REUNI (Seandainya)

REUNI (Seandainya)
Bagian 1 kelas 1A


__ADS_3

~Pukul 2 pagi dini hari aku masih terjaga tak ada rasa lelah sedikit pun, karena esok reuni putih abu itu membuat ku berdebar apa kah dia ada di hari esok, "ahh. . . kenangan itu menghampiriku lagi." hembusan nafas panjang ku


~MOPD~


Kembali ke 7 tahun lalu.


Hari ini aku senang mengingat tahun ajaran baru dan hari ini pertama kalinya aku akan bertemu dengan teman baru lingkungan dan yang membuat ku lebih bahagia adalah aku bisa masuk SMAN favorit tapi sebelum aku memakai putih abu seperti biasa bisa di bilang ini ritual turun menurun ya masa masa MOPD/MOS, hari ini aku masih berangkat memakai putih biru dan sekolahnya tidak terlalu jauh dan tidak terlalu dekat dengan rumah ku, bisa dibilang mungkin butuh sekitar 25 atau 30 menit jika aku berjalan kaki dan ya aku sudah sampai didepan gerbang sekolah.


Sesampainya di sekolah, sedikit cerita di SMAN ini, SMAN yang bergengsi bisa dibilang sekolah elit, ketika aku masuk melalui gerbang depan aku melihat sekitar dan ya ini tempat parkir yang luas aku menyusuri ke segala arah koridor yang terawat, lapangan voli yang luas, lapangan basket yang ber-atap seperti gor luasnya tapi lapangan ini bisa buat bermain bulu tangkis, aku hanya bisa bersukur bisa masuk ke sekolah yang luar biasa ini, dan dibelakang paling ujung terdapat rumah kaca entah itu benar atau tidak sebab di ujung sekali ada gedung besar yang sudah tak terpakai dan di pakai untuk gudang.


Seperti biasa pada umumnya kita kita anak yang memakai seragam putih biru harus mengikuti upacara pembukaan dan para osis pasti sedang sibuk membagi tugasnya, dan kami dipangil satu persatu saat pembagian kelas entah untuk sementara atau tetap, ketika semua sudah di pangil ada satu orang di bawa ketua OSIS sepertinya dia juga murid baru karena memakai celana biru dan suiter yang menutupi kepalanya.


"Ini satu lagi ke tingalan." Ucap ketua OSIS


"Ko elo jadi keamanan sih, elo kan ketua OSIS." Ucap salah satu regu OSIS


"Orang kaya gini yang bikin gua repot, ke terima juga elo masuk sini huft." Ucap ketua OSIS mengeluh kepada murid baru itu.

__ADS_1


"Ye tadinya saya ga mau masuk ka, kaka ajah yang repot nyariin saya sampai rumah." Balas dari murid baru itu.


"Bukan nyariin lebih keberangkatan barang oon banget dah, udah udah nanti harga diri gua jatuh sebagai ketua OSIS." Ucap ketua OSIS.


Sepertinya murid yang satu ini terlihat akrab dengan ketua OSIS, mungkin rumah mereka dekat.


"Baru pertama masuk udah songong sama ketua OSIS ya." Ucap seseorang lelaki gendut dipinggir ku.


"Elo siapa so kenal sama gua, yang gua tau itu orang satu SMP ada gosip kalo dia sama ketua OSIS dulu pentolan." Tapi tetap dijawab oleh lelaki yang disebelahnya.


Murid yang baru datang tepat berbaris dibelakang ku. Sebenarnya ada rasa takut berhubung tadi ada yang membahasnya kalo orang yang dibelakang ku mantan pentolan, tapi aku sedikit lega berhubung yang mengawasi kelas kami selama MOPD/MOS adalah ketua OSIS.


"Selamat pagi menjelang siang, saya akan memperkenalkan diri dan rekan rekan OSIS yang hadir disini, mungkin di sini ada yang belum mengenal saya dan rekan rekan saya, nama saya tedi suhendra, jabatan saya ketua OSIS, yang di pinggir kanan saya lelaki yang katanya tampan namanya hendra. Kali di sini ada yang mau daftar jadi doi nya gitu hehehe, dan yang di kiri saya namanya kiki jangan macem macem ya sama gadis ini terutama buat cowo nih meski pun cantik pake kerudung muka kalem gadis ini juara kelurahan pancak silat makannya jangan macem macem takut nanti tanggannya di potong kan repot OSIS keluar dana dan yang di belakang kalian yang badanya gede dua orang itu danur sama ikbal yah udah tau kali ya ngeliatnya ajah udah bikin merinding kan heheh, maaf kalo saya orangnya suka becanda ya, dan sekarang kalian yang meperkenalkan diri kepada kami regu osis, emm mulai dari bangku paling kiri kebelakang mulai." Ucap ketua osisi yang dari tadi tak henti hentinya menjahili regu osis yang lain.


Lumayan memakan waktu banyak berhubung aku duduk dibaris paling akhir dan ke dua dari terakhir dan tiba lah aku memperkenalkan diri, "nama saya arini sanjaya, saya lulusan smp pratam, hobi saya membaca." Ucap ku sambil menundukan kepala malunya bukan main karena dismp pratama saya hanya pindahan kelas 2.


"Emm baik jadi semuanya sudah selesai ya." Ucap ketua OSIS

__ADS_1


"Loh saya belum ka." Ucap lelaki yang tadi terlambat.


"Ga usah lah, lagian regu saya udah tau nama kamu." Ucap ketua OSIS sambil menahan tawa.


"Ya udah lah." Ucap lelaki yang tadi terlambat.


"Pasrah amat sih, ya udah kenalin diri deh sekarang tapi harus semenarik mungkin dan harus bikin kelas ini gaduh." Ucap OSIS mulai menjahili murid baru.


"Nama saya jingga kurniawan bebas mau manggil saya apa, anak ke 3 dari 5 saudara dan saya anak yang paling nyempil, saya dari SMP rambuana, hobi saya apa ya sebentar ya ka oh iya hobi saya banyak dan paling utama tidur."


Hobinya tidur dan itu membuat ku menengok kebelakang, se-isi kelas melihatnya terutama anak lelaki gaduh memangil namanya " haa ! jingga anak SMP rambuana." Dan ya ini pertama kalinya aku melihat wajahnya karena tadi dia datang terlambat dan dari tadi wajahnya ditutupi tudung dari jaketnya, dan sampai saat tadi perkenalan dia baru membuka jaketnya dan memperlihatkan wajahnya, dan se-isi kelas menjadi gaduh kembali terutama para gadis yang melihatnya "jingga !!!"


"Wow, kalo ada dendam atau salah sama saya, saya minta maaf." Ucap jingga kebingungan melihat isi kelas gaduh menyebut namanya dengan nada seperti meneriakinya atau seperti nada marah.


Saya masih belum mengerti siapa dia ?


Artis saya rasa bukan, atlit mungkin karena badanya tinggi tapi hobinya tidur tidak mungkin atlit, atau dia betul pereman, ahh sudah lah.

__ADS_1


Sesaat aku akan membalikan wajah ku, dia melihat ku dan tersenyum entah apa maksudnya, tapi senyumanya masih teringat sampai jam pulang.


__ADS_2