
"hmm sa'er janji sa'er tidak akan keluar dari kediaman tanpa izin kalian lagi"janji ku
"tapi sa'er...... kapan sa'er mendapat rantai leher ini"tanya nyonya Clara
"eeee itu itu sa'er dapat ketika sa'er berusia 4 tahun "balas ku takut takut
"ooo empat tahun "ucap mereka bersamaan
"ehh 4 tahun .....jadi sa'er dah pernah keluar dari kediaman sejak umur sa'er 4 tahun dan itu pun tanpa disedari oleh kami "ucap mereka kaget
"clorets apa kah keamanan di kediaman kamu benar benar lemah "ujar nyonya Clara sambil menarik telinga jeneral Clorets
"am....ampun sayang jan....janji deh abang akan ketat kan keamanan kediaman kita sayang"jerit jeneral Clorets dgn pelan hilang sudah sikap dingin nya ketika dimarahi oleh isteri nya sama seperti Clarissa yg kini menundukkan kepala nya ke bawah ketika melihat kemarahan ibu nya
sedangkan kini dong Hua melongo melihat drama di depan nya dan sekarang dia sudah mengetahui jika seluruh keluarga clorets adalah hantu yg kejam dan menakutkan
'fuhhhh nasib gue ngak nyinggung ibu negara clorets jika ngak ishhh' ujar dong Hua di dlm hati sambil mengosok leher nya untuk memastikan keadaan leher apa kah masih utuh atau ngak
"tuan muda sulung dong Hua apa anda punya waktu"ucap Clarissa kepada dong Hua
"hah "
"ya ya ya aku punya aku punya "
balas dong Hua dgn cepat
"bisa kah kita berbicara secara empat mata tanpa ada seorang pun di sekitar"pinta ku dgn suara dingin
"ya bisa ....sudah tentu "balas dong Hua
'ckk di depan nyonya Clara anda terlihat seperti seorang gadis kecil yg berusia 5 thsn yg baru habis dimarahi kerana tidak mendengar kata kini yg berbicara dengan nya adalah seorang gadis yang berperilaku seperti seorang gadis dewasa
yg dingin dan irit bicara ckkckckcj benar benar talam 2 muka ohhh tidak tidak sebalik nya bukan 2 sahaja tetapi lebih dari 2 muka'
ujar dong Hua di dlm hati nya
"ibu ayah sa'er ingin berbicara dengan dong Hua secara berdua sahaja apa kah bisa??"tanya ku sambil memberi kan cute eyes ku kepada mereka agar mereka memberi kan ku keizinan untuk berbicara dengan dong Hua
"emang apa yg ingin kamu bicara kan dgn dong Hua sa'er sehingga kami tidak bisa mendengar kan perbincangan kalian??"Tanya jeneral Clorets bingung
"sa'er ingin berbicara dengan dong Hua tentang kakek tua yg memberi kan rantai leher ini ayah dan ada beberapa perkara yang sa'er ingin pastikan.......jadi apa bisa sa'er berbicara secara empat mata dengan dong Hua ayah ibu ....??? boleh ya yaa yaa boleh eh !!"pinta ku lagi sambil menggoyang kan tangan ibu dan ayah ku
"hmm baik lah ayah sama ibu izin kan tapi ingat jgn sampai terluka hmmm "jeneral Clorets memberikan keizinan kepada puteri mereka setelah luluh dengan sikap imut putri mereka ini
"yeaaa Xie Xie baba Xie Xie mama (terima kasih ayah terima kasih ibu)"ucap kepada mereka
"err tuan jeneral nyonya clorets kalian bisa terlebih dahulu beristirehat di dlm kamar tamu yg sudah ku siap kan ...Lian akan memimpin arah kepada kalian"ujar dong Hua kepada Jeneral Clorets dan nyonya Clara
__ADS_1
"hmm terima kasih"ucap nyonya Clara sedang kan jeneral Clorets hanya mengangguk kan kepala nya
"mari tuan nyonya"ucap Lian
"hmm"
jeneral Clorets berjalan bersama dgn isteri nya mengikuti Lian di saat berpapasan dgn dong Hua jeneral Clorets membisikkan sesuatu di telinga dong Hua sambil melepaskan tekanan kepada nya ....
