REUNI (Seandainya)

REUNI (Seandainya)
HARI YANG PENTING


__ADS_3

"Hari ini hari yang penting namun tak ku ingin-kan," tepat hari ini hari ulang tahun saya, kenapa saya sebut penting namun tak di inginkan, saya kerap berharap jika memang mereka sahabat dan keluarga saya, harusnya mereka ingat kalau hari ini adalah hal penting buat saya, bertambahnya umur dan berkurangnya umur saya di dunia ini, tapi apa jam sudah menujukan pukul 11:30 malam yang artinya hari penting saat ini akan berakhir.


"Hai manusia, kita belum pernah bicara dari seminggu yang lalu, apa kau takut, dengan hewan yang lucu ini." ucap remaja bertelinga kucing.


Saya terkejut saya kira mereka tidak bisa berbicara layaknya manusia, saya hanya bisa terdiam entah kaget atau apa lah namanya.


"Hai manusia, aku sudah bosan melihat kau asik dengan mainan besi yang kau pegang, kadang kau memainkan nya vartikal dan kadang horizontal," terlihat wajah dari remaja ini kesal terhadap saya.


"Maksud mu ini," di mengaguk, "ini namanya gadget bukan besi, dasar endut bodoh" balas ucapa saya.


"Saya tidak bodoh jelas jelas itu besi dan bisa menyala dan mengeluarkan suara musik," ucap lelaki remaja bertelinga kucing.


"Ini bukan besi ini bahan metal dutz," ucap saya.


"Sama sajah, manusia memang aneh aneh, beri aku makan aku lapar manusia," ucap lirih endutzz.


Saya binggung harus memberi makan apa, apakah mereka makannya sama dengan saya pakai nasi dan lauk pauknya, saya berfiki keras, jika mereka ke bentuk kucing saya harus memberi makanan kucing dan jika mereka ke bentuk manusia apa saya harus memerinya nasi, saya berfikir begitu lama, hingga akhirnya "meow. . . Meow . . ." Endutzz kembali ke bentuk kucing dan matanya yang indah dan bulu lebat corak putih abu abu hitam

__ADS_1


"Uh lucunya endutzz," tanpa sadar saya memberinya makanan kering, dan sial saya tertipu akan tingkah lucunya kucing ini dan memberinya makan untuk ke yang 8 kali sehari.


Cleo terbangun dengan wujud kucingnya dan saat itu pula cleo sangat berisik "meow. . . Meow . . .meow. . .meow. . ." Seakan mengajak saya berbicara, tapi apa kah dia sedang berbicara dengan saya ?


Mengapa harus berbicara dalam bentuk kucing, apa cleo lupa kalo dia dalam mode kucing, ahh sial sungguh aneh dunia ku saat ini.


Hingga akhirnya endutzz dan cleo saling pandang dan seakan berbicara


Cleo "meow. Meow. . . Meow."


Endutzz "emmmm (mengeram) meow. . . Meow. . Emmm."


Endutzz sambil menutupi makanya dengan badanya yang gembul "emmm . . . (Mengeram) meooow. . . Meooww. . ."


Oh tuhan tolong lah saya translate bahasanya agar saya mengerti apa yang mereka bicarakan.


"Poofff" cleo berubah ke mode manusia

__ADS_1


Cleo berkata "kenapa ka endutzz makan lagi ! Bukanya tadi sore dan sebelum cleo tidur sudah makan dengan cleo, curang ka endutzz."


Oh saya baru mengerti apa yang mereka bicarakan, jadi mereka ribut soal makanan.


"Oh iya ini kado dari cleo dan ka emdutzzz ka surya, selamat ulang tahun, semoga hari ini baik maaf kalo kita baru memberinya sekarang." Cleo memberi kado seperti surat, dalam pikir saya mungkin ini hasil gambar yang saya ajar kan.


"Pooff" endutzz kembali kebentuk remaja dengan sisa makanan di bibirnya.


"Hai manusia buka sekarang, dan engkau akan tau betapa menyenakan nya bisa ikut bersama kami bermain." Endutzz memaksa saya untuk membukanya.


Setelah saya buka, kertas warna gold, terlihat seperti kartu tanda angota tertulis nama : andi surya kencana


Tangal lahir : 22, januari, 1994


Berlaku sampai tangal : selamanya


"Cara mengunakan kartu ini, tekan tombol merah dibalik kartu ini"

__ADS_1


"Pooff." Seperti ditarik paksa, badan ini serasa terbang serasa menaiki rolecoaster, pusing mual dan semua yang membuat ku ingin mengeluarkan isi perut.


Dan ketika saya membuka mata silaunya mata hari menghalagi pandangan, saya halangi silauan dengan tangan dan ada gerbang yang besar dan tertulis diatasnya "SELAMAT DATANG DI PULAU CAT ISLAND"


__ADS_2