri, didepan pemuda pemudi itu terdapat seorang kakek tua yang terlihat seperti sedang memberikan arahan, "mereka cukup bersemangat, sepertinya aku harus sedikit membantu desa ini untuk berkembang" gumam Shen Lin kemudian dia turun ke arah sebuah rumah didesa itu,


" Bocah kecil" pangil Shen Lin dari luar rumah itu


Bocah Tian yang mendengar suara familiar dari luar rumahnya langsung buru buru menghentikan aktifitas nya lalu keluar rumah " tuan, tuan sudah kembali" ucap bocah Tian,


Shen Lin mengangguk kecil kemudian dia mengelus Elus kepala bocah itu, "apa kamu sudah menghafal semua isi buku yang kuberikan" tanya Shen Lin


"Sudah tuan" jawab cepat bocah Tian


Shen Lin sedikit terkejut lalu dia berkata kembali "apa kau sudah memahami isi dari buku tersebut"


"Sudah tuan, bahkan tadi aku sudah sempat mencoba, dan aku sudah bisa merasakan energi di sekitarku" jawab bocah Tian dengan wajah semangat


Shen Lin tak bisa tidak terkejut, karena buku yang Shen Lin berikan, walaupun itu tipis dan hanya ada beberapa lembar saja, tapi isinya sulit untuk dipahami, bahkan system' memprediksi bahwa bocah Tian akan bisa memahami sebagian isinya 3 hari lagi, tapi apa ini, ini bahkan belum sehari, tapi dia sudah memahaminya, bahkan mempraktekannya, sunguh luar biasa,


"Sepertinya aku tidak salah memilih bocah ini" gumam Shen Lin sambil tersenyum


"Apa kakekmu sudah selesai menyerap pil yang aku berikan?" Tanya Shen Lin kembali,


"Belum tuan" jawab anak kecil itu


"Sepertinya masih butuh waktu lama untuk menyerap pil itu" batin Shen Lin


"Bocah, untuk sementara aku akan tingal didesa ini, sambil menunggu kakek mu berhasil menyerap Pill itu"


"Tapi tuan, di rumah ini hanya ada 1 tempat tidur, itupun sedang di gunakan untuk kakek ku menyerap Pill" ucap bocah Tian


Shen Lin tersenyum " kau tenang saya, aku akan mendirikan rumah sementara di belakang rumah mu, kulihat belakang rumah mu ada lahan kosong yang cukup untuk membuat rumah sederhana"


Ya mungkin bagi Shen Lin itu adalah rumah sederhana, tapi mungkin bagi para penduduk desa itu, kesederhanaan yang Shen Lin ucap itu adalah sesuatu yang tidak bisa mereka bayangkan,


Bocah Tian terdiam sejenak, "tuan ingin membuat rumah? Apa tuan ini tidak malu bekerja membuat rumah? Dan butuh waktu beberapa hari untuk membuatnya apakah tuan ini tidak jijik tidur di tempat seperti ini" gumam bocah kecil dalam hati


"Tapi tuan, tuan harap tunggu sebentar, aku akan mencarikan bahan bahan terbaik yang ada di desa ini untuk tuan, agar tuan lebih nyaman"


Shen Lin yang m ndengar itu lalu tersenyum dan mengelus Elus rambut bocah Tian, " kau tenang saja, kau tidak perlu mencari bahan bahan itu, aku cuman mau minta izin padamu, bagaimana pun halaman belakang itu adalah milik keluargamu," ucap Shen Lin


Bocah Tian mengeleng kan kepalanya dengan cepet "


" tidak...tidak tuan, tua. Tidak perlu minta izin kepadaku, tuan adalah dermawan untuk keluarga saya, tuan bebas melakukan apapun kepada lahan kosong itu,"


Lahan kosong yang di belakang rumah bocah Tian itu dulunya adalah kebun keluarganya, tapi semenjak kakek nya mulai sakit sakitan dan neneknya yang sudah tua, jadi kebun itu sudah tidak di pakai lagi


"Baiklah, kau lanjutkan layihanmu, aku akan kebelakang" ucap Shen Lin lalu berjalan ke belakang rumah tanpa menunggu jawaban,


Bocah Tian itu yang melihat dermawan ya sudah pergi menjauh, langsung masuk kedalam rumah dan melakukan apa yang disuruh oleh Shen Lin

__ADS_1


Kini Shen Lin sudah sampai di lahan kosong itu, Shen Lin kemudian melayang ke atas, dia memperhatikan sekitar "sepertinya tempat ini cukup luas" ucap Shen Lin


Bagaimana tidak, luas lahan kosong itu mencapai 1,25 hektar,


Lahan yang cukup untuk membuat lapangan sepak bola, tapi karena penduduk desa tidak mempunyai uang untuk membangun rumah atau pun semacamnya, jadi lahan ini hanya dibiarkan begitu saja,


