
di sebuah ruangan atau kamar ada dua makhluk eh dua anak satu laki satu puan yang tengah berpelukan , setelah dikira cukup chiba pun melepaskan pelukannya.
ino yang merasa pelukannya mengendur pun langsung menengok ke arah chiba.
" kenapa kau melepaskan pelukan mu pada ku " ucap Ino.
" bukannya tadi kamu yang mau melepaskan pelukan dari ku " balas chiba sambil tersenyum
ke arah Ino.
Ino yang mendengar jawaban itu langsung mencubit perut Chiba , Chiba yang di cubit Ino merasakan sakit .
" aku aku aku sakit say~ang " ucap Chiba sambil menyebut kata sayang di akhir kalimat.
Ino yang mendengar itu langsung malu dan menyudahi cubitannya , Ino malu malu selama 30 detik saja setelah sadar dia pun memperhatikan ruangan sekeliling dan merasa aneh Karana tiba-tiba muncul di sebuah kamar dan yang lebih mengejutkan Ino adalah satu gambar wanita di dekat bantal tidur.
Ino yang melihat itu langsung marah karna dia mengira Chiba punya wanita yang disuka.
" DASAR KAU CHIBA CABUL " teriak Ino pada chiba
Chiba yang di teriak Ki Ino merasa aneh karna tanpa sebab dia di bilang cabul.
" ada apa cantik ku kenapa kau mengucapkan aku cabul " heran chiba.
" kau sekarang jawap jujur pertanyaan dari ku , sekarang kita di mana " tanya Ino.
" dikamar ku ada apa emang " balas chiba pada pertanyaan Ino.
Ino yang mendengar jawaban jika ini kamar Chiba makin marah , Ino langsung membogem tepat di perut Chiba.
Chiba yang mendapat serangan dari Ino merasa ingin memuntahkan semua makanan yang dia santap tadi pagi.
Chiba pun terduduk lemas di lantai , sambil berusaha keras Chiba akhirnya bisa melihat Ino , alangkah kagetnya dia saat melihat Ino memegang gambar wanita di tangan nya.
Chiba akhirnya paham dan tau kenapa Ino marah padanya dan itu semua karna gambar wanita itu.
setelah Ino membogem chiba dia langsung mengambil selembar kertas yang ada gambar wanita di sebelah bantai milik chiba.
" oh chiba aku memiliki satu pertanyaan lagi jawab jujur ok " ucap Ino pada chiba.
__ADS_1
Chiba yang mendengar itu merasa aneh karna biasanya Ino akan menambah kata Kun di akhir kalimat saat memanggil nya.
tapi chiba tak menghiraukan itu dulu.
" pertan~yaan apa can~tik ku " Ucap Chiba susah payah.
" ini gambar wanita mana " tanya Ino sambil menunjuk nunjuk tangannya ke arah gambar yang dia pegang.
" Ino sayang itu adalah gambar dirimu di masa depan " balas chiba atas pertanyaan Ino.
Ino yang mendengar itu merasa tak percaya pada ucapan Ino.
" aku tak percaya mana mungkin wanita ini adalah aku " kata Ino .
" bener sayang bahkan aku yang menggambarnya sendiri " balas chiba.
" kau tau dari mana jika aku akan menjadi seperti ini " tanya Ino karna masih tak percaya dengan ucapan Chiba.
" sayang masak kau lupa aku dulu be bisa menebak dengan bener jika klan uchiha akan dibantai " balas chiba.
" apa hubungannya dengan ini " tanya Ino karna ucapan Chiba seperti tak berhubungan dengan masalah yang sedang dibahas.
setelah chiba selesai mengucapkan itu Ino pun mencoba untuk memikirkannya.
" iya juga sayang kau tau dari mana " tanya Ino karna mulai masuk akal.
" bak lah aku akan memberi tahu mu rahasia ku tapi ada satu syarat " kata Chiba .
" apa syarat nya " tanya Ino.
" syarat nya adalah kau harus mencium ku dulu " kata Chiba sambil nyengir.
Ino yang mendengar syarat yang di ajukan pun merasa malu.
" tidak mau hemp " balas Ino.
Chiba yang mendapatkan penolakan pun berpura pura sedih.
Ino yang melihat chiba terlihat sedih merasa bersalah.
__ADS_1
" baik lah jika kau tak mau mencium ku berarti kau tak cinta pada ku sebaiknya kita akhiri hubungan kita " ucap Chiba sambil bercanda .
Ino yang menganggap jika chiba sungguh sungguh pun merasa panik dia pun langsung memeluk chiba sambil bilang ……………………
~
~
~
~
~
~
...( BERSAMBUNG )...
.
.
.
.
.
.
.
...* bro kalok punya saran kasih tau jangan dipendam aku juga bosen nulis gini masak di novelnya gk ada genre romantis tapi sekali dibaca banyak romennya kan kayak gak pas gitu *...
...makasih udah baca ni novel dak jelas jangan lupa pencet tanda suka untuk ku da...
... ...
...satu lagi kalok kalian ngasih ide bagus aku up 3 besok ...
__ADS_1