REVENGE Of AIKO KENSEI ( LOVE In BATTLE )

REVENGE Of AIKO KENSEI ( LOVE In BATTLE )
BAB 23


__ADS_3

Aiko dan Daichi kembali ke tempat asal mereka dimana Mien dan Sam tinggal. Daichi di obati oleh tabib karena luka-luka nya cukup serius.


Luka lebam di sekujur tubuh Daichi bekas terkena pukulan cambuk serta siksaan lain nya yang di terima Daichi semasa ia di sandera oleh para gerombolan Hiroshi.


Daichi nampak lemah bahkan tak sadarkan diri. Membuat Aiko merasa bersalah karena semua yang di alami Daichi di akibatkan diri nya. Aiko sangat bersedih melihat teman baik nya terbujur mengenaskan.


Cukup lama Daichi di tangani tabib di kamar, sementara Aiko dan yang lain nya termasuk keluarga Daichi sendiri menunggu di luar. Mereka semua khawatir akan keselamatan nyawa Daichi.


Hingga akhirnya tabib itu pun keluar, semua orang yang menunggu nya segera berdiri menghampiri tabib tersebut. Penasaran ingin mengetahui bagaimana kondisi Daichi di dalam sana.


" Sepertinya Daichi sudah tak bisa di selamatkan lagi, dia sudah meninggal. Maaf saya tidak bisa menolong nyawa nya, luka-luka yang di alami nya sudah sangat parah, " ucap Tabib tersebut sangat mengejutkan.


" Tidak mungkin, Daichi pasti masih hidup. Pasti dia bisa bertahan, " ucap Orang tua Daichi, mereka begitu terpukul karena kehilangan anak yang selalu mereka banggakan.


Tabib tersebut hanya termangu, ia tak mampu melawan takdir yang sudah di gariskan meski ia sudah berupaya semaksimal mungkin tapi takdir berkata lain. Daichi kini telah tewas.


Jerit tangis keluarga Daichi nampak memilukan. Suasana getir menyelimuti rumah mereka. Aiko diam tak mampu berucap, bahkan untuk menangis pun rasanya sudah tak bisa. Karena sudah lama ia tak pernah lagi meneteskan air mata, semenjak kepergian orang tua nya belasan tahun lalu. Aiko pernah berjanji tak akan menangis lagi, apapun yang terjadi. Ia hanya terdiam, lidah nya kelu, dada nya terasa begitu sesak mendengar kabar buruk tersebut.


Tak pernah ia sangka jika hidup Daichi akan berakhir di tangan para Hiroshi. Kepergian Daichi membuat Aiko semakin menyesal dan merasa bersalah. Pasalnya para Hiroshi itu menyandera Daichi untuk memancing kedatangan nya. Guna menjebak Aiko.


Hari berganti, kabar tentang kematian Daichi tersebar luas di kalangan para kesatria dan perguruan Yuen. Bahkan sampai terdengar ke telinga Ryuga. Hingga beberapa murid perguruan Yuen pun mendatangi tempat peristirahatan Daichi yang terkahir. Termasuk Ryuga, ia juga datang ke tempat dimana Aiko tinggal.


Nasib mempertemukan mereka kembali dalam penuh amarah, dendam dan kebencian. Bagaimana pun semua yang terjadi pada Daichi adalah tanggung jawab kelompok Hiroshi. Karena mereka lah yang telah membunuh Daichi.


Saat Ryuga datang, tak sengaja ia pun bertemu dengan Aiko. Keduanya saling menatap tajam mata masing-masing. Rasa kecewa yang terlihat dari wajah Aiko tak dapat di tutupi hingga Ryuga pun bisa menyadari nya.

__ADS_1


" Aiko, maafkan. Semua ini kesalahan orang tua ku, Daichi meninggal karena para prajuritku yang sudah menganiaya nya. " Ryuga mulai berani angkat bicara setelah kedua nya saling diam.


Ryuga tau betul, Aiko pasti sangat marah. Lagi-lagi nyawa seseorang yang berharga dalam kehidupan Aiko terenggut oleh gerombolan Hiroshi.


Aiko tak bergeming, ia membuang muka seakan tak mau lagi melihat dan berbicara pada Ryuga.


" Daichi juga teman ku. Saat di perguruan Yuen, dia adalah anggota Naga sakti. Tentu aku juga sangat bersedih dengan kepergian nya. Kalau saja aku tau Daichi berada di tempat ku mungkin aku akan menyelamatkan nyawa nya, " ucap Ryuga kembali.


" Percuma kau meminta maaf, Daichi sudah pergi. " Aiko segera berlalu dari hadapan Ryuga.


Tapi Ryuga menahan nya, Ryuga meraih lengan Aiko. Hingga mata mereka saling beradu dalam jarak dekat.


" Kau marah? " tanta Ryuga.


Tiba-tiba saja seseorang mengarahkan panah dan melesatkan panah tersebut ke arah Aiko. Tentu tanpa sepengetahuan Ryuga. Mien yang melihat gerak-gerik mencurigakan orang itu dan mengetahui jika orang itu akan melepaskan panah ke arah Aiko pun segera berlari menghalangi panah tersebut agar tak sampai menyakiti tubuh Aiko.


" Mien,,, " pekik Aiko seraya menahan tubuh Mien yang berada di hadapan nya hampir tumbang.


