REVENGE Of AIKO KENSEI ( LOVE In BATTLE )

REVENGE Of AIKO KENSEI ( LOVE In BATTLE )
Bab 20


__ADS_3

Penyihir kepercayaan Hiroshi rupanya mencium keberadaan Aiko di sekitar mereka. Semula Aiko pikir para prajurit itu tengah berpesta di kediaman Hiroshi. Dan ternyata mereka berpesta akan kedatangan Aiko ke tempat mereka. Jebakan mereka berhasil membawa Aiko masuk dan terjebak di sana.


" Daichi, cepat sadar lah. Aku harus melawan mereka. Cepat lari dari sini sebelum nyawa mu habis, " ucap Aiko.


Daichi berusaha membuka lebar kelopak mata, namun begitu berat. Tubuh nya pun begitu lemah, jangankan lari untuk berjalan saja tidak bisa ia lakukan tanpa bantuan dari seseorang.


" Daichi, " lirih Aiko menepuk pipi sahabatnya yang kian lemah.


Seketika beberapa orang masuk dan berdiri di ambang pintu menghalangi jalan keluar. Hiroshi dan penyihirnya juga para prajurit di belakang nya. Tampak menyeringai ke arah Aiko berdiri.


" Permainan yang menarik bukan? " Hiroshi bertepuk tangan seraya tersenyum sinis.


Aiko menatap lekat wajah pria tua di hadapan nya, mata Aiko berkilat memancarkan kemarahan.

__ADS_1


" Kurang ajar ! " geram Aiko.


" Kau tak bisa lari dari sini cecunguk kecil ! Kau akan mati menyusul Uzumaki ke neraka ! Ha,,ha,,ha,, " ucapan Hiroshi membuat Aiko makin geram. Emosi nya meletup-letup hingga tak sadar Aiko melepaskan pegangan nya pada Daichi. Daichi pun tersungkur ke lantai.


Aiko mengeluarkan pedang milik nya, dengan pandangan tak lepas pada sosok Hiroshi. Sosok yang selama ini ia incar untuk membalaskan kematian ayah dan ibunya.


Seringai licik pun tersungging di mulut nenek tua sang penyihir kepercayaan Hiroshi. Untung saja Akuma sudah memberikan penangkal sihir di tubuh Aiko hingga apapun sihir yang di lakukan oleh wanita tua itu tak mempan di tubuh Aiko.


" Takut? Yang benar saja? Mana mungkin aku takut melawan bocah tengik seperti mu, Uzumaki Ryuzi. "


Hiroshi bahkan tak segan-segan menyebutkan nama asli Aiko. Membuat Aiko makin berapi-api mengingat kematian kedua orang tua nya.


" Bukan kah kau sendiri yang ketakutan melawan ku, hingga mengajak Akuma ke mari untuk melawan ku, ha,,ha,,ha,," ejek Hiroshi.

__ADS_1


" Si*lan , " Aiko lantas maju berniat melakukan penyerangan.


" Tunggu dulu bocah tengik ! Di sini terlalu sempit untuk kita berduel, tempat ini lebih cocok untuk di jadikan tempat kita berdua bermesraan. Bukan begitu? Kau cantik secantik Ibu mu Hayumi. " Hiroshi tersenyum nakal.


" Cih, menjijikan. " Aiko meludah ke wajah Hiroshi. Membuat Hiroshi naik pitam.


Mereka pun mulai berduel. Kedua nya sangat kuat hingga perkelahian pun kini berada di luar rumah. Semua prajurit Hiroshi di perintahkan untuk tak ikut campur, Hiroshi ingin menghabisi Aiko dengan tangan nya sendiri. Baginya Aiko terlalu mudah untuk di kalahkan. Sementara Akuma kini berhadapan dengan penyihir Hiroshi.


Tiba-tiba saja Ryuga muncul bersama Feng. Betapa terkejutnya Ryuga melihat Aiko melawan Hiroshi Ayah nya. Apakah Aiko memiliki dendam pada Ayah nya? Dalam hati Ryuga bertanya-tanya. Dia tak mungkin masuk ke dalam perkelahian dua orang itu, karena di antara kedua nya adalah orang yang ia cintai. Ayah nya juga Aiko sama-sama memiliki tempat istimewa di hati nya.


Aiko tak kalah terkejut melihat keberadaan Ryuga di sini. Apakah Ryuga yang di maksud oleh Akuma? Ryuga kah anak dari Hiroshi? Lalu bagaimana bisa ia melukai Ryuga, sedang hati nya saja bergetar hebat saat menatap mata pria itu?


Apa yang akan terjadi pada mereka? Mungkinkah mereka akan berkelahi, sementara benih-benih cinta baru saja tumbuh di hati kedua nya? Atau kah Aiko tetap memilih untuk membalaskan dendam orang tuanya dan Ryuga membela Ayah nya?

__ADS_1


__ADS_2