
Masih Disekitaran [Feather Of Garden] dan Kali Ini Yuena Tampak Tengah Duduk Dengan Normal Sambil Melihat Sebuah Bola Crystal Kebiruan Yang Berada Ditangan Kanannya, Bola tersebut tengah menampilkan Academy Pentagon yang saat ini telah dibangun "ketika academy itu selesai maka mari kita lihat apa yang akan terjadi" Ujar Yuena Tatapan Yang jika dilihat oleh seseorang tatapan itu menyiratkan perasaan rindu serta perasaan dendam disaat bersamaan Seorang Malaikat dengan seorang malaikat berwarna putih tampak berjalan mendekati Sangkar Yuena.
Setelah berada didepan sangkar Malaikat itu dengan segera membuka gembok yang mengunci Pintu sangkar tersebut, setelah dibukannya Sangkar Yuena dengan santai berjalan keluar hingga kini berada tepat disamping Angel tadi, Secara perlahan Yuena melangkahkan kakinya menuju pintu keluar diikuti Gadis Malaikat itu.
Disisi Lain saat ini Inessa telah keluar dari Lembah Tabu namun dirinya hanya sendirian sedangkan untuk Kaizen dirinya mengatakan pada Inessa mereka dapat bertemu lagi di Academy Pentagon, Inessa hanya dapat mengikuti apa yang dikatakan Kaizen. Dan saat ini Inessa tengah berdiri di ujung Lembah Tabu secara perlahan dirinya berbalik dan berjalan pergi dari pinggiran Lembah,
Kembali pada Kaizen yang saat ini entah sejak kapan sudah berada diwilayah para Dewa lebih tepatnya dirinya berada disalah satu Kerajaan Milik Dewa Neraka Yama, kedatangan Kaizen kekerajaan itu membuat gempar karna Kaizen datang dengan Aura Yang sangat kuat. Kaizen sendiri saat ini tengah berada didepan Pintu masuk Istana Yama sedangkan dari arah pintu terdapat sekitar 4 Jendral Besar dari Kerajaan Naraka- Nama kerajaan milik Dewa Neraka.
"Hn Dimana Yama?" Tanya Kaizen dengan pandangan datar serta Aura intimindasi yang menekan orang orang disana, Kaizen Melangkah mendekat kearah Para Jendral yang tengah kesusahan akibat ditekan Oleh Aura Intimindasi Kaizen, belum Kaizen mencapai Keempat Jendral pintu dibelakang mereka-para jendral terbuka dan menampilkan sosok Pria kekar dengan Tinggi 190cm, rambut berwarna Hitam kelam serta manik mata berwarna merah darah
"SIAPA YANG BERANI MENGACAU DIISTANAKU!!?" Suara pria itu menggema hingga terdengar keseluruh pelosok kerajaan, Namun Kaizen sebagai dalangnya hanya bisa terkekeh kecil sebelum akhirnya menekan Yama dengan Auranya dan kali ini Aura yang menekan Yama Jauh lebih kuat daripada yang Kaizen lepaskan pada para bawahan Yama, Pria Kekar- Yama yang merasakan Aura intimindasi dari Kaizen juga ikut melepaskan Auranya agar dapat terlepas dari Aura Intimindasi Kaizen namun tampaknya itu sia sia
__ADS_1
Aura yang dilepaskan oleh Kaizen jauh lebih kuat dari miliknya walaupun dirinya sanggup berdiri didapam tekanan Aura Kaizen akan tetapi lantai yang dipijak oleh Yama sampai retak bahkan tampak Kaki Yama yang telah masuk Hingga Lututnya, Sebetulnya para Bawahan Yama ingin membantu Raja mereka namun apa daya mereka tidak bisa membantu sama sekali,
"Kurasa sudah cukup"Ujar Kaizen dengan pelan hingga tidak ada satupun yang mendengar ucapannya tersebut, Kini Kaizen menghilangkan Aura intimindasinya membuat semua orang yang ada disana bernafas lega, Secara perlahan Yama yang telah lepas dari pengaruh Aura milik Kaizen berjalan Kearah Kaizen dengan pandangan bermusuhan "Siapa kau dan apa Mau mu?" tanya Yama dengan suara yang terdengar berat
"Aku? Kaizen tujuanku hanya memberikan Ini--" Setelah itu sebuah Riak berwarna ungu muncul didepan Kaizen dan dari dalam Riak tersebut keluar sebuah pedang yang memancarkan Aura Membunuh yang sangat pekat "-- Alvatheim Sword sebuah Pedang yang dicari cari oleh Dewa Neraka Yama, Aku akan memberikan ini padamu asal kau tidak ikut campur disaat kebangkitan meraka yang terkurung di peti itu tapi tidak masalah jika kau ikut campur karena aku juga tidak peduli sebenarnya sih jadi terserah padamu saja" Sambung Kaizen setelah itu Kaizen berbalik dan secara perlahan tubuhnya menghilang darisana berserta Riak yang tadi muncul.
