
Shen Lin yang sudah membeli 10 Pill kehidupan, lalu dia mengeluarkan 1 dari kantongnya, padahal itu dari inventory, tapi karena menurut Shen Lin setiap dia mengeluarkan sesuatu dari inventory, pasti ada saja orang yang menatap seperti kaget dan semacamnya, jadi Shen Lin berpura pura kalo Pill itu di ambil dari kantungnya,
"Ini, minumlah Pill ini, aku jamin kau akan sembuh" ucap Shen Lin kepada kakek tua di depannya sembari menyodorkan 1 Pill di atas telapak tangannya
Kakek tua itu lalu melirik ke arah Pill itu lalu berkata "Pill apa ini tuan Lin , sepertinya ini Pill kualitas tinggi, dari aromanya yang kuat dan juga cahaya biru yang keluar dari arah Pill ini" ucap kakek tua itu,
dia tampak ragu untuk mengambil pil pemberian Shen Lin, karena pemuda didepannya dengan mudahnya memberikan pil berkualitas tinggi kepada orang yang baru dia kenal,
Shen Lin yang mendengar pertanyaan kakek itu lalu tersenyum "ini adalah pil kehidupan, dengan pil ini anda bisa memulihkan energi anda dengan cepat" ucap Shen Lin tenang, dan masih menjulurkan tangannya ke arah kakek tua itu
Deg... Kakek tua itu terkejut hebat saat mendengar apa yang dikatakan oleh Shen Lin, " pi-pil kehidupan, bukankah ini pil yang hanya ada dalam legenda, katanya dengan Pil ini bahkan bisa menghidupkan orang orang sudah mati" ucap kakek tua itu dengan raut muka terkejutnya
Dia tidak menyangka dalam hidupnya dia bisa melihat langsung pil kehidupan yang ada di legenda, kakek tua itu lalu menatap Shen Lin " siapa pemuda ini, bagaimana dia bisa memiliki pil semenakjub kan ini, bahkan kaisar sendiri tidak akan memilikinya, dan juga pemuda ini memberikannya begitu saja kepadaku, seolah olah ini bukan apa-apa" gumam kakek tua itu didalam pikirannya
Shen Lin yang di tatap oleh kakek tua itu hanya tersenyum, dia tau apa maksud dari tatapan kakek tua didepannya "minum lah, karena cucu mu sudah bersedia menjadi pemandu jalanku kedepannya, jadi anggap saja ini sebagai hadiah dariku untuk mu karena telah merawat bocah kecil ini dengan baik" ucap Shen Lin dengan tenang
Kakek tua itu lalu menoleh ke arah cucunya "apakah itu benar Tian" tanya kakek itu
Bocah Tian mengangguk kan kepalanya "iya kakek, tuan ini sebelumnya telah menyelamatkan ku dari bandit bandit yang ingin merebut gingseng yang aku bawa sebelumnya"
Kakek itu lalu menghela nafas panjang, kini dia lega karena cucu nya akan mengikuti seorang pemuda yang kuat dan juga baik hati,
__ADS_1
Kakek itu lalu meraih pil dari tangan pemuda itu, kemudian dia menelannya, energi yang sangat besar keluar dari dalam tubuh kakek tua itu,
Shen Lin yang melihat itu lalu membantu kakek tua itu untuk duduk, agar proses penyerapan nya bisa lebih maximal,
Sedangkan bocah kecil yang melihat kakeknya mulai terlihat membaik pun menatap terus kakeknya
Kulit yang tadinya berwarna pucat sekarang mulai membaik, raut muka yang tadi peyot dan seperti kekurangan darah , kini perlahan mulai kembali lagi, rambut yang tadinya berwarna putih kini mulai menjadi hitam lekat,
Shen Lin yang melihat itu lalu menoleh ke anak kecil disisinya" kakek mu akan segera membaik setelah menyerap pil itu, sekarang giliran dirimu bocah yang harus mulai berlatih, agak rasa sakit mu tidak datang lagi" ucap Shen Lin
Anak kecil yang sedari tadi diam menatap kakeknya tersadar dan langsung menoleh ke arah Shen Lin,
Shen Lin mengangguk kecil lalu berbalik dan berjalan keluar rumah
Diikuti bocah kecil dibelakangnya, yang sesekali menoleh kebelakang
Saat sudah di luar rumah Shen Lin bertanya kepada anak kecil yang kini ada di sampingnya, "apakah ada tempat tenang di sekitar sini, sebuah goa / air terjun yang jarang di kunjungi"
Anak kecil yang mendapat pertanyaan dari Shen Lin terdiam dan tangannya ditaruh di dagu seperti sedang berfikir, tak lama kemudian dia berkata " ada tuan, tapi tempatnya cukup jauh dan juga berbahaya"
"Dimana tempatnya" tanya Shen Lin
__ADS_1
"Tempatnya dihutan tempat saya mencari Tanaman herbal tuan" jawab Shen Lin cepat
"Hmmm... Baiklah, setelah kakek mu selesai menyerap pil itu, kita akan langsung berangkat ke sana," ucap Shen Lin lalu dia mengeluarkan sebuah buku tipis dan diberikan kepada bocah Tian,
"Ambil ini dan pelajari, ini adalah teknik yang bisa menyerap 2 aura secara bersamaan, dengan mempelajari ini kau akan bisa menjadi kultivator hebat " ucap Shen Lin
Anak kecil itu lalu meraih buku di tangan Shen Lin , setelah dia membuka lembar demi lembar dia kemudian membungkuk , "terima kasih tuan, tuan tidak hanya menyembuhkan penyakit kakekku, tuan bahkan mau mengajariku cara berkultivasi, sekali lagi terimakasih kasih tuan" ucap bocah Tian sambil terus membungkuk
Shen Lin hanya mengangguk sebagai jawaban lalu melambaikan tangannya seperti menyuruh bocah Tian itu pergi dan menghafal buku yang dia sudah berikan,
Sebelumnya system' telah menganalisa tubuh bocah Tian, dan telah menyarankan kepada Shen Lin untuk membeli buku yang cocok untuk bocah Tian,
Buku teknik yang di berikan oleh Shen Lin bernama teknik menyerap aura bintang, teknik itu hanya bisa di pelajari oleh mereka yang mempunyai tubuh bintang, tubuh yang bisa menampung banyak qi jadi, kebanyakan orang yang punya tubuh bintang, sering kali disebut tubuh sampah oleh orang yang tidak tau jenis tubuh itu, tapi bagi yang tau, mereka akan berusaha merekrut orang yang mempunyai tubuh bintang, karena tubuh bintang sangat langka dan juga sangat cocok untuk pertempuran, kecepatan mereka dalam berkultivasi memang lambat, tapi biasanya mereka akan mampu melawan orang yang berada 1/2 tingkat di atasnya.
***
Maaf kalo Tian ini disebutnya bocah Tian, karena author ga tau sebutan untuk anak kecil laki" atau adik laki laki,
Kemarin sempat nyari nyari di google, tapi sebutannya beda sekali dengan yang pernah author baca di novel yang lain, jadi dari kemarin author ga upload bukan karena males upload, tapi karena sedang mencari cari nama panggilan untuk anak laki-laki, anak perempuan, kakak laki laki dan juga kakak perempuan, sedangkan untuk istri dan juga suami, kebanyakan manggilnya Gege atau yun'er tapi setelah di cari, itu sebutan untuk kakak laki laki, tau deh pusing author, kalo ada yang tau, tolong kasih tau di komentar,
TERIMAKASIH,
__ADS_1