
setelah melalui jalan yg penuh dgn rerumput panjang akhir nya mereka tiba di depan sebuah lorong yg gelap
"apa benar ini adalah lorong untuk ke markas kalian "tanya jeneral Clorets dgn nada suara yang dingin dan curiga.....
"benar jeneral ini memang benar adalah lorong untuk ke markas kami .....jangan risau apa yg kami jalan kan memang dari ketua kami"ucap salah satu daripada mereka dgn terburu buru kerana takut akan menyebabkan monster yg sedang tenang itu kembali marah
'huhuhuhuhu ketua anda benar benar berhati hitam mengapa anda tidak memberi tahu kepada kami jika di sini mereka melahirkan seorang monster bermuka manusia' rintih mereka di dlm hati
"ohhh "terdengar bunyi suara merdu yg berasal dari Clarissa
……
author :apa benar merdu???
Clarissa: ckkk ckkk ckkk thor thor ngapain lo pake nanya lagi udah terang lagi bersuluh tuh suara gue emang sedap lagi merdu
author: halu lo ketinggian mbok!!!!!
Clarissa :thor lo emang suka bikin org jatuh ya ??
author:lo rasa ??
Clarissa: ckkkk malas gue gludah ahh kasian tuh pembaca mau baca tapi terpotong gara gara soalan sepele lo tuh Thor
author :jadi salah gue hahh??
Clarissa: lo rasa
author: ckckckc ya udah back to story
……
"apa kah nama kalian"tanya ku
dingin
"ma..maaa..maaf nona t..tttapi kami tidak bisa memberi tahu kan nama kami kepada sesiapa Kerna itu a...adalah peraturan dari ketua agar kami tidak dikenali jika kami menyamar" ujar mereka kepada Clarissa sekali dgn alasan nya
"hmmm "dehem ku
"sudah sudah ...tuan tolong hantar kan kami ke markas kalian hari sudah mulai berubah gelap" potong ibu ku apabila melihat respon yang ku berikan kepada mereka
"maaf jeneral maaf nyonya maaf nona "ucap mereka serentak
"hmmm "balas jeneral Clorets dan aku sedang kan nyonya Clara hanya menggeleng kan kepalanya melihat sikap suami dan anak nya yg sangat mirip ketika berada di depan orang lain
"mari "ucap ketua kelompok itu kepada kami sekeluarga
.....................
kini di depan mereka terdapat sebuah mansion yg indah
"mari tuan nyonya nona "ajak mereka
"apa benar ini markas kalian " tanya nyonya Clara
"benar nyonya" balas mereka
"selamat datang ke markas kami dark knight jeneral Clorets nyonya clorets dan nona muda clorets......saya ketua pelayan dark knight "sambut seseorang di depan pintu masuk markas dark knight
"hmm terima kasih "balas jeneral Clorets dgn dingin
"silakan masuk tuan dan keluarga ......ketua sudah menunggu kalian di taman peribadi milik nya "ucap orang. tersebut sambil menuntun mereka ke arah taman peribadi milik ketua dark knight
"hmmm"
"kalian kembali dgn lambat .....ketua sedang emosi kerana menunggu mu Seejo " ujar seseorang yg datang bersama dengan orang yg menyambut tamu dari keluarga Clorets dgn pelan
"shhh. diam jgn kuat kan suara anda koje..."ujar Seejo ketua kumpulan yg menjadi pemimpin dari sekumpulan orang yang menghantar surat dari ketua mereka
dgn tubuh yg menggeletar
"kalian mengapa ....seperti...... seseorang yg baru sahaja berjumpa dengan monster' ???"tanya koje dgn lebih pelan
deg mereka merasakan sebuah tekanan yg kuat dan penuh dengan kekejaman
secara perlahan koje melihat ke arah nona muda yg berasal dari keluarga Clorets
deg
'ta...taa. tatapan mata gadis kecil itu penuh dgn tatapan yg haus akan darah 'guman koje di dlm hati dgn tubuh yg mula mengeluarkan keringat
__ADS_1
...----------------...
"ketua ..."ucap ketua pelayan
"hmmm kau sudah sampai Lian ...di mana kah tamu ku Lian ??? "balas ketua
"mereka sedang berada di taman yg sudah anda sedia kan tuan."timpal Lian si ketua pelayan
"hmm baiklah aku akan menemui mereka sekarang "balas nya
skip
di taman peribadi milik ketua dark knight
"sayang emang perkara apa yg membuatkan ketua dari dark knight ini mengundang kita ke markas mereka yaa" tanya nyonya Clara
"abang ngak tau sayang mungkin ada perkara yang benar benar mustahak yg ingin dibincang oleh ketua dark knight "balas jeneral Clorets
"selamat datang tuan clorets dan nyonya clorets serta nona muda clorets"ucap seseorang dari arah belakang dgn nada yg berat khas lelaki membuat kan jeneral Clorets, nyonya Clara dan. aku memaling kan kepala ke arah suara tersebut
di depan mereka kini terdiri sesosok lelaki yg memiliki tinggi hampir 180 dan memakai topeng muka
"andaaaa...."