Ryuga membulat kan mata tak percaya jika ada yang berani memulai peperangan di tempat ini dan dalam suasana duka seperti ini. Ryuga berbalik badan, ia yakin pelaku nya berada di belakang. Bahkan mungkin salah satu dari prajurit nya.


Sam mengejar pelaku pembunuh Mien yang kini lari ke arah hutan, sedangkan Aiko masih merangkul tubuh Mien yang tak berdaya, dan sekarat.


" Jaga dirimu baik-baik, A-iko kensei,, " Mien berbicara tersendat-sendat karena nyawa nya akan lepas dari raganya. Tenggorokan Mien seakan terhalang sesuatu dan terasa sakit perih. Hingga akhirnya Mien pun tewas di pangkuan Aiko.


" MIEN !! " jerit Aiko histeris. Tak menyangka satu persatu orang yang di sayangi nya pergi begitu saja. Sudah banyak nyawa yang hilang di tangan Hiroshi dan sekarang Mien, pengasuh Aiko. Sosok yang selama ini di jadikan sebagai orang tua pengganti bagi Aiko.

__ADS_1


Aiko segera berdiri, menatap lekat wajah Ryuga yang ia curigai sebagai dalang dari semua ini.


" Aiko bukan aku yang,,, " belum sempat Ryuga menyelesaikan kalimat nya. Aiko sudah mengeluarkan pedang yang sedari tadi berada di belakang punggung nya.


Itu berarti akan ada pertempuran antara mereka berdua. Dan benar, pertarungan pun tak terelakan. Mereka berdua kembali terlibat pertarungan. Tapi kali ini tidak satu lawan satu melainkan prajurit Hiroshi ikut menyerang Aiko tanpa aba-aba dari Ryuga. Padahal Ryuga sendiri sudah memerintahkan mereka untuk tak ikut melawan Aiko. Ryuga ingin pertarungan ini hanya antara diri nya dan Aiko.


Ternyata di balik semua ini adalah Feng dan Benziro. Feng lah yang ingin membunuh Aiko dengan anak panah milik nya, tapi tak sengaja malah melukai Mien. Dan saat ini Feng tengah berkelahi dengan Sam di hutan. Feng tidak sendiri dia bersama Benziro. Semua prajurit Hiroshi kini di perbudak oleh Benziro, tanpa Ryuga sadari sebelumnya semua tak tik keji Benziro itu. Benziro sengaja melakukan semua untuk memiliki kekuasaan seperti Hiroshi hingga ia berniat melenyapkan semua kesatria tangguh yang mungkin akan menjadi lawan nya. Benziro bersekutu dengan Feng.


Namun Aiko tetap menyalahkan Ryuga, ia tak tau kenyataan yang sebenarnya. Apalagi saat ini pasukan yang di bawa Ryuga ikut menyerangnya.


Dua pertarungan sengit di tempat yang berbeda. Saat ini Sam pun tewas di tangan Benziro dan Feng. Kemudian mereka segera kembali ke tempat dimana Aiko dan Ryuga berseteru.


Para prajurit di perintahkan untuk berbalik melawan Ryuga, begitupun Feng kini menyerang Ryuga. Membuat Ryuga kewalahan.


" Ryuga, lihat ini. Aku akan melakukan apa yang pernah ayah mu lakukan pada para wanita yang di tindas nya, " seru Benziro yang saat ini akan menodai Aiko. Aiko tak bisa berkutik kedua tangan nya di pegang oleh para prajurit.


" Tidak ! jangan lakukan itu ! " Ryuga tak mampu melihat Aiko di nodai dengan keji oleh Benziro.


Ryuga mencecar satu persatu prajurit di hadapan nya begitu pun dengan Feng. Amarah membuat kekuatan nya semakin besar, hingga satu persatu tumbang. Tapi sayang nya Aiko sudah benar-benar di kotori oleh Benziro.


Ryuga meraih shiruken dalam saku pakaian dan melemparkan tepat di kepala Benziro. Darah segar pun langsung menciprati wajah Aiko. Benziro tewas di hadapan nya. Kini Aiko baru sadar jika Benziro dan Feng lah dalang dari kekejian ini bukan Ryuga.


Saat Ryuga hendak mendekat ke arah Aiko, tiba-tiba saja Feng yang hampir sekarat bangkit dan berlari menu-suk Ryuga dengan pedang milik nya dari belakang. Ryuga pun tewas pada akhirnya. Begitupun Feng, ia kembali tersungkur dan menerima azal nya.


Melihat banyak darah dan nyawa lenyap di hadapan nya. Belum lagi kehormatan yang terenggut oleh Benziro. Membuat Aiko frustasi. Ia pun menancapkan pedang pada perutnya sendiri. Ya, Aiko bunuh diri oleh pedang kebanggaan nya. Saat azal menjemput, satu persatu bayangan terlintas dalam benak Aiko. Bayangan tentang masa lalu nya, lalu tentang Daichi, Mien, Sam dan Ryuga. Orang-orang yang menyayangi nya.

__ADS_1


Aiko hanya berharap agar bisa di pertemukan dengan mereka kembali di kehidupan berikutnya. Saat ia bereinkarnasi di zaman selanjutnya.


Tamat.


__ADS_2