"jika putri ku kembali dan memilik seinci sahaja luka di badan nya maka anda hanya akan melihat tempat ini hancur tak tersisa"bisik jeneral Clorets dgn pelan sambil tersenyum tidak tidak bukan tersenyum sebalik menyerigai kepada dong Hua
sedang dong Hua yg diancam kini hanya bisa mengiya kan ucapan daripada jeneral Clorets
dgn tubuh yg kembali mengeluarkan keringat
'ya tuhan seandai nya ku mengetahui jika aku akan mengundang sebuah keluarga iblis semata-mata untuk menyerah kan rantai leher ini maka tidak akan pernah ku mengundang masuk iblis ini ke markas ku 'rintih dong Hua sambil menangis di dlm hati
"jadi" ucapan ku terhenti apabila melihat tiada respon daripada dong Hua
"D.O.N.G. H.U.A "ucap ku dgn lembut tapi tinggi sambil melepaskan sedikit tekanan kepada nya
"ngeuhh maaf maaf aku tidak sengaja mengelamun "balas dong Hua setelah kembali merasa kan tekanan dari Clarissa
"hmm" dehem ku sambil menarik kembali tekanan yg ku berikan padanya
"ada beberapa perkara yang ingin ku pastikan jadi di mana tempat yg memungkinkan hanya terdapat kita berdua sahaja??"tanya ku malas
"ada itu di ruang kerja ku ... apa anda ingin berada di sana ?? tanya dong Hua
"mari ku pimpin jln nya "ucap dong Hua cepat
aku berjalan dengan mengikuti di belakang dong Hua ke arah ruang kerja milik nya(dong hua
terlihat sebuah pintu yg bercorak daun di depan ku
"ini adalah pintu masuk ke ruang kerja ku"ujar dong Hua sambil tangan nya membuka kan pintu tersebut
kini terlihat sebuah ruangan yang rapi dan elegan
terpapar ketika kaki ku melangkah masuk ke ruang kerja nya
"silakan nona " jemput dong Hua
"hmm "ucap ku sambil menduduk kan bok*ng ku di sofa yg telah disediakan
"jadi nona apa kah yg ingin anda bincang kan dgn ku .... seperti nya bukan sekadar kakek tua ini bukan"tanya dong Hua sambil tersenyum dan menyodor kan cakir teh kepada Clarissa
__ADS_1
"hehehe memang pantas diberikan gelaran ketua dark knight "ujar ku
"tapi masih belum bisa menjadi seperti anda nona ....bah kan anda dgn mudah nya membongkar kan identiti ku dan melumpuhkan anggota ku serta diri ku yg telah berada di level 4 aura pendekar hehehe ........ nampaknya anda memiliki beberapa rahsia di balik tubuh anda nona "
"saya masih lagi lemah dibandingkan dengan anda dan saya memiliki banyak kelemahan dlm kepintaran dibandingkan anda "ujar dong Hua kagum
'ya memang benar mereka keluarga yg mengerikan tapi juga menakjubkan kerana di usia 5 tahun seperti nona Clarissa putri mereka telah berada di atas level 4 aura pendekar tapi ....'
batin Ding Hua menemui sesuatu yang ganjil
"nona apa aku bisa menanyakan soalan ???? "tanya don kg Hua
"apa anda ingin menanyakan tentang aura pendekar ku dan mengapa ibu ayah ku terlihat tidak percaya aku memiliki hmm" tanya ku
"ahh nona benar tapi maaf kan ku jika ia nya terlihat seperti sedang mengorek hal peribadi anda ....jika anda tidak nyaman tidak perlu menjelaskan nya..." timpal Ding Hua laju
"hehehe .... tidak aku tidak tersinggung dengan anda tuan ....tapi ya sedikit kagum dgn ketelitian anda terhadap persekitaran tapi sayang nya anda sedikit lambat dlm memproses nya "puji ku
sedang kan Ding Hua senang mendengar kata-kata pujian dari nona Clarissa tapi kembali membeku ketika mendengar sindiran itu
"hehehe maaf hamba terlepas. pandang ....nona ku mohon panggil saja. nama ku tanpa embel embel tuan "pinta dong Hua
"hmm baik akan ku panggil anda gege Hua apa anda keberatan.....ini juga kerana umur anda lebih tua 2 tahun dari ku "
"gege juga bisa memanggil nama ku tanpa embel nona di depan. .....ini juga demi keanyaman kita untuk ke depan kerana perkara yg ingin ku bincang kan"ujar ku
"hmm baik lah ha....gege tidak keberkatan dgn itu dan disebabkan anda memanggil ku gege dan disebabkan gege adalah satu satunya anak lelaki di dlm keluarga ku maka akan ku panggil anda meimei apa kah anda sudi menjadi adik ku nona ?? tanya dong Hua
"hehehe sudah tentu meimei sudi gege ...jadi apa kita bisa melanjutkan perbincangan kita yg tertunda gege "tanya ku
"ya sudah tentu boleh meimei .. dan terima kasih kerana sudi menerima ku sebagai gege "balas Ding Hua dgn gembira kerana dapat menjadi abang angkat kepada Clarissa
"jadi Mei Mei apa yg ingin Mei Mei bicara kan ?"tanya dong Hua
"hmm Mei Mei ingin bicarakan soal......"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
hey guys Assalamualaikum
agak agak nya apa yang ingin Clarissa bincangkan dengan dong Hua ya selain daripada soal rantai leher pemberian kakek tua itu hmmm🤔🤔🤔
penasaran ngak
penasaran ya
kalu penasaran yuk lanjut baca di episod yg akan datang ya guys jgn lupa like dan komen hihihihihi
__ADS_1
😁✌️😁✌️
bye bye