ucapan jeneral Clorets terpotong
"ya saya adalah ketua dari dark knight "
balas pria tersebut
"jadi anda adalah ketua dark knight"ucap jeneral Clorets sambil mengangguk kan kepala nya pelan
"ada gerangan apa yg membuat kan anda mengundang kami ke markas anda tuan"tanya jeneral Clorets lagi dgn dingin
"hehehe jangan buru buru tuan jeneral .....anda sekeluarga silakan lah dahulu duduk di kerusi yg sudah ku sedia ini"ucap ketua dari dark knight itu
"hmm"dehem jeneral Clorets
"Lian .... sediakan teh untuk keluarga clorets"ucap ketua kepada Lian
"jadi ada gerangan apa tuan muda sulung dari menteri pertahanan dong li ......atau harus ku panggil tuan muda sulung dong Hua mengundang keluarga ku ke markas kalian"ucap ku dingin sambil memberikan senyuman manis tapi sayang nya tidak kepada nyonya Clara dan jeneral Clorets yg sudah mengenal putri mereka itu adalah senyuman yg akan membuat musuh menyesal kerana menganggu Monster ini
srekk
pedang yg berkilat kini berada di leher nya serta keluarga nya
"jauh kan pedang kalian dari leher keluarga ku sekarang juga "ucap ku dingin sambil mengepal kan tangan ku dgn kuat
"lepaskan mereka "ucap ketua dari dark knight
"tapi tuan ...."
"lepas ka..."ucapan dari ketua dark knight itu terpotong akibat dari tindakan ku yg menjatuh kan anak buah nya yg menyegel ku dan kedua ibu bapa ku
"jika dgn ucapan kalian tidak bergerak bukan kah dgn kematian akan membuat sedar akan sesuatu bajingan "ucap ku dingin beserta dgn sebuah tekanan pendekar yg besar yg ku keluar kan kepada mereka semua termasuk lah kepada ketua dark knight
"ngeuhh"
duk
duk
duk
kini mereka semua berlutut di hadapan ku dan keluarga ku
sedang kan ketua dark knight itu kini terlihat seperti sedang menanggung beban yang sangat berat
"n....nooo....nona ...ku...ku mohon tarik kembali a....aura anda.....anda ...s....sedang menyeksa Ang... anggota ku ..."ujar ketua dark knight dgn susah payah kerana menahan tekanan dari Clarissa
"aura tekanan apa yg ku bilang hah ....jgn mengada kami tidak merasa kan apa apa tekanan pun .... setelah kalian berniat untuk menyakiti keluarga ku kini kalian ingin menfitnah anak ku hahh"ujar jeneral Clorets dgn suara yg besar yg penuh dgn kemarahan
"sudah lah ...ayah ibu ayo kita kembali ke rumah di sini kita tidak di terima dgn baik oleh mereka"ucap ku
""hm kamu benar sa'er ayo "balas jeneral Clorets sambil memimpin tangan ku
"tu.... tunggu tuan ....maa.,.maaf kan kesalahan dari ahli anggota ku ....me.... mereka ha...hanya kha ... khawatir kan ku...ku Ker....kerana identiti terbongkar oleh . .oleh nona Clarissa ....dan ...dan ku mohon nona lepas ...lepas kan tekanan yg anda berikan kepada kami ..... mereka bisa pengsan atau meninggal dunia jika harus menahan tekanan yg nona berikan ini selama beberapa saat lagi "mohon ketua dark knight itu kini dia sudah berlutut di depan ku yaa mungkin kerana tidak dapat menahan tekanan yg ku berikan padanya dan anggota nya
"jadi sa'er kamu benar benar memberikan tekanan pendekar kepada mereka????"tanya nyonya Clara kepada ku dgn tidak percaya
__ADS_1
"hehehe ma .......masa sih bu sa'er tidak memberikan tekanan pendekar bah kan sa'er tidak tahu bagaimana untuk mengeluarkan tekanan aura pendekar tu"balas cepat sambil menarik kembali tekanan yg ku berikan kepada anggota dark knight tapi tidak dgn dong Hua
"ngeuhh .......no..... nona"ujar dong Hua dgn pelan akibat tekanan yg Clarissa berikan semakin meningkat
sedang kan jeneral Clorets dan nyonya Clara menganguk kan kepala mereka merasa kan ucapan yg diberi kan oleh anak mereka sangat masuk akal
" jadi anda adalah tuan muda sulung dari menteri pertahanan dong li iaitu dong Hua.... tidak ku sangka anda adalah putra dari dong li.....tapi mengapa anda ingin mengundang kami ke markas kalian... dan mengapa anda berlutut di depan kami dgn tubuh yg penuh dgn keringat lihat lah anggota dark knight anda kini bah kan sudah berdiri tapi mengapa muka mereka seperti melihat hantu"tanya nyonya Clara beruntun dgn soalan
kepada dong Hua
'berlutut huhh aku tidak akan berlutut jika tidak menahan tekanan kuat yg berasal dari putri kalian 'ucap dong Hua di dlm hati nya
"mungkin dia ingin menyapa kalian ibu ayah "ucap ku ringan
'keluarga mu menyapa!!!! anda bah kan tidak menghormati ku sebagai sesuatu yg lebih tua dari anda 'ucap dong Hua sambil menahan tekanan dan malu bersamaan
"m..maa....maaf tuan je... jeneral..... nyonya Clara.....no... nona muda Clarissa.....ku mohon maaf kan ku yg tidak dapat menahan anggota ku dari menyegel ibu dan ayah anda.....lepas kan ku "mohon dong Hua entah kepada siapa
"baik lah ku maaf kan kalian mungkin benar mereka hanya takut kerana identiti mu terbongkar"ucap nyonya Clara lembut
"benar ngak sayang.... benar ngak sa'er "tanya nyonya Clara kepada ku dan ayah
"hmmm"balas kami serentak
ku tarik kembali tekanan yg ku berikan padanya
kini dong Hua sedang menghirup udara dgn rakus akibat daripada menahan tekanan tadi..
