
kaisar xiao Chan berjalan menuju keluar dari istana nya,ia kembali mengenang,masa-masa bersama keluarga nya dulu,ia juga meningat pertama kali putri nara ya ling masuk kedalam keluarga nya,
"semua nya hilang dalam sekejap mata,keindahan, kenyamanan, kehangatan, semua nya sudah pergi,hanya ada kedinginan dan kesunyian"gumam kaisar xiao Chan,
ia berjalan ke arah tempat yang dari dulu sampai sekarang selalu menjadi tempat kesukaan dari putri nara ya ling,"jika di kehidupan ini kita tidak bisa bersama,bisa kah di kehidupan berikut nya kita bersama"ucap kaisar xiao Chan,
"jika kau melihat ku di dalam peperangan itu,apa aku masih bisa memiliki cinta tulus mu itu,aku benar-benar sendiri, aku takut"ucap kaisar xiao Chan,
dari arah belakang, ternyata jiang ling ling sudah berada di sana,bersama kedua pelayan nya dan dua orang utusan kakak nya,
"jika hati dan pikiran berbeda,kenapa masih di lakukan, kau masuk kedalam jebakan yang di buat oleh kaisar tian hua"ucap jiang ling ling,
kaisar xiao Chan yang mendengar suara jiang ling ling langsung menjauh kan diri nya,"kenapa kau ada di sini?tempat ini tidak baik untuk mu,kau harus cepat pergi"ucap kaisar xiao Chan,
"jiang chung fei memang sudah tiada,ia memang di lecehkan, dan di bakar hidup-hidup, bukan di kubur "ucap jiang ling ling,
"apa maksud mu,kau harus cepat pergi dari sini,jangan membuat diri mu terluka"ucap kaisar xiao chan,
"Kau menanggap ku sebagai adik mu,apa kau akan membiarkan sesuatu yang bisa membahayakan diri ku dan calon keponakan mu"ucap jiang ling ling,
"keponakan ?kau hamil"kaisar xiao Chan sekilas tersenyum, namun,kembali lagi meningat perkataan dari kaisar tian hua,
"kita sama-sama tahu,kerajaan tian hua memang besar,tapi kekuatan nya begitu lemah,"ucap jiang ling ling,
setelah begitu lama jiang ling ling menjelaskan semua nya,kaisar xiao Chan mulai sadar,jika diri nya hanya di manfaatkan, dan kematian keluarga nya adalah ulah dari kaisar tian hua,
awal nya jiang ling ling menyesali pertemuan mereka,tapi jiang ling ling kembali menalar semua kejadian yang telah terjadi,semua nya terlihat begitu aneh,
__ADS_1
raga yang telah di bakar,tidak mungkin bisa di kuasai oleh iblis mana pun,kecuali seseorang tengah menyamar,dan setelah kedatangan da yu dan dang feng,
kecurigaan jiang ling ling semakin di perkuat, karena mereka tahu,jika mereka tidak bisa mengalahkan kerajaan Qingdao jika sendiri,
dang feng yang sedari awal mengikuti putri tian hua mey,mengetahui segala hal yang sudah terjadi kepada kaisar xiao Chan,
dan apa yang telah di perbuat oleh kerajaan tian hua itu,mereka membuat putri tian hua mey menjadi jiang chung fei dengan topeng wajah nya,
kaisar tian hua mendapatkan hal itu dari kaisar iblis,tapi sebagai ganti nya,ia harus menyerahkan putra nya sebagai kaisar selanjutnya kelak,
kaisar tian hua yang tak mau mengorbankan putra satu-satu nya itu pun,membuat sebuah rencana kembali,agar pangeran xiao Chan mau menjadi kaisar iblis selanjutnya.
"janji yang telah di buat,bagaimana aku bisa mengingkari nya?"tanya kaisar xiao Chan,
"aku datang kemari bukan untuk mengemis,aku hanya ingin menyadarkan diri mu,apa yang telah kau janji kan itu,membuat orang yang kau sayang begitu membenci mu,kau akan kehilangan dia"
semua persiapan perang telah di persiapan kan,kaisar mo huang zhan tengah bersiap di bantu oleh sang selir,
sedangkan kaisar zhang xue le sendiri juga tengah bersiap,namun bukan permaisuri nya yang membantu nya,pagi-pagi sekali jiang ling ling sudah keluar dari kamar nya,
kemarin mereka berangkat dari kerajaan tang menuju ke kerajaan Qingdao, "Kemana pergi nya permaisuri ?"tanya kaisar zhang xue le,
"hamba tidak tahu yang mulia,hamba hanya melihat jika permaisuri keluar dari kamar,bersama 4 pelayan nya"ucap salah seorang pelayan,
jiang ling ling yang kini berada di makam ibunda nya,tengah menatap batu yang tertulis nama ibunda nya,"apa setelah ini,aku masih bisa terlihat baik-baik saja ibunda,"
"kepergian ibunda dulu,sempat membuat ku putus asa,tapi kakak tidak pernah putus harapan untuk membuat ku kembali seperti dulu,"
__ADS_1
"jika hari ini sampai aku kehilangan dia,apa aku masih bisa kembali lagi ibunda?terlebih lagi,suami ku juga ikut dalam peperangan ini,"
"kenapa di dunia ini harus ada perang ibunda?kenapa kita tidak bisa sama-sama hidup berdampingan, dan saling membantu, kenapa harus beperang"
"jika terus seperti ini,aku akan kehilangan semuanya, bukan hanya kakak,suami,bahkan jika anak-anak ku terlahir menjadi seorang pria,ia juga akan pergi ke medan perang "
"ayah benar,kenapa juga aku harus terlahir menjadi seorang perempuan, aku tidak berguna di saat seperti ini,iya kan ibunda,aku tidak bisa membantu kakak ku ataupun suami ku"
jiang ling ling menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskan secara perlahan, ia mulai mencoba untuk Tersenyum, jiang ling ling ingat akan pedang milik ibunda nya yang ada di kediamannya,
ia bergegas kembali untuk mengambil pedang itu,di sisi lain,semua orang sudah bersiap di depan pintu gerbang, mereka menunggu kedatangan dari jiang ling ling,
mereka tidak mungkin pergi sebelum melihat jiang ling ling, setelah mendapatkan pedang nya,ia bergegas menuju ke gerbang utama,
di sana ia melihat begitu banyak orang-orang yang mengucapkan salam perpisahan dengan orang yang di sayang,
jiang ling ling berjalan ke arah kaisar zhang xue le, ia menyerahkan pedang nya kepada kaisar zhang xue le, "jaga diri mu baik-baik, aku dan calon akan kita akan selalu menunggu mu,dan berdoa pada dewa untuk keselamatan mu"ucap jiang ling ling,
kaisar zhang xue le hanya menganggukkan kepala nya,ia tak tahu harus berkata apa,ia juga tak tahu bisa kembali atau tidak,"Ling'er "Panggil kaisar mo huang zhan,
jiang ling ling berbalik dan berjalan ke arah kaisar mo huang zhan, "berjanji lah pada ku,jika kau tidak akan datang ke medan perang, "ucap kaisar mo huang zhan,
"iya,aku tidak akan datang, tapi,biar da yu dan dang feng ikut dengan mu,"ucap jiang ling ling,
"tidak,mereka harus di sini,menjaga mu,selir yung,dan putri nara"ucap kaisar mo huang zhan,
"berarti aku tidak bisa berjanji untuk tidak datang,"ucap jiang ling ling, karena tak mau adik nya ikut campur dalam perang ini,kaisar mo huang zhan pun menyetujui nya.
__ADS_1