
mereka terus berlari membawa jiang ling ling dan juga kedua putri kecil nya,di tengah perjalanan jiang ling ling berhenti, ia melihat ke arah kedua putri nya,
"yang dia inginkan adalah aku,kalian pergi saja kedua putri ku harus selamat "ucap jiang ling ling,
"apa maksud mu?apa kau pikir aku akan membiarkan mu berjalan menghampiri pria itu,tidak akan,aku lebih baik kehilangan nyawa dari pada diri mu"ucap kaisar zhang xue le secara tegas,
"sudah cukup!!ini bukan waktu yang tepat untuk bertengkar, kalian pergi saja aku akan menahan mereka yang berhasil menyusul"ucap kaisar xiao Chan,
"baiklah, jaga diri mu baik-baik "ucap permaisuri nara ya ling,
"apa maksud kakak, jika terus seperti ini,satu persatu dari kita akan hilang, jika aku saja,semuanya akan baik-baik saja"ucap jiang ling ling,
"bawa di pergi,mereka hampir menyusul kita" kaisar zhang xue le menuruti perintah itu dan langsung saja membawa mereka semua pergi dari sana,
namun,sekeras apapun mereka berusaha, kaisar yi huang shi tetap bisa mencegah mereka,kini mereka terpojok dengan kaisar yi huang shi yang berada di depan mereka dan jurang di bagian belakang,
jiang ling ling mengisyaratkan kepada mingyu yang berhasil bersembunyi bersama putri lian jiao shuwan untuk tetap diam,"menyerah atau tetap bertarung ?"ucap kaisar yi huang shi,
"sudah cukup,kenapa kau begitu keras kepala,ratu ying sedang hamil,kalian bisa hidup bahagia setelah anak kalian lahir, kenapa kau masih menganggu kehidupan ku,"bentak jiang ling ling,
"lebih baik bertarung meski sudah tahu jika akan kalah,dari pada menyerah" adu pedang antar kedua kaisar pun tak bisa di hindari,
jiang ling ling yang sedari awal memang belum pulih seutuhnya kini terjatuh tak sadarkan diri,perjuangan melahirkan kedua anak nya dan perjuangan melarikan diri dari mereka membuat jiang ling ling begitu kuwalahan dan pada akhirnya terjatuh tak sadar kan diri.
beberapa hari setelah kejadian itu,jiang ling ling akhirnya sadar kembali,ia melihat ke sekeliling ruangan yang ia tempati, "ah,syukurlah kau sudah sadar"ucap mingyu,
"di Mana ini?siapa aku"dan kalian?"tanya jiang ling ling,
"aku kakek yan yi dan ini putra ku haocung heng"ucap kakek yan yi,
"lalu aku siapa?dan apa hubungan ku dengan kalian ?"tanya jiang ling ling,
di saat kakek yan yi akan menjawab ia di hentikan oleh haocung heng seraya mengeleng pelan,"kami keluarga satu-satu nya yang kau punya,aku adalah suami mu"ucap haocung heng,
__ADS_1
"suami?"saat jiang ling ling mengatakan hal itu,tiba-tiba saja terdengar suara tangisan bayi dari luar kamar,"anak siapa itu?"tanya jiang ling ling,
"kedua putra kita,"ucap haocung heng,
"jika kau suami ku,lalu kenapa kau memakai topeng, kalian tidak sedang membohongi ku kan"ucap jiang ling ling,
"tentu saja tidak,ada bekas luka di wajah ku,aku takut kamu akan jijik jika melihat nya"ucap haocung heng
"bekas luka?"ucap jiang ling ling,
"iya,di saat aku ingin menyelamatkan mu dan kedua anak kita,di saat itu aku mendapatkan luka ini"ucap haocung heng,
"kau terus berbicara tentang kedua anak kita,di mana mereka?aku juga ingin melihat nya"ucap jiang ling ling,
"baiklah, aku akan mengambil mereka terlebih dahulu"haocung heng pun pergi dari sana,
beberapa saat kemudian, haocung heng masuk kembali kedalam dengan dua orang bayi kecil di tangan nya,"ini dia"
haocung heng pun berjalan mendekat ke arah jiang ling ling, "tampan sekali, apa benar mereka anak-anak ku"ucap jiang ling ling,
"siapa nama mereka?dan ya,kau belum memberi tahu nama ku"ucap jiang ling ling,
"nama mu adalah mey,dan mereka"haocung heng mengantung kan perkataan nya,ia melihat ke arah kakek yan yi lalu kembali berkata, "lian dan xiao"
"nama yang bagus,"ucap jiang ling ling,
beberapa hari setelah hari itu,jiang ling ling mulai beradaptasi dengan kehidupan nya yang sekarang, "ututuh sayang kenapa nangis,hm"
"lihat lah kakak mu lian,dia tidur dengan baik,"ucap jiang ling ling,
"ada apa?kau kuwalahan,aku akan membantu mu,kemari kan lian kau istirahat saja"ucap haocung heng,
"tidak,kau saja yang istirahat, kau kan baru saja pulang dari bekerja, aku masih bisa kok"ucap jiang ling ling,
__ADS_1
haocung heng mengusap puncak kepala jiang ling ling dengan lembut,"kau saja,xiao hari ini begitu rewel aku akan mengatasi nya"ucap haocung heng,
"sudah ku bilang kan, aku tidak ingin berdebat"ucap jiang ling ling secara tegas,
"baiklah, jika seperti itu aku akan beristirahat, jika kau butuh bantuan ku,bangun kan saja"ucap haocung heng,
setelah beberapa saat,jiang ling ling mulai jenuh dengan tangisan xiao,ia ingin menyerah mengurus nya,tapi ia kembali bersemangat ketika melihat mata indah miliki xiao,
"mey,sudah sore kamu mandi lah terlebih dahulu, aku juga sudah menyiapkan makanan "ucap kakek yan yi,
"xiao belum juga tidur kakek,jika aku meletakkan nya di atas tempat tidur, dia akan menangis lagi"ucap jiang ling ling,
"aku akan menjaga nya,kamu mandi lah dulu dan juga makan,"ucap kakek yan yi,
"apakah tidak merepotkan kakek?xiao begitu rewel hari ini tidak seperti biasa nya"ucap jiang ling ling,
"tidak apa-apa, "jiang ling ling pun menyerahkan xiao pada kakek yan yi dan pergi untuk mandi dan makan,
tak berapa lama haocung heng bangun dari tidur nya,ia melihat jika kakek yan yi berada di kamar nya,ia menghampiri nya dan memgambil xiao,
"sampai kapan?"tanya kakek yan yi,
"tidak tahu,aku masih belum menemukan cara"ucal haocung heng,
"kasihan dia,aku merasa bersalah karena ikut membohongi nya"ucap kakek yan yi,
"demi lian dan xiao,jika suatu saat dia mengetahui kebenaran nya,aku akan memberi tahu kan semua nya"ucap haocung heng,
"baiklah, aku hanya bisa membantu sedikit, untuk selebihnya kau harus usaha sendiri "ucap kakek yan yi,
"baiklah, aku berterima kasih untuk semua yang telah kau lakukan kakek"ucap haocung heng,
"heng,bunga di depan?apa kau yang menanam nya?"tanya jiang ling ling,
__ADS_1
"iya,di perjalanan pulang tadi aku melihat bunga itu,kau juga menyukai bunga kan,jadi aku membawa nya pulang "ucap haocung heng,
"terimakasih, aku menyukai nya"ucap jiang ling ling.