"System bisa kau hilangkan semua rumput dan tumbuhan yang tumbuh di lahan kosong ini" ucap Shen Lin


[Bisa tuan, tuan hanya perlu membayar 100 point ]


"Baiklah" gumam Shen Lin lalu dia mulai membuka shop melihat lihat bangunan didalamnya


Kini semua rumput dan tumbuh tumbuhan yang menutupi lahan kosong itu mulai hilang, seperti tidak pernah ada tumbuhan yang ada di sana, warga desa memang sedang sibuk dengan aktifitasnya, jadi tidak ada satupun yang menyadarinya


Shen Lin yang sedari tadi memilih milih model bangunan, kini dia telah menemukan bangunan yang menurutnya cukup bagus untuk dihuni sementara, rumah yang terbuat dari kayu terbaik, tidak ada campur tangan batu atau semacamnya murni dari kayu, walaupun begitu, rumah itu terlihat begitu indah, banyak ukir ukiran dan juga 2 tiang besar berwarna kecoklatan mengkilap didepan pintu masuk,


"System' aku beli bangunan ini " ucap Shen Lin


[Ding pembelian rumah berhasil, point system - 500 ribu point system


Kemudian muncul lubang dimensi di tanah, perlahan muncul atap rumah dari bawah yang terus naik, Hinga terlihat sebuah rumah klasik yang begitu megah dengan 2 lantai,


Saat proses keluarnya rumah dari dalam tanah, tanah di sekitarpun ikut bergetar seperti gempa bumi, banyak warga yang ketakutan, bahkan bocah Tian yang sedang berlatih pun langsung membuka matanya dan langsung masuk kekamar kakeknya, untuk melihat keadaan kakeknya, "hurt... Bocah Tian menarik nafas lega "untung kakek tidak terpengaruh dengan itu, tapi sebenarnya apa yang terjadi" Shen Lin lalu berlari keluar


Sesampainya di luar dia bisa melihat banyak orang yang berlarian kearah belakang rumahnya, suara langkah kaki banyak terdengar disana, bocah Tian dengan penasaran mengikuti warga,


Betapa terkejutnya bocah Tian saat sampai disana, terlihat rumah besar dan juga bagus kini berdiri kokoh di sana,"a-apa ini?," Bocah Tian kemudian terdiam sejenak, kini dia menol h kekiri dan Kekanan seperti sedang mencari sesuatu,


Mata bocah Tian itu terus mencari, sampai dia melihat seorang pemuda yang di kenalnya sedang melayang di atas langit,


"Tuan" teriak bocah Tian dengan keras


Shen Lin yang sedari tadi sedang menatap rumah itu pun sadar saat mendengar bocah Tian memangilnya, dia kemudian menoleh ke belakang, betapa terkejutnya dia saat melihat banyak orang sedang berkumpul dan menatapnya, dia sadar kalo kali ini dia telah menarik perhatian warga desa


Shen Lin perlahan turun kearah bocah Tian,


"Tuan, apakah tuan yang membangun rumah besar ini" tanya bocah Tian dengan cepat saat melihat Shen Lin sudah mendarat


"Iya" ucap Shen Lin singkat


"Bagaimana caranya tuan bisa membuat rumah sebesar dan sebagus ini dalam waktu kurang dari setengah jam" tanya bocah Tian kembali


Shen Lin menaikan kedua bahunya " entah lah, aku hanya mengucap beberapa kata dan tiba-tiba rumah ini sudah berdiri disana" jawab Shen Lin dengan muka seolah itu biasa saja


Shen Lin memang benar, dia hanya membeli dari system' mengunakan ucapan, jadi Shen Lin tidak salah dengan jawavnnya


Bocah Tian itu terdiam dia berfikir sejenak "bagaimana bisa hanya dengan beberapa kata bisa membangun rumah yang sangat besar dan bagus" gumam bocah Tian dalam hati


Shen Lin yang melihat muka Shen Lin kebingungan pun paham, dia juga pasti akan memikirkan pemikiran yang sama dengan bocah Tian kalo berada di posisinya


Shen Lin terdiam, lalu ia berfikir mencari solusi, agar suasana tidak tegang lagi, tak lama kemudian Shen Lin pun tersenyum , ada sebuah ide yang melintas di pemikirannya,


"Ssemuanya, perkenalkan namaku Shen Lin , aku adalah saudara jauh Tian " Shen Lin kemudian menarik pelan bocah Tian kesampingnya " ini adalah kediaman baruku, maaf kalo aku jadi mengganggu aktifitas semuanya, sebagai permintaan maaf, nanti malam datanglah ke kediamanku, akan ada Pesta sebagai perkenalan dariku dan juga sebagai permintaan maaf "

__ADS_1


Semua orang yang mendengar kata pesta langsung gembira, bagaimana tidak, mereka hampir tidak pernah membuat sebuah pesta, paling paling hanya makan bersama, itu pun jarang sekali