"apa yg anda ingin bicara kan dong hua"tanya jeneral clorets dgn tegas
"pergi "ucap dong Hua kepada para bawahan nya
"baik "
syutt sekelip mata mereka hilang seakan akan jika terlambat mereka tidak akan mampu melihat dunia jika mereka masih berada di situ
sedang kan dong Hua kini melongo menatap kepergian para bawahan nya yg kelihatan seperti sedang menghadapi kematian
tapi memang benar kini dia sendiri dgn Lian yg sudah bermuka pucat kerana harus berhadapan dengan seorang monster atau lebih tepat lagi malaikat maut yg bermuka manusia
"Dong Hua nampaknya anda memiliki rencana untuk ke neraka hmmm"ujar ku kepada dong Hua
"sa'er berhati hati lah dlm berbicara dia lebih tua dari anda 2 tahun sayang" ujar nyonya Clara kepada ku dgn lembut sambil membelai rambut ku
"hmm"
"maaf .... tapi niat ku mengundang kalian semua ke markas ku adalah kerana ku ingin menyerahkan rantai leher ini kepada pemilik sihir cahaya
"mengapa anda ingin menyerahkan rantai leher ini kepada anak ku yaa meskipun benar jika anak ku adalah pemilik sihir cahaya pasti mempunyai alasan nya menyebabkan anda menyerah kan rantai leher ini bukan"
ucap jeneral Clorets curiga
"tidak tidak saya tidak mempunyai apa apa alasan di sebalik pemberian ini rantai ini diberikan kepada ku oleh seorang kakek tua yg sedang sekarat ....beliau mengatakan untuk menyerah kan rantai leher ini kepada pemilik sihir cahaya. itu sahaja "balas dong Hua cepat setelah mendengar suara Dingin milik jeneral Clorets ditambah dengan jelingan tajam milik mata putri mereka yang telah pun menyiksa dia dan anggota nya dgn tekanan tanpa disyaki oleh ibu dan ayah nya
"hmm"
"kemari kan rantai itu "pinta ku setelah ku melihat sekilas ke arah rantai leher yg terlihat familiar di mata ku
"ini nona "ujar dong Hua sambil menyerahkan rantai leher tersebut kepada dgn tangan nya menggeletar
'hmm...i..ini...ini bukan kah rantai leher ku ketika di dunia ku bukan bagaimana rantai leher ini bisa berada di dunia ini???' ucap ku di dlm hati
"sa'er ada apa sayang "tanya nyonya Clara setelah melihat putri nya melamun dgn muka yg serius sambil membolak balik kan rantai di tangan nya
"hah"
"apa yg ibu tanya kan ....maaf sa'er tidak dengar" ucap ku bingung setelah sedar dari melamun
"ada apa kamu terlihat seperti akrab dgn rantai leher ini"timpal jeneral Clorets sambil mengelus rambut ku
"tidak ....rantai ini terlihat seperti rantai ku yg telah hilang dahulu "jawab ku
"rantai ....emang kamu pernah mempunyai rantai leher seperti ini sayang...seingat ibu ....ibu sama ayah tidak pernah memberi kan rantai seperti ini kepada kamu sayang "ujar nyonya Clara bingung
"hehehe sebenarnya sih rantai leher ini diberikan oleh seorang kakek tua kepada ku ketika sa'er pergi ke pasar "ujar ku dgn memelan kan nada suara ku di akhir ayat
"apa!!! di pasar .....kamu keluar dari kediaman dan tidak memberi tahu kan kepada ayah sama ibu " ujar jeneral Clorets sambil menyepit kan mata nya kepada putri mereka
"maaf "ujar ku pelan
"haih baik tapi lain kali izin dahulu daripada kami jika ingin ke mana mana ....apa kamu ngerti Clarissa "balas jeneral Clorets dgn memanggil nama penuh nya menandakan jika dia marah kerana takut anak nya kenapa napa
__ADS_1