Alvatheim Sword salah satu dari sekian sedikit Pedang yang diciptakan diZaman Kehampaan, Pedang Alvatheim sendiri diciptakan oleh seorang Primodial God's yang sudah hidup sejak Zaman Kehampaan Pedang Alvatheim tercipta dari Bijih besi yang berasal dari Semesta Chaostical sebuah Semesta yang sangat Kacau dikatakan jika ada orang yang memasuki semesta Chaostical dapat dipastikan ia tidak akan kembali hidup hidup. kembali pada Pedang Alvatheim pedang itu tercipta dari Bijih besi yang bernama Styrrun Bijih Besi yang hanya dapat ditemukan diSemesta Chaostical, selain itu pedang ini juga menjadi inti sebuah Dunia dikarnakan selain Bijih Besi Styrrun hal yang membuat pedang ini istimewa adalah Adanya inti sebuah Dunia didalamnya, Setelah diciptakan pedang tersebut menjelma menjadi sebuah pedang yang sangat mematikan namun sayangnya pedang itu menghilang ketika sang pemilik sebelumnya Tiada dan kini kembali muncul di Kerajaan Naraka yang dibawa Oleh Kaizen dan kini pedang itu akan menjadi pedang Dewa Neraka Yama.
Didalam sebuah kubah berbentuk pentagon terlihat ada beberapa bangunan besar Didalam sebuah ruangan disalah satu Bangunan tampak ada seorang Pria paruh baya yang tengah duduk dikursi didepannya terdapat seorang Gadis dari Ras Malaikat atau tepatnya Fallen Angel karna dapat dilihat sayap gadis itu berwarna Hitam bukan putih seperti Angel pada umumnya.
"Baiklah jadi pak tua kapan Academy ini akan dibuka?" Tanya gadis Fallen Angel sambil menatap Pria paruh baya didepannya dengan pandangan meremehkan
__ADS_1
"hanya berkisar satu bulan Lagi dan saya harap dirimu tidak membuat masalah sebelum dibukannya Academy ini Liana" Balas Pria paruh baya itu sambil memperingati gadis itu yang namanya kini ketahui sebagai Liana
"Baiklah baiklah Pak tua terserah padamu" ucap Liana dengan malasnya lantas ia berdiri dari duduknya dan pergi dari sana tanpa mengatakan sepatah kata pun, sedangkan Pria tua itu tampak menghela nafas pelan melihat prilaku dari Cucunya tersebut.
..."Tidak lama lagi semuanya akan dimulai Fufufufufu~ aku menantikan hal hal menarik yang akan terjadi dimasa Depan~ Wahai manusia, Dewa, Malaikat, Roh, Iblis...
...Apakah kalian akan melupakan masa lalu dan melawan sosok itu bersama sama atau malah terjadi hal yang lebih Chaos lagi~...
...Aku menantikannya~"...
Suara tersebut terdengar keseluruh penjuru Dunia Membuat kehebohan diseluruh penjuru dunia banyak diantara mereka yang takut namun ada juga yang malah bersiap akan kemungkinan apa yang akan terjadi dimasa depan kelak. Sedang disebuah Gunung yang menjulang tinggi kelangit tempat terdingin diseluruh penjuru Dunia Vhangard disana tampak sosok Kaizen tengah berjalan Memasukin sebuah Goa Raksasa
__ADS_1