REINKARNASI TO IDOL BODY

REINKARNASI TO IDOL BODY
ikan lele 700k?


__ADS_3

."cekritttt...Ceklek...." bunyi gesekan karet rem dengan ban mobil, disusul suara pintu mobil terbuka.


"hahhhhh.....udah lama ga ke pasar....." ucap fitri. menghela nafas panjang, kangen.


"oke ....mari kita beri makan kulkas kosong ......idola kita!" seru fitri dalam hati.


fitri mulai berjalan jalan mengintari pasar, melihat kanan kiri sekiranya ada barang atau bahan makanan yang dibutuhkannya.


tiba tiba ia berhenti. ia melihat penjual ikan lele yang belum pernah ia temui. "eh ada ikan lele jarang jarang ada di sini... buat pecel lele pasti mak nyus..." batin fitri senang. tanpa sadar ia meneteskan sedikit air liurnya ketika memikirkan enaknya memakan makanan kesukaannya itu .


"pak, ikan lele 1 kilo berapa pak harganya...." tanya fitri.


"1 kilo neng? klo 1 kilo murah kok, cuma 700 k!"


"Apa bapak serius? 700k mending bapak jadi rampok aja deh..."


"ya gimana neng, itu udah harga termurah. ini kan ikan lele albino dangingnya banyak enak lagi..."


"seriusan besar begitu dagingnya banyak? apa isinya ga tulang semua?"


"ya ampun neng neng, dapat ilmu dari mana si? namanya ikan lele itu tulangnya cuma dikit cuma ditengah sama di pinggir. Klo besar justru banyak dangingnya dan mudah dipisah dari tulang tulangnya..." jelas penjual panjang lebar....


"ya udah iya iya, 1juta gimana ? 2 kilo...." tawar fitri.


" ga bisa 1 kilo 700k jadi 2 kilo 1juta 400 k !" tolak si penjual.


"ya udah gimana klo 2 kilo 1juta boleh ga, klo ga saya pergi nih !" tawar fitri.


melihat si penjual terdiam fitri melanjutkan ucapannya." Klo ga mau ya udah, lagian yang rugi bapak, soalnya udah sore dagangan bapak masih banyak kan? bapak si jual ikan lele doang sampe jutaan..."


melihat si penjual lele masih terdiam Fitri pun melangkahkan kakinya menjauh dari tempat penjual tersebut namun ia sengaja melambatkan langkah kakinya berharap trik yang dipelajarinya dari ibunya berhasil ia praktekkan.


"satu langkah....


dua langkah....


lima langkah....


"ya udah deh 1juta 2kilo...." pasrah si penjual.


"Yesss..... trik emak gue emang paling manjur...." batin fitri bersorak gembira sampai sampai jika ia bisa masuk ke ruang hampa ia ingin melimpat lompat girang....


"ini neng ikannya...." ujar si penjual menyerahkan dua plastik ikan lele yang berjumlah 3 ekor.


" iya...." fitri ingin menyerahkan uang tunai tapi ia baru sadar ia tidak membawa uang.


"emm pak pembayarannya bisa dibayar nanti?" tanya fitri....


" Engak bisa ...neng" ucap penjual lele" apa dia penipu ya tapi cantik cantik kok uda jadi penipu." lanjut penjual ikan lele dalam hatinya.

__ADS_1


"heh yaudah deh tunggu bentar..." pinta fitri...


"okey.." si penjual menyetujuinya tapi tak bisa dipungkiri ia masih merasa ragu.


tak menunggu waktu lama fitri berlari kecil menuju mobilnya " Nona fitri kenapa kembali? uda belanjanya?" tanya pak supir saat melihat fitri menghampiri mobil.


"engak koo pak saya cuma lupa bawa uang." jawab Fitri. "bapak tau dompet saya ada dimana ya pak?" tanya fitri tanpa melihat wajah pak supirnya ia sibuk mencari cari dompet nya.


" ini nona." pak supir menyerahkan sebuah kartu black limited edision.


" kan aku mintanya dompet bukan kartu pak?" ucap fitri .


"nona ini juga ada uangnya loh." ucap pak supir santai. " Berapa?" tanya fitri.


" ga ada batasnya jadi nona bebas mau ngehabisin berapa pun." ujar pak supir "oh ngomong ngomong kartu punya siapa ya?" tanya fitri memastikan pemiliknya ia berencana mengembalikan uang yang dipakainnya dari kartu itu .


"tuan alan." kata pak supir.


" Ok ya udah bay pak supir." fitri melambaikan tangannya sebentar setelah itu melangkahkan kakinya menuju penjual lele.


" ini pak, mana ikannya? kata fitri ke penjual lele sambil menyodorkan sebuah kartu kredit.


" transaksi pun berhasil fitri kemudian berbelanja bahan bahan makanan yang ia butuhkan termasuk juga buah buahan .


" la la la senangnya ber belanja uang bukan milik sendiri na la la na la la la..." senandung Fitri membawa dua tas besar yang didapatkannya dari penjual tas untuk melintasi jalan pasar yang mulai ramai dikunjungi orang.


