Rencana Yang Indah

Rencana Yang Indah
Menyebalkan


__ADS_3

Seusai sarapan Karina dan Rio sedang bersantai diruang tamu sementara airin dan felicia sedang bermain monopoli. Yang tempatnya tak jauh dari jangkauan orang tuanya. Sedangkan martin seperti biasa dia akan memulai pekerjaan yang dianggapnya yang paling berat yaitu TIDUR sampai sore. Bagi martin tidur adalah pekerjaan yang berat baginya karena dia tidak bisa makan dan minum .


“Yak, kau kalah Cia” Airin tertawa senang dan memeletkan lidahnya setelah berpikir dan menghabiskan tenaga agar bisa mengalahkan Felicia dalam permainan monopoli.


“Itu karena kau sudah pintar bermain monopoli airin” Felicia sama sekali tidak kesal, karena dia memang sangat ahli bermain monopoli tapi agar bisa melihat kebahagiaan dimata airin Felicia mengalah, baginya dia senang melihat airin tertawa lepas seperti itu.


Dari kejauhan karina melihat kedekatan Anak perempuan dengan Felicia sambil tersenyum


“Lihat pa, airin sangat bahagia ya didekat felicia, felicia itu ibaratkan kakak perempuannya”


Ucap karina


“Iya dia juga perhatian dengan kita dan anak anak kita ma, aku jadi ingin dia menjadi menantuku” ujar Rio


“Ssstt sayang mereka itu masih belum saatnya memikirkan pernikahan biarkan mereka mengejar cita-cita mereka masing masing”ucap karina


“Iya kau benar, mungkin kita bisa membuat adik sepertinya” Goda rio


“Kau memang raja mesum, semoga saja anakku Martin tidak semesum kamu” Sungut karina


“Rasanya kita sudah terlalu sibuk dengan dunia kita apa kau tak ingin liburan dengan anak anak? Airin pasti sangat senang” Tanya Rio


“Apa boleh? Tapi bagaimana dengan pekerjaan kita, aku kan disini sebagai sekretarismu” tanya karina Kembali


Iya selama ini, karina bekerja sebagai sekretaris rio maka dari itu setiap rio ada bisnis keluar kota, maka karina akan ikut terlibat juga. Karena Rio hanya percaya dengan orang terdekatnya yaitu istrinya.


“Hey lupakan sejenak pekerjaan kita, lihat anak anak mereka juga butuh perhatian kita jangan sampai mereka lupa dengan kita” Ucap rio membelai rambut istrinnya yang sangat cerewet itu


“Baiklah aku sangat senang kalau begitu” Ucap karina sangat senang dan beralih memeluk rio

__ADS_1


“Mama, papa aku pamit mau mengantar Felicia pulang” kata airin menghampiri mama papanya


“Felicia sudah mau pulang ya nak?


“Iya tante, kasihan ibu sendirian dirumah cia pamit pulang dulu ya om tante” ucap cia mendekati orang tua airin untuk menyalimi tangan kedua orang tua tersebut.


“Kapan kalian libur?” Tanya Rio


“Minggu depan, dari hari jumat, sabtu, senin,, selasa kita libur mah pa, soalnya senin dan selasa tanggal merah” sahut airin


“Baiklah persiapkan diri kalian, kita akan liburan” ucap rio


“Om, Tante maksudnya kita siapa ya?” tanya airin polos


“Kau, airin, martin dan kami sayang” ucap karina membelai wajah Felicia gemas entah Felicia keliwat polos atau apa


“Felicia juga ikut?” tanya cia Kembali sambil menggerakkan tangannya menunjuk dirinya sendiri


“Tentu sayang, agar kau disana ada teman bermain kau mau?” tanya karina


“Jelas mau ma, cia kau harus ikut aku tidak mau ada penolakan titik” seru airin tanpa mau dibantah


“Baiklah cia akan ikut tapi berapa hari tante?” Tanya cia


“Hari jumat malam kita berangkat lalu hari selasa kita pulang” ucap rio


“1, 2 , 3, 4 4 hari ya tante?” cia menghitung tangannya terkejut kkarena akan selama itu pergi liburan dan meninggalkan orang tuanya


“Tapi bagaimana dengan ibu dan ayah terlebih ayah bekerja ibu pasti sendirian dirumah?” Gumam Felicia

__ADS_1


“Om akan mengantarkan Bik Lina untuk menemani ibu kamu sayang jangan khawatir yaaa” ucap rio yan gmendengar gumaman cia


“Benarkah om? Apa tidak merepotkan cia sudah ikut liburan, terus om juga mengantar bi lina untukk menemani ibu” Tanya cia


“Tentu tidak, kau sudah kami anggap anak sendiri cia, jangan merasaa sungkan yaa” Sahut karina


“Baiklah om, tante jadi cia tidak terlal mengkhawatirkan ibu” Ucap Felicia tersenyum manis


“Lihatlah martin, apa kau tidak menyimpan rasa pada gadis polos yang sangat menyayangi orang tuanya ini?” tanya rio dalam hati


Karina dan Rio memang sangat menyayangi Felicia sedari SD karena Felicia selalu bermain kerumah dan sifatnya yang polos, baik hati dan sangat penyayang itu membuat karina dan rio menganggap Felicia sebagai anaknya.


“Calon menantuku ini sangat penyayang sekali, betapa bahagianya aku jika nanti martin menikahi cia” ucap karina dalam hati sambil memandangi cia


“Om, Tante cia pulang ya?” Pamit cia


“Kalian berdua diantar siapa?” Tanya Rio


“Biasa pak boby ma” Sahut airin


“Biar martin saja yang mengantarkan cia ya, airinn dirumah saja bersama kami kami sangat merindukan airin” Ucap Karina memelaskan wajahnya


“Ehh kalau begini siap siap jantungku akan keluar aku belum mauu mati muda” ucap cia dalam hati menggigit bibirnya senidri


“Ide yang bagus ma pa, baiklah airin akan membangunkan pekerjaaa kak martin yang paling terberatnya agar dia bisa merefreshingkan tubuhnya” ucap airin sedikit tertawa


“Ehh airin apaan sih walaupun aku senang tapi aku tetap tidak mau jantungku melompat keluar” ucap cia dala hati menatap airin dengan sebal


“Tunggu ya sayang” Ucap karina

__ADS_1


“Ehh iya tante” ucap cia mendudukkan bokongnya disamping karina


kalo kalian suka sama cerita aku boleh dong minta vote dan dukungannya hehehehe


__ADS_2