Reincarnation Of Jiang Chung Fei

Reincarnation Of Jiang Chung Fei
chapter 58


__ADS_3

jiang ling ling menatap bangunan yang sudah sejak dari kecil ia tempati,bangunan yang menyimpan banyak kenangan indah bersama ibunda nya,


di saat jiang ling ling sibuk dengan pemikiran tentang masa lalu nya,seseorang berjalan perlahan dan memeluk nya dari belakang,


"kenapa masih diluar ?"tanya orang itu,jiang ling ling melepaskan pelukan itu,dan membalikkan badannya, ia menyilangkan kedua tangannya di depan dada nya,


dan memandang kesal ke arah orang itu,"berani sekali kau masuk kemari "ucap jiang ling ling,


"kenapa tidak?"ucap nya,


"zhang zhang, meski aku sudah memaafkan mu,bukan berarti kau bisa masuk kemari seenaknya "ucap jiang ling ling.


Flasback on


setiba nya di kerajaan Qingdao, kaisar zhang xue le menarik jiang ling ling menjauh dari semua orang, "Kau baik-baik saja kan"


jiang ling ling mengelengkan kepala nya,ia menarik nya menjauh ari semua orang hanya untuk berbicara seperti itu,


"mereka tidak menyakiti mu kan,kenapa kau pergi dari tempat awal"ucap kaisar zhang xue le,


jiang ling ling melihat keadaan dari kaisar zhang xue le dari atas sampai bawah,ada bercak darah di lengan kiri nya,karena penasaran jiang ling ling langsung merobek baju lengan kanan nya,


ada luka yang begitu besar,darah terus mengalir keluar, "Kau yang tidak baik-baik saja,kenapa terus mengkhawatirkan aku"ucap jiang ling ling,


"orang-orang kerajaan tian hua menyerang ku ketika aku hendak menghampiri kereta kaisar mo"ucap kaisar zhang xue le,


"mereka menganggap kita remeh rupa nya,"ucap jiang ling ling,


"ayo,luka mu harus di obati "jiang ling ling membawa nya kekediaman tabib kerajaan Qingdao, dan setelah itu membahas tentang tindakan dari kerajaan tian hua.

__ADS_1


Flasback off


"sepertinya kau memang ingin menikah dengan pangeran tian huan yi,"ucap kaisar zhang xue le,


"Kau memulai lagi,kau ingin aku mengusir mu dari sini,dan memaksa mu untuk menceraikan ku,ha"bentak jiang ling ling,


kaisar zhang xue le kembali menarik jiang ling ling dan memeluk nya sangat erat,"Tidak-tidak, aku hanya bercanda, ini sudah larut malam,sebaiknya kita tidur saja"ucap kaisar zhang xue le,


jiang ling ling mendorong kaisar zhang xue le, ia mundur beberapa langkah, "aku memang akan istirahat, tapi tidak dengan mu,kau kembali saja ke kediaman mu"ucap jiang ling ling.


beberapa hari kemudian,


"ini sudah malam,mau sampai kapan kau duduk di sini"ucap Kaisar zhang xue le,


"sampai kau kembali ke kerajaan mu,"ucap jiang ling ling,


"Jangan seperti ini,kita butuh istirahat, ayo lah,ini sudah begitu malam"bujuk kaisar zhang xue le,


sejak malam itu,jiang ling ling di paksa untuk mau berhubungan dengan kaisar zhang xue le, dengan alasan, jika Sampai jiang ling ling tak mau melakukan nya,


ia akan menghancurkan rencana yang sudah sedari awal mereka lakukan kepada pangeran dan putri dari kerajaan tian hua itu,


sempat jiang ling ling menolak nya,dan memang, kaisar zhang xue le Hampir memberitahukan semuanya, tapi untung saja,jiang ling ling datang di waktu yang tepat,


dan setelah itu,ancaman membongkar rahasia mereka menjadi jembatan untuk kaisar zhang xue le mendapatkan hak nya dan kepuasan dari jiang ling ling.


"kita sudah terlalu lama di sini kakak,tapi kakak beradik itu tak menunjukan jika mereka suka dengan kita"ucap putri tian hua mey,


"sabar adik,aku dengar jika putri ling tidak pernah berhubungan dengan suami nya,masih ada kesempatan bukan,jika kau lelah,kau bisa kembali ke kerajaan tian hua"ucap pangeran tian huan yi,

__ADS_1


"tidak,jika aku kembali kesana,aku akan di paksa menikah dengan kaisar dari kerajaan ming,aku tidak mau,"ucap putri tian hua mey,


"jika sudah seperti itu,kau harus lebih bersabar lagi adik"ucap pangeran tian huan mey,


"baiklah kakak"ucap putri tian hua mey,


"ingin menghampiri sesuatu yang berpondasi kokoh ternyata "seseorang yang waktu itu mengawasi mereka,kini juga tetap seperti waktu itu,entah orang suruhan siapa.


keesokan pagi nya,jiang ling ling di bawa oleh selir wei si yung dan putri nara ya ling ke kebun untuk sekedar mengambil bunga dan buah yang mereka suka,


mereka begitu asik dengan kegiatan sederhana itu,namun,saat jiang ling ling hendak mengambil buah apel tiba-tiba saja kepala nya pusing yang begitu amat,


ia bahkan tidak bisa menyeimbangkan tubuh nya,dan pada akhirnya ia terjatuh tak sadarkan diri,begitu lama hingga ia kembali membuka mata nya,


mereka semua melihat ke arah jiang ling ling dengan wajah panik dan khawatir, tapi tidak dengan putri tian hua mey,"adik kau sudah sadar,ah,tabib istana juga sedang tidak baik-baik saja,membutuhkan waktu lama untuk memanggil tabib lain"ucap kaisar mo huang zhan,


jiang ling ling mencoba untuk duduk dan bersandar di kepala ranjang, ia melihat sekali lagi orang-orang yang ada di dalam kamar nya,mereka semua di sana,tapi tidak dengan kaisar zhang xue le,


"zhang zhang ?"jiang ling ling melihat ke arah kakak nya,mencoba mencari jawaban dari pertanyaan nya itu,"dia pergi untuk menjemput tabib,"ucap kaisar mo huang zhan,


"dia bodoh kakak"jiang ling ling tersenyum samar,"dia seorang kaisar, kenapa dia sendiri yang menjemput tabib nya"sambung jiang ling ling,


"aku sudah menyuruh orang, namun dia tidak sabar,jadi memutuskan untuk pergi sendiri "ucap kaisar mo huang zhan,


"beruntung atau kemalangan?"tanya jiang ling ling, kaisar mo huang zhan mengusap puncak kepala jiang ling ling, ia melemparkan senyuman yang begitu hangat ke arah jiang ling ling,


"hanya ada sedikit pria yang seperti kaisar zhang xue le,entah keberuntungan atau kemalangan, "ucap kaisar mo huang zhan,


"mau keberuntungan atau kemalangan, dia suami mu,suami yang selalu ada di sisi mu,yang selalu siap dengan segala nya,"sela selir wei si yung,

__ADS_1


"kaisar zhang xue le tidak mudah di dapatkan, jika di luar sana memang ada seperti nya,mendapatkan nya tidak mudah,tapi mempertahankan nya juga tidak mudah,tapi melepaskan nya,itu lah yang sangat mudah"


"ya,meskipun kau melepaskan nya,tapi ia tetap berusaha mempertahankan nya,tapi apa artinya jika hanya satu orang yang berusaha, semua nya akan sia-sia bukan"ucap putri nara ya ling.


__ADS_2