Anak anak melompat kegirangan, mereka memang masih memikirkan bagaimana bisa pemuda didepan mereka membangun sebuah rumah besar dan indah secepat itu, tapi mereka tidak mempermasalahkan nya sekarang, yang dipikirkan mereka adalah pesta, banyak makanan yang pasti tersedia, mereka bisa makan enak ,


Shen Lin yang melihat kalo masalahnya sudah teratasi lalu berkata kembali "Semuanya, sampai jumpa nanti malam, aku ingin mempersiapkan segala sesuatunya untuk nanti malam, jadi aku masuk dulu" ucap Shen Lin


Sebelum Shen Lin masuk kerumahnya, dia memasang formasi disekitar rumah bocah Tian, agar kakeknya tidak terganggu oleh kebisingan yang akan terjadi


Shen Lin lalu melangkah masuk ke kediamannya,


Semua orang yang melihat Shen Lin sudah tidak disana pun bubar, mereka pulang kerumah masing, ada yang mengabari kerabatnya ada yang langsung mandi disungai untuk bersiap siap, padahal hari masih siang , bocah Tian pun lalu kembali kerumahnya, untuk menunggu neneknya kembali dari kota


Didalam kediaman, Shen Lin terkejut dengan keindahan didalamnya, tanga dikiri dan kanan lampu yang sangat besar diatas langit langitnya, "sunguh menakjubkan" gumam Shen Lin tanpa sadar, tapi kemudian dia ingat bahwa dia sudah menjanjikan sebuah pesta kepada penduduk desa,


"System' apa kah ada koki dan pelayan untuk pesta " tanya Shen Lin kepada system'


[Ada, tuan ingin membelinya/menyewa?]


Shen Lin berfikir sejenak, " kalo aku menyewanya itu hanya untuk sementara, aku memang bisa membeli dan merapihkan rumah ini dengan mudah, tapi sepertinya lebih baik jika ada lebih banyak orang.... Baiklah aku beli 8 koki dan juga 50 pelayan " ucap Shen Lin


[ Ding, berhasil membeli 8 koki dan 50 pelayan,


point system -1 juta


Seperti biasa, muncul portal dimensi lalu keluar 8 koki dan 50 pelayan "SALAM YANG MULIA" ucap semua koki dan pelayan bersama sama, sambil bersujud


"Kalian boleh bangun, dan mulai sekarang pangil aku tuan, jangan yang mulai, menurutku itu tidak sesuai untuk sesuatu yang berada di desa, dan kalian bisa langsung ketempat kalian masing-masing, karena malam ini aku mengadakan pesta, dan aku mau kalian melakukan yang terbaik untuk membuat nyaman semua tamuku, DAN INGAT, JANGAN PERNAH MEMANDANG RENDAH TAMU TAMUKU, PERLAKUKAN MEREKA DENGAN BAIK" Ucap Shen Lin sambil mengeluarkan sedikit aura membunuhnya dan menatap tajam semua koki dan pelayan


Koki dan pelayan yang merasakan aura membunuh itu bergetar hebat, mereka semua ketakutan, "BAIK TUAN" ucap semua koki dan pelayan


"Kalian bisa bubar " ucap Shen Lin sambil melambaikan tangannya


Saat Shen Lin sedang duduk, tiba tiba salah 1 koki datang menghampiri nya, "tuan tidak ada bahan masakan di dapur, hanya ada alat alatnya," ucap koki itu


Shen Lin yang sedang duduk santai langsung seperti tersambar petir di hatinya, dia sedikit malu," bagaimana bisa aku melupakan bahan bahan makanan " ucap Shen Lin sambil menepuk jidatnya


" Kau bisa kembali ke tempatmu, nanti aku akan meminta pelayan untuk membawakan bahan bahan nya" ucap Shen Lin


"Baik tuan " jawab koki itu lalu memberi hormat dan berjalan menjauh


"System' beli 1000 ton daging sapi dan ayam, dan juga telur,sosis dan bahan bahan lainnya, jangan lupa juga beli minuman terbaik dan juga teh yang bisa menyehatkan semua penduduk desa," ucap Shen Lin


[Berhasil membeli bahan bahan point system -200


Kemudian Shen Lin melambaikan tangannya, muncul berbagai bahan makanan didepannya yang sudah tersusun rapih,


"Pelayan" pangil Shen Lin


"Iya tuan ada yang hampa bisa bantu" ucap pelayan itu sambil sedikit membungkuk


" Pangil beberapa pelayan pria, dan suruh mereka mengirim semua bahan ini ke para koki" ucap Shen Lin lalu dia pergi ke arah sebuah pintu


shen Lin menarik nafas "ahhh , lebih baik aku beristirahat sejenak, terlalu banyak kejadian hari ini" ucap Shen Lin, lalu merebahkan dirinya di atas kasur Hinga terlelap.

__ADS_1


__ADS_2