" nona itu pasti berat,sini biar saya taruh di bagasi mobil." tawar pak sopir menawarkan bantuan.


mobil pun melaju sampai ke pekarangan rumah mewah alan yang hanya bertingkat 2 .


fitri masuk rumah langsung ke dapur disusul pak sopir. karena alan ga memperkerjakan pembantu tetap rumah terasa sunyi kaena tuannya masih berada di kantornya. sebelumnya rumah itu memang jarang ditempati alan jarang pulang ke rumah dan fitri biasanya pulang ke apartemen miliknya.


" biar saya yang tata bapak istirahat aja." perintah fitri yang hanya dijawab anggukan kepala pak supir.


" Akhirnya uda lama ga masak masih enak ga ya masakan ku?" tanya fitri girang. Fitri merenggangkan badannya sejenak entah apa tujuannya hah gaje


beberapa menit kemudian pecel lele dan beberapa tumis sayuran dan tidak lupa tempe mendowan siap dihidangkan.


" alhamdullilah saatnya makan bismillahirrahmanirrahim ." batin fitri tersenyum lebar


fitri hendak makan tiba tiba alan datang langsung mencomot salah satu lele fitri di meja dan memakannya dengan cepat. fitri membiarkannya ia mengambil nasi di piringnya dan beberapa sayuran yang dimasaknya. namun saat ia hendak mengambil ikan lele hanya tersisa satu ikan lele kecil dan tulang tulang ikan.


"Alan ....kok dihabisin ikannya buat fitri mana?" tanya fitri memaksakan senyumannya.


" itu masih ada." ucap alan tanpa melihat fitri ia sibuk makan.


" kan kecil mana cukup buatku ." kata fitri sedih.


"ya udah beli yang baru aja.!" kata alan tanpa beban."kamu kan ga kekurangan uang." lanjut alan.

__ADS_1


" tapi kan itu ga bisa dibeli dimanapun, itu kan masakan fitri." jelas fitri. namun tidak didengarkan oleh alan


" Ya udah deh..." kata fitri pasrah ia kemudian makan apa yang tersisa.


setelah beberapa menit mereka menyelesaikan makannya, makan ² dipiring pung telah ludes habis dimakan mereka berdua.


"Marah?" tanya alan yang melihat fitri merapikan meja dengan wajah ditekuk.


" Iya marah."ujar fitri tanpa menutup nutupi perasaan kesalnya.


"yaudah deh sini biar saya yang cuci." ujar alan namun tidak direspon fitri .


" yah bener bener marah keknya..." batin alan.


di wastafel Fitri hanya mencuci piring dengan wajah ditekuk tanpa menghiraukan keberadaan Alan . menyadari itu alan kemudian tiba tiba memeluk fitri dari belakang " gimana masih marah?" bisik alan mesra di telinga fitri.


"Gak." jawab fitri judes.


" Masa? kok mukanya ditekuk nanti klo ga cantik lagi gimana?" goda alan masih seperti bisikan setan di telinga kiri fitri.


" Ya yaudah..." jawab fitri makin kesal. hahaha


"sayang... aku harus gimana biar kamu ga marah lagi? hmm? " tanya alan lembut.


"masakin soto betawi dari daging sapi jantan umur 4 tahun yang warnanya putih sapinya " ucap fitri ngaco.


"Ya udah deh besok saya masakin." ujar alan serius. namun tak ditanggapi fitri, selesai fitri mencuci piringnya ia langsung melepaskan pelukan alan dan meninggalkan alan ke kamar. Alan mengikuti fitri ia tau kekasihnya ingin ke kamar namun ia tak mendahului langkah kaki fitri .


"Brak..." pintu kamar ditutup dengan keras hampir saja mengenai wajah tampan alan.


" tok tok tok....sayang buka dong, pintunya." pinta alan mengetuk pintu dari luar.


" Gak kamu tidur di luar!" teriak fitri.


"Diluar banyak cewek lain loh kamu rela?" ujar alan memancing fitri.


"ceklek..." suara pintu kamar terbuka. dan tak lama muncul fitri dari balik pintu.


"Huh... memang pacar aku gitu aja udah luluh.." ucap alan berbangga hati dalam hatinya. namun kebanggaan itu sirna tatkala fitri menaruh uang seratus ribuan di tangan alan.


"Brak...." pintu kamar kembali tertutup dengan kasar.


"tok tok tok fitri tolong buka pintunya..." ujar alan menggedor-gedor namun hanya direspon teriakan kesal fitri "Berisik..."


"Huh.....untung sayang ..." ujar alan pasrah ....


kemudian alan tidur di sofa rumahnya. karna sofa lebih pendek dari tubuhnya ia tak bisa tidur dengan nyaman...sampai pagi menjelang


^^^BERSAMBUNG~^^^

__ADS_1


Dan sebagai salam author mengucapkan...


..."selamat berpuasa moga moga tahan lapar sampe magrib sekian dan terima kasih...."...


__ADS_2