
kini tinggal diri ku dan Seorang lelaki yang memiliki harga diri yg tinggi ini....'heheheheh nampak nya anda harus menanggung balasan yang setimpal dgn apa yg telah kamu ucap kan gu Hian '
timpal ku di dlm hati dgn menarik hujung bibir ku sedikit ke atas membentuk sebuah seringai yg kecil
"apa anda akan terus berlutut hmm"ucap ku dgn dingin kpd gu Hian
setelah mendengar ucapanku yg seperti nya menyedar kan kembali gu Hian dari pada mengelamun .....gu Hian terus berdiri dgn posisi tegap layak nya seorang pengawal bayangan ..
"apa yg nona Clorets ingin berbicara kpd ku "ucap gu hian dgn malas
"apa anda bisa mengulangi kembali alasan anda menolak untuk menjadikan bayangan ku hmmm"ucap ku sambil berjalan ke arah jendela dgn melepas kan 1 . 0 % aura tekanan kpd nya
"ngeuhhh "
'ke....kena.....kenapa aku merasa sebuah tekanan yg dahsyat drpd putri jeneral Clorets i....in....ini aura tekanan ni se...seper.....seperti aura seorang pendekar yg memiliki level 6 hingga 7 'timpal gu Hian di dlm hati dgn terkejut sambil menarik nafas dalam-dalam dgn susah payah dan memegang bahagian dada nya
"apa anda bisu hmmmm"ucap ku sambil merasa kan hembusan angin yg menerpa muka ku dgn lembut di dekat jendela
"ha....ham...hamba me..mengata kan bahawa hamba me... menolaknya kerana itu erti nya hamba akan menjadi pengawal, pengikut serta pelindung k...kepada..nona se...sedang kan nona .... sangat..le....lemah ...ha...hamba tidak in...ingin mem..mempunyai tuan yg lemah "kata gu Hian dgn nafas yg tersenggal sengal akibat merasakan aura tekanan yg semakin meningkat di ruangan ini
kini ku terdiam untuk seketika setelah mendengar ucapan drpd gu Hian
"gu Hian "ucap ku pelan dan dingin sambil berjalan ke arah gu Hian
"ma...maaf no..nona"ucap gu Hian dgn tubuh yg menggigil melihat putri drpd jeneral Clorets berjalan ke arah nya dgn hawa dingin di dlm ruangan ini yg semakin meningkat setiap kali nona Clarissa berbicara
"hmmm" dehem ku
"bukan kah barusan anda mengatakan bahawa diri ku ini lemah g.u. h.i.a.n "ucap ku dgn menekankan kata gu Hian
"ampuni hamba nona ....hamba gagal melihat ke arah gunung tinggi dan hamba malah meremeh kan mu "ucap gu Hian cepat dan dgn yg tubuh menggigil serta berlutut di depan nona Clarissa
"gu Hian bukan kah anda memiliki harga diri yang tinggi "
"mengapa anda berlutut di depan ku yg bah kan merupakan seorang yang lemah dan masih kecil.ini"ucap ku di tepi telinga nya sambil mencengkeram bahu nya dgn kuat"
"shhh.....ampuni ku nona"
' heh ampuni mu setelah anda meremehkan ku jgn harap ......tapi jika tidak ku maaf kan nya aku akan merasa bersalah kerana di dlm buku cerita itu (buku de' caranaval ) dia sudah membela serta menyelamatkan ayah ku drpd tuduhan yg dilemparkan oleh menteri kewangan iaitu ye gonye(ayah nya ye murong) meskipun akhir nya gu Hian penjadi pengawal peribadi untuk ye murong'
sedang kan gu Hian kini sudah membentur kan kepala nya ke lantai sambil meneriak kata maaf berulang kali setelah lama menunggu ucapan atau pun respon daripada Clarissa
sedang kan Clarissa sedang mengelamun tapi akhirnya sadar setelah bunyi dobrakkan kuat drpd pintu kerana Ulah jeneral Clorets dan raja closter yg membuka secara paksa pintu ruangan ini
...----------------...
