Rengkarnasi Ke Dunia Naruto Sebagai Uciha

Rengkarnasi Ke Dunia Naruto Sebagai Uciha
192.500


__ADS_3

Mey hanya mengangguk dan langsung mengeluarkan jurus kabut bersembunyi miliknya.


Chiba yang melihat kabut menyebar dengan kecepatan yang relatif cepat hanya mengangguk dan bersiap siap untuk mengeluarkan teknik Petir milik nya.


" huuuh maaf kan aku " selesai mengatakan itu chiba langsung menyerang kabut dengan petir bertegangan tinggi.


' eeh sungguh mengerikan hemm jika di ingat ingat aku dulu mati Karana di sambar petir , oh iya gimana kabar PC ku di bumi sekarang ya ' batin chiba yang malah mengkhawatirkan PC miliknya.


.


.


.


.


" ada serangan musuh semua segera bersiap untuk bertempur " kata seorang bandit yang melihat kabut melaju ke arah mereka.


selesai mengucapkan itu banyak para pria yang langsung berbaris rapi ada yang memiliki tampang preman dan lain lain.


" ketua ketua. iitu ada sesuatu yang mendekat " teriak salah satu bandit pada ketua nya.


orang yang di panggil ketua menoleh ke arah yang di tunjuk oleh anak buah nya.


" apa. SEMUA PERGI TINGGAL KAN MARKAS " teriak sang ketua bandit pada orang orang nya.


anak buah yang mendengar itu tak banyak basa basi tapi langsung menyeret Anggota keluarga miliknya dan barang barang yang berharga bagi nya.


.


.


.


.

__ADS_1


.


...kembali ke chiba lagi....


" hemm boleh juga mereka " puji chiba dengan respon yang ditunjukkan oleh ketua bandit itu.


" tapi kalian sudah terlambat " selesai mengucapkan itu chiba langsung membuat segel tangan dan menyembur kan api berbentuk naga ke arah para bandit.


" ihh dasar tuan bodoh , tau gitu aku kan gak usah buang buang Cakra untuk membuat kabut " mi Mey yang melihat chiba menyemburkan api merasa jengkel Karan merasa usaha yang sudah di keluar kan oleh nya menjadi sia sia.


" hehehe maaf sayang aku tak tau jika mereka akan langsung lari saat melihat teknik petir milikku. " ucap Chiba dengan nada tak bersalah.


" hemp " Rajuk mi Mey.


" ayolah sayang jangan marah jika kau marah nanti cantik nya hilang " rayu chiba.


" ok ok nanti aku kasih kamu hadiah bagaimana " coba bujuk chiba.


jika mereka berdua sedang Salang bujuk dan merajuk di sisi para bandit sedang panik Karan melihat satu api ber bentuk naga menuju ke arah mereka.


" semua yang bisa menggunakan elemen air maju ke depan bantu aku untuk memadamkan api itu " ucap pemimpin bandit.


ketua bandit yang melihat para anak buah nya telah berbaris rapi langsung membuat kode untuk melawan.


para anak buah miliknya yang melihat kode itu langsung menurut dengan membuat segel tangan dan menyemburkan air ke arah bola api berbentuk naga.


berbenturan antara api dan air membuat nya menjadi embun , di sisi bandit mereka merasa lega Karana berasil selamat dari naga api.


sedangkan di sisi chiba dia tengah tersenyum lebar karna rencana nya berhasil.


dalam rencana chiba dia mau membuat api untuk menyerang padahal itu hanya pengalihan dan benar saja tebakan chiba jika api miliknya akan ditahan oleh elemen air milik mereka sebelum dua elemen itu berbenturan dia sudah menyerang lagi menggunakan teknik petir miliknya.


embun yang terbentuk dari dua elemen berlawanan pun langsung menyebar ke arah para bandit.


di situlah para bandit merasa ada yang aneh sebelum mereka tau apa yang mengganjal mereka telah terkena serangan petir bertegangan tinggi.

__ADS_1


di dalam benak chiba.


( Ding tuan telah membunuh 10 ninja level calon ninja mendapat kan 1.000 poin sistem )


( Ding tuan telah membunuh 20 ninja level genin mendapat kan 6.000 poin sistem )


( Ding tuan telah membunuh 48 ninja level chunin mendapat kan 48.000 poin sistem )


( Ding tuan telah membunuh ninja level setengah langkah menuju jonin mendapat 2.500 poin sistem )


( Ding tuan telah membunuh ninja level jonin mendapat kan 5.000 poin sistem )


( Ding total seluruh poin milik tuan adalah 192.500 poin sistem apa tuan mau membuka toko sistem yes \ no )


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


...( BERSAMBUNG )...


MUNGKIN INI NOVEL GAK BISA LANJUT TAPI DK TAU JUGA LAH.


__ADS_2