
hari hari berganti , dan Minggu berganti ke bulan semenjak kejadian itu Chiba telah berlatih dengan keras untuk meningkatkan kekuatan miliknya.
di akademi tengah melaksanakan kegiatan kelulusan para calon ninja , chiba yang melihat para anak anak tengah berbincang dan mengobrol bersama merasa bosan.
ditengah kebosanan nya Ino tiba-tiba muncul dibelakangnya yang sukses membuat chiba terkejut.
" BAH "
" hah ngapa kamu ngagetin gitu sih " chiba agak kesal oleh perilakuan ino.
" hihihi aku hanya ingin mengerjai mu saja , Karana aku melihat mu seperti tak semangat padahal ini hari kelulusan " ragu Ino sambil memeluk lengan chiba.
" aku bukan tak senang aku hanya bingung nanti aku bersama tim mana " Chiba menjawab keraguan ino.
" huh kamu pasti akan masuk tim aku jika tidak aku tak mau memasuki tim manapun hemp " ancam Ino.
" jika kau tak mau memasuki tim manapun kamu akan menjadi tak berguna karna kau tak ada guru yang mau mengajari ninjutsu pada mu dan aku tak suka sama wanita seperti itu " ancam Chiba yang sukses membuat Ino tertegun sementara.
agak lama Ino tertegun akibat ucapan Chiba , dan setelah dia sadar Ino pun mulai menangis.
" hiks hiks hiks chi~ba kau kau tak ak~an men~ingg~alkanku sen~diri kan hiks hiks " ucap Ino tak jelas karna sambil menangis.
Chiba yang melihat Ino menangis langsung tak tega " dah dah jangan nangis lagi ok panti cantiknya ilang , kamu tenang aja aku gk akan ningalin kamu sendiri kok walau kau tak berguna sekalipun aku akan tetap disisimu " hibur chiba.
ino yang mendengar jawaban dari chiba merasa senang Karana Chiba tak akan meninggalkan dia sendiri , tapi belum lama dia merasa senang Chiba langsung memutong dengan perkataannya.
__ADS_1
" aku memang tak akan meninggalkan mu tapi kamu harus terima jika aku tak membuat mu menjadi satu satunya wanita ku , jadi aku akan menanyakannya pada mu hari ini juga , apa kau mau berbagi dengan wanita wanita lain yang akan menjadi kekasih ku " selesai chiba mengucapkan itu dia bisa merasakan kemarahan dari arah depannya , Karana merasa tak nyama dengan aura itu dia pun menoleh alangkah terkejutnya Chiba saat melihat sumber dari aura kemarahan yang membuatnya tak Yaman , ya sumber dari aura itu adalah ino yang sangat marah atas perkataan yang dilontarkan oleh Chiba.
" APA KAU AKAN MENAMBAH WANITA APA AKU TAK CUKUP BAGI MU HEMMMMM " Raung Ino.
" gluk , maaf ttak cukup " ucap pelan chiba.
seusai mengatakan itu dia mendapatkan tamparan di pipinya , ya mana mau wanita di dua in.
" huh karna kamu tak cukup aku saja aku tak mau melihat mu lagi " selesai mengatakan itu ini langsung beranjak pergi dari hadapan Chiba.
Chiba yang melihat ino pergi pun kecewa Karan Ino tak mau di duakan olehnya.
" hah baiklah jika kau tak mau aku tak masalah " balas chiba.
yang mereka tak sadari adalah para anak anak dan teman temannya melihat perkelahian mereka dari yang bikin para jomblo iri sampai bikin wanita kesal dan ada yang bikin cowok perihatin.
" cih dasar sombong " ucap salah satu anak kecil yang tak menyukai sikap sombong Chiba.
Chiba yang mendengar itu langsung marah dan membuat segel tangan untuk meluncurkan jurus miliknya.
" Katon bola api hebat " keluar lah api yang cukup besar dari mulut Chiba , kenapa cukup besar karna chiba tak ingin membunuh anak itu dikarenakan dia tak mau terlalu membuat onar.
si anak yang mencibir chiba tadi langsung ketakutan ketika melihat bola api yang cukup besar mengarah padanya.
bomm
__ADS_1
ledakan bola api dan daging milik sang bocah.
Chiba yang melihat jika si anak itu terluka yang dikarenakan teknik miliknya merasa puas , setelah merasa pus Chiba pun hendak pergi tapi terhenti oleh guru iruka.
" Chiba apa yang kau lakukan terhadap teman SE akademi mi ha " ucap iruka.
" apa kau buta jelas jelas aku membakarnya seperti perkataan ku tadi " balas chiba tanpa rasa hormat.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
...( bersambung )...
mungkin besok aku up agak banyak kata kata nya tapi dk tau juga ya aku dk janji