
back to story
kini terlihat sebuah sosok yg sedang menari dgn indah nya seperti malaikat tapi sayang nya itu merupakan tarian seorang malaikat maut bagi pembunuh pembunuh bayaran yang dihantar oleh seseorang untuk menghapuskan keluarga Clorets
dia yg kini berwajah dingin dan tanpa ampun terus menerus menebas kepala musuh sehingga meninggal kan satu sahaja pembunuh bayaran yang dia buat pingsan untuk mencegah terjadinya kemungkinan buruk
sedangkan jeneral Clorets nyonya Clara dan keluarga angkat nya iaitu menteri pertahanan Dong li serta yang mulia raja dan putra mahkota tercengang melihat aksi putri kandung/putri angkat/sertai keponakan nya yg sangat tanpa belas kasihan
"Clorets beta rasa ini disebabkan campuran dari kalian. ckckckckc lihat lah bah kan dia yg saat ini baru berusia 5 tahun saja sudah begini bagaimana nanti jika sudah dewasa tidak bahkan ku rasa dia dewasa dan kuat sebelum waktunya lagi kemungkinan besar masa depan dia akan ditakuti oleh musuh dan disanjungi oleh rakyat "beo raja closter
"sayang sejak kapan putri kita pandai pedang "tanya jeneral Clorets pelan kepada isteri nya tanpa menghirau kan pernyataan saudaranya
"ku tak tahu tapi sayang ku rasa putri kita menyembunyi kan kemampuan nya selama ini kerana setelah sa'er menyelamatkan ku dia berkata kita bisa membenci nya tapi sekarang dia mohon untuk tetap berada di dalam pengawasan pengawal nya "
ucap nyonya Clara sedih
sedangkan jeneral Clorets dan semua yang ada di sana terdiam tapi Putra Mahkota kelihatan seperti berfikir selama ini dia meletakkan pengawal bayangan terbaik nya untuk mengawasi sepupu nya kenapa tiada satu pun informasi tentang ini
di saat semua orang sedang berfikir terdengar suara kecil seperti sedang menahan tangisan nya daripada keluar
__ADS_1
"i..ibu ...a...ayah !!" panggil ku pelan setelah selesai urusan nya dgn para pembunuh sisa nya dia serahkan kepada pengawal peribadi nya dan pedang nya sudah diletakkan kembali ke ruang dimensi nya
"sayang !" sahut jeneral Clorets dan nyonya Clara sambil berlari dan memeluk erat anak perempuan mereka
sedangkan Clarissa yg terkejut dengan reaksi kedua ibu ayah nya kerana ia berfikir bahawa mereka akan membencinya kerana hal yg telah dia lakukan tapi sebalik nya membuat kan dia memeluk kembali ibu dan ayah nya lebih erat sambil menangis
"rissa kira ibu sama ayah akan takut dan benci rissa !"""beo ku
"Shu Shu Shu cup tidak mungkin kami membenci anak kami sendiri lagian bukan benci yg kami rasa kan sebalik nya bangga kerana anak ayah sama ibu adalah orang hebat dalam bertarung ...."ucap nyonya Clara
"hmm betul itu malah ayah yg merasa tidak becus dalam menjaga kalian andai sa'er tidak datang mungkin sekarang ayah akan rasa kehilangan "
"hiks hiks rissa sayang ibu dan ayah ku mohon jangan membenci ku"
"tidak akan apapun yg terjadi sa'er sentiasa menjadi anak kami "7cap nyonya Clara dan jeneral Clorets bersamaan
"ehem "bunyi yg dikeluarkan oleh raja membuat suasana haru berganti
jeneral Clorets dan nyonya Clara menajamkan mata nya ke arah saudara/abang ipar nya yg tidak peka
__ADS_1
'apa salah ku 'beo raja closter setelah mendapat jelingan tajam daripada sepasang suami isteri di hadapan nya
"ehem jeneral beta rasa mungkin kalian harus mengambil cuti dan pergi ke kediaman ayahanda menggunakan teleportasi kerana beta rasa tidak aman bagi kalian untuk berada di sini sementara waktu"ucap raja kepada adik nya
"untuk kejadian hari ini beta arah kan putera mahkota untuk menyelidik dan hapus kan sehingga ke akar nya "perintah raja kepada Putra mahkota
"
Clarissa kini sedang menahan amarah setelah selesai mendengar telepati seejo yg telah menyelesaikan perintah nya untuk meintrogasi pembunuh dan mencari dalang di sebalik penyerangan ini
"ayah "panggil ku pelan sambil menarik bucu zirah yg sedang dipakai oleh jeneral Clorets
"hmm kenapa "Tanya jeneral sambil mendukung anak perempuan nya
"sa'er tahu siapa pelaku nya "bisik ku di telinga kiri ayah nya setelah memeluk dan meletakkan kepala nya di leher jeneral .. perlakuan nya seolah-olah sedang mencari tempat nyaman untuk beristirehat
sedangkan jeneral setelah mendengar ucapan anak nya mengikuti rentak permainan anak nya sambil menepuk pelan kepala Clarissa sambil bertanya dgn pelan
"siapa" tanya jeneral
__ADS_1
tidak ada yg merasa aneh tapi sayang nya perlakuan itu semua tidak mempan untuk putra mahkota yg jeli akan situasi