"closter andai sesuatu terjadi kepada sa'er maka akan ku pasti kan anda menyesal"ucap jeneral Clorets dgn mengeluarkan aura tekanan yg didapatkan oleh nya setelah bertahun tahun lama nya menjadi seorang jeneral perang utk kekaisaran tengah ini
"ngeumm ...Te...tenang lah clorets akan ku pasti kan Xiao cla tidak akan apa apa"ucap raja closter dgn pelan kerana merasa tertekan akibat aura tekanan yg penuh dgn rasa haus akan darah dari adik nya
"hmmmm"dehem jeneral Clorets
'haih anak sama ayah sama sama berwajah 2'
__ADS_1
"sayang bagaimana dgn rissa di dlm sana"ucap nyonya Clara dgn suara yg benar benar khawatir kepada jeneral Clorets
"tenang lah sayang akan ku pasti kan putri kita baik baik aja "ucap jeneral Clorets kpd isteri
"tap..." ucapan nyonya Clara terhenti setelah mendengar hentakan kepala dgn suara yg penuh dgn ketakutan dari dlm ruangan yang merupakan ruangan yg digunakan oleh Clarissa utk berbicara dengan gu Hian
"CLOSTER:!!!!!! GU HIAN!! UCAPAN-UCAPAN MEREKA" jeneral Clorets dgn marah
"GU HIAN!!!!"ucap raja closter dgn marah
sambil memandang ke arah pintu
"ayo kita buka secara paksa"ucap nyonya Clara kepada jeneral Clorets dan raja closter
"ayo"ucap jeneral dan raja secara bersamaan
"dlm kira an 3 kita dobrak pintu ini"ucap nyonya Clara
"1"jeneral Clorets dan raja closter bersedia untuk mendobrak pintu
"3"teriak nyonya Clara
sedang kan kini jeneral Clorets dan raja closter merasa bingung dengan ucapan dan pengiraan nyonya Clara
"Clara bukan kah sebelum 3 tu 2 dulu"ucap jeneral Clorets dgn bingung
"heem"balas raja closter dgn anggukan
"bukan kah aku bilang dlm kiraan 3 tu tendang pintu apa kalian tidak Paham perkataan ku haaah"ucap nyonya Clara dgn marah
"apa anda menyukai adik anda YANG MULIA sehingga melihat ke arah adik anda dgn mata yg hampir keluar dari tempat nya "sergah nyonya garang
sedang kan raja closter yg disergah dibuat bingung 'apa salah ku'
"dobrak cepat pintu itu dan kembali kan putri ku tanpa kehilangan 1 helai rambut pun dan bah kan setitik darah apa kalian paham!!!"jerit nyonya Clara kepada Jeneral Clorets dan raja closter
"ya ya ya"
"mari abang"
"mari adik"
ucap mereka bersamaan
"sekarang ku baru jika isteri mu itu adalah jelmaan iblis clorets ckckckc mengapa anda mengatakan kepada ku hah" bisik raja closter kepada jeneral Clorets
"diam lah"balas jeneral Clorets dgn bisikan juga
"APA YANG KALIAN TUNGGAL LAGI HAHHH"MARAH nyonya Clara
jeneral Clorets dan raja closter pun terkejut dgn teriakan itu
'ini semua salah mu closter'ucap jeneral Clorets di dlm hati sambil memberikan aura tekanan yg tebal kepada raja closter
__ADS_1
'nguehh apa kau ingin membunuh ku clorets setelah isteri anda juga sekarang sudah seperti iblis yg menjelma' ucap raja closter didlm hati nya sedikit mengiba
dukk akhir nya pintu itu berjaya di dobrak tapi kejadian di dlm ini lagi lagi membuat kan raja closter tercengang bagaimanapun tidak pengawal yg di latih nya yg memiliki sihir gabungan yg tinggi serta merupakah pendekar tahap 5 bersujud di depan keponakan nya
"A..apa....Yan..yang terjadi"ucap raja tergagap
...----------------...
"ayah ibu ...kenapa kalian mendobrak pintu "tanya ku pelik
"😁😁 sayang kami berpikir jika gu Hian telah menganiyai mu jadi ya seperti itu lah"ucap jeneral Clorets dan nyonya Clara bersamaan
"hahhh"
sedang kan gu Hian kini melongo menatap sepasang suami isteri itu sambil berkata dlm hati
'jeneral nyonya besar apa yg anda telah lahir kan ke dunia ini dan siapa yg menganiaya siapa huhuhuhuu'
"sa...sa'er me.. mengapa dgn gu Hian "ucap raja closter sambil melihat ke arah keponakan nya
"ohhh sebenar nya ku hanya berbicara santai tapi entah kenapa gege gu menghentakkan kepala nya ke lantai"
ucap ku sambil mengeluh
"hahhh "timpal raja closter dgn tidak percaya kerana sampai saat ini pengawal yg dilatih nya bah kan tidak pernah meletakkak kepala nya ke tanah tapi kini ....
'nona apa berbicara dengan santai anda harus membuat seseorang merasa kasakitan akibat drpd aura tekanan yang diberikan oleh anda'😭😭😭
"oh ya G.U H.I.A.N "
ucap ku
"y...yaaa... nona "balas nya
"apa anda ingin menjadi pengawal bayangan ku hmm"ucap ku sambil menyerigai kecil kepada gu Hian
"sy sudi nona
"sy sudi nona" ucap gu Hian cepat
sambil mengangguk kan kepala nya
"baik ""paman pertama apa kah sy bisa mengambil pengawal bayangan paman "
"hm baik lah baik lah anda bisa mengambil nya
ucap raja clorets yg masih dlm keadaan syok
"baik terima kasih atas pemberian ini paman"
"hmmm clorets Clara aku pulang terlebih dahulu"ucap raja closter Kepada clorets dan Clara
sedang kan jeneral Clorets dan nyonya Clara hanya melambai kan tangan ke arah raja closter
__ADS_1
"hmmm" ucap jeneral Clorets dan nyonya Clara
'benar 2 keluarga muka kaku dantidak sopan serta mengerikan...ku berfikir jika di dlm kediaman jeneral Clorets mempunyai beberapa org yg masih normal termasuk Clara dan Clarissa rupa nya ohh rupa nya masih merupakan khayalan ku .......haihh' ucap raja closter dlm hati nya sambil melangkah kan kaki nya keluar daripada ruangan nya sendiri