
Suasana malam begitu dingin hujan lebat tak kunjung kunjung berhenti bahkan beberapa petir mulai menyambar pohon pohon tinggi. Di dalam sebuah perusahaan yang terkenal seila asik menatap layar komputernya sambil sesekali mengusap usap kedua telapak tangannya untuk mencari kehangatan. Hari ini adalah jadwal Seila lembur sungguh tidak beruntung ia lembur di saat cuaca buruk seperti ini.
"Ting...!" sebuah pesan dari orang asing masuk di Komputer Seila berhasil menyita perhatiannya.
"Jaga Dia dan gantikan aku? " ucap Seila bingung.
"Siapa kamu?" balas Seila.
"Kamu tidak perlu tau siapa aku! yang harus kamu tau kami harus jaga dia. "
"Ha ? Siapa maksudmu ?" tanya seila.
"Alan ...." sebuah pesan singkat masuk ke kompiyer Seila.
"Alan ? Alan siapa ? Saya gak kenal ! sepertinya anda salah sambung. " ketik Seila membalas pesan itu dengan hati jengkel.
"Kamu tidak salah sambung kok!" balas si pengirim membuat seila bertambah jengkel.
"Kamu....Agrhhhhhh T.E.R.S.E.R.A.H. !!!!" balas Seila yang seratus persen jengkel. Ia menutup komputernya kasar.
"Menjengkelkan kenapa akhir akhir ini ada banyak orang yang suka membuatku jengkel. " gumam Seila marah.
Seila menghela nafasnya kasar "Huh...Sudahlah sudah jam 12 malam lebih baik aku pulang, lagipula hujan tidak sederas tadi. " pikir Seila.
Seila pergi meninggalkan Adx Groub, perusahaan tempat ia mencari penghasilan untuknya dan panti asuhan tempat ia dibesarkan.
Saat Seila hendak menyeberang jalan " Ting..." sebuahn pesan masuk ponselnya. Ia menghentikan langkahnya untuk membaca pesan apa itu.
"Selamat tinggal?" ucap seila membaca pesan itu. Apa maksudnya? batin Seila.
Seila sibuk memikirkan pesan tadi sampao sampai ia lupa ia masih di tengah jalan. "Tinn..Tinnn..! Suara klakson truk membuyarkan lamunan Seila ia menoleh ke kiri dan Ia mendapati sebuaah truk melesat dengan kecepatan tinggi ke arahnya Tubuhnya terasa kaku ingin sekali ia berlari ke samping untuk menghindari tabrakan namun kakinya terasa berat untuk melangkah seolah olah ada lem yang melekatkan kakinya dengan aspal.
"Brak....." Tubuh seila terpental jauh. Orang orang di sekitarnya pun mulai mengerumunginya.
__ADS_1
Seila merasakan pusing biasa, pandangannya terasa mengelap namun sebelum ia kehilangan ke sadaran ia melihat seseorang yang melambakan tangan selamat tinggal kepadanya dari atap sebuah rumah mewah.
Setelah Seila kehilangan kesadarannya penuh ada seorang wanita bertudung hitam mengangkat Seila yang sudah penuh dengan darah. Ia berbohong kepada Orang orang di sekitranya bahwa seila adalah saudaranya dan membawa mayat seila pergi dari kerumunan.
...…………………...
...………...
...……...
...…...
"Uh.....Aku dimana " Ucap seila memegangi kepalanya yang masih pusing.
Setelah merasa agak baikan ia mengedarkan pendangannya ke segala penjuru ruangan. Ia mengeritkan keningmua bingunh saat menyadari Ia berada di tempat yang sama sekali tidak ia kenali "Ini bukan rumah sakit ataupun apartemen milikku ? Bukankah aku habis kecelakaan kenapa tubuhku tidak sakit ?" batin Seila bingung.
"Apakah Mungkin aku bertransmigrasi ?Ah itu tidak mungkin terjafi di dunia nyata kan ? " pikir Seila mulai tak masuk akal.
" Ta ..tangan ?" gugup seila saat mengangkat sebuah tangan kekar dari pinggangnya. Dengan cepat Seila membalikkan badanya menuju sumber pemilik tangan itu.
"Aaaaaaa....." teriak Seila nyaring. Ia kaget menyadari fakta ia tidak sendirian di kasur apalagi orang yang seranjang dengannya adalah laki laki. Bagaimana tidak kaget? Seila seorang perawan tua fi usianya yang sudah 23 tahun namun belum pernah berinteraksi dengan lawan jenis tiba tiba harus menerima kenyataan ia terbangun dengan seorang laki laki disampingnya.
"Sayang kenapa kau berteriak ? Mengagetkanku saja! " kesal alan sambil mengerutu. bibir Alan mencebik lucu.
"Ke....kenapa anda bisa berada di ranjang yang sama dengan saya?" ucap Seila gugup berhadapan dengan wajah tampan yang begitu dekat dengannya. ia tau siapa pemilik wajah tampan itu. Dia adalah Alan Alfi Dirgantara. Ceo A'DX groub yang merupakan Ceo di tempatnya bekerja dulu. sekedar info Dikabarkan Alan berpacaran dengan Safitri romansyah orang yang dibenci seila.
"Lah bukannya kita pacaran ya ? Jadi wajar donk kita satu ranjang. Lagipula kita sudah begini sejak dua tahun yang lalu Loh!" jawab Alan merasa ada yang aneh dengan Seila.
" Kau..kau Alan Alfi Dirgantara. Ceo A'DX groub?" ucap Seila ragu.
"Bukankah kau sudah lama tau?" tanya balik Alan. ia sedikit heran dengan pertanyaan yang diajukan pacarnya.
"La....lalu aku siapa?" tanya Seila agak konyol.
__ADS_1
"pletak......" Alan menyeltil dahi Seila agak keras hingga membuat seila kesakitan" aw..." ringis Seila mengusap usap dahinya.
"Kau itu Safitri Romansyah. Kau itu Amnesia atau gagar otak sih! mengapa menanyakan hal hal yang harusnya kau ketahui dengan jelas.......bla bla bla ..( seribu kata selanjutnya tidak di ketik karna author sedang malas. ) " crocos Alan tidak jelas.
"APAaaaaaaaaa..." teriak Seila panjang. Ia kaget menghadapi kenyataan ia bertranmigrasi ke tubuh orang yang dibencinya. Apakah ini karmanya karena menjabat sebagai leader of haters. pikir Seila melonglong sedih.Hay pembaca jangan ketawa Seila lagi sedih nih. hibur dikit kek...
Tiba tiba ada sebuah gambaran gambaran memori masa lalu Safitri Romansyah yang mengalir seperti film di otak Seila "Ja...Jadi Aku benar benar bertransmigrasi ke tubuh Safitri Romansyah ! " Batin Seila syok. tubuhnya tidak berhenti bergetar Ia mengabaikan kalimat kalimat unfaedah yang meluncur seperti air terjun dari mulut alan.
Alan berhenti bicara saat menyadari tubuh Kekasihnya bergetar. " Maaf aku terlalu banyak bicara! Maaf aku tidak akan mengulanginya lagi !"ucap alan lemjut dengan nada penuh sesal. Ia memeluk kekasihnya dengan erat.
Seila memandang kosong wajah alan secara saksama. "Ternyata...Ternyata orang yang menyuruhku menjaga alan adalah Safitri romansyah dan aku tak menyangka jika Alan yabg ia maksud adalah bos besarku dulu. Tapi apa yang perlu aku jaga dia kan Alan Alfi Dirgantara, CEO ADX Groub mustinya ada banyak orang yang akan menjaganya? tapi kenapa Safitri menyuruhku menjaganya seorang perawan tua sepertiku? Apa otak Safitri ngeblank karna sering aku hujat ya !" batin Seila berkecamuk ada banyak pertanyaan pertanyaan yang muncul di benaknya namun ia tidak tau harus bagaimana.
"Fitri ...apa kamu tidak apa apa ?" ucap Alan lembut. Ia mengusap usap pipi cubhy kekasihnya dengan penuh cinta.
"Wow aku tak mengira kalau dibalik wajah flat bos besarku ini bisa melembut karna safitri Romansyah. " pikir Seila agak terkejut.
"Baik lah Safitri Romansyah idola kebencianku karna kau memberikan seorang pria hebat seperti alan aku akan menerimanya dengan sepenuh hati ku ! " pikir Seila .
...………………...
...………...
...…...
^^^*BERSAMBUNG ………^^^
^^^……………………………………………………^^^
note: Gimana part ini? Kalo ada saran silahkan komen di kolom komentar.
tungu sebentar
Author mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa ya.... Semoga amal ibadah kita bisa di terima di sisi NYA ....Semangat* !!!!
__ADS_1