
...Malam yang panjang pun hampir berlalu, jam sudah menunjukan pukul tiga pagi. Rey yang merasai aura dingin sudah menyerang dirinya....
...Rey terbangun. namun pada saat dia bergegas untuk kembali ke kamar nya, dia sedikit kaget mendapati Gea sedang tertidur seperti anak kecil dalam kandungan ibu nya. Rey melipat bibir nya, posisi tidur Gea meringkuk ternyata membuat Rey sedikit mengulas senyum di bibirnya...
...Sudah bertahun-tahun Rey tidak pernah menampakan wajah ceria hangat nya, dia terus memperlihatkan wajah dingin dan penuh wibawa agar terlihat seperti sosok yang tidak dapat di tandingi oleh siapapun....
...Apa dia tidak tahu posisi tidur untuk membuat lawan jenis lebih bergairah? saat melihat. dasar gadis bodoh...
...Rey tidak tidur di ranjang bigg-size dia menuju ke sofa dan segera tertidur disana...
...Pada saat matahari sudah menampakan cahaya nya, Gea baru saja terbangun dari tidur nya...
...meregangkan otot-otot nya dan menguap seperti orang normal lainnya...
...Tanpa di sadari Gea. ada sepasang mata yang mengawasi dia dari sudut ruangan kamar...
..."Mulai malam ini rubah cara tidur mu!"...
...Gea kaget dia mulai merasakan atmosfer buruk akan terjadi padanya dengan tidak mengangkat wajah nya dia berusaha untuk menganggukan kepala...
...Ada apa memang dengan tidur ku kau saja yang berlebihan dasar pria aneh tidak berperasaan...
..."Angkat wajah mu!" kata Rey yang mulai berjalan mendekati Gea...
..."Saya belum mencuci wajah saya"...
__ADS_1
..."Saya bilang angkat. ya angkat!"...
...Gea mengangkat wajah nya jika itu bukan Rey. ingin segera Gea memberi satu pukulan tepat di wajah Rey...
..."Apa yang akan kau lakukan hari ini?"...
..."Apa saya boleh bertanya?" suara Gea sedikit bergetar menahan rasa takut di dada nya...
...Rey mengerutkan alis nya mencoba mencari tahu apa yang akan di tanyakan Gea...
..."Katakan!"...
..."Di...Dimana Zoey?"...
...Rey mendengus kesal mendengar apa yang di tanyakan Gea pada dirinya...
..."Untuk apa minta maaf?"...
..."Sa....saya sudah bertanya"...
..."Hemmmm...." Rey menatap Gea dengan lekat "sudah ku katakan anak itu sudah bersekolah!"...
...Gea menganggukan kepala nya pertanda kalau dia mengerti dengan jawaban Rey...
..."Dan untuk kau! persiapkan dirimu. kau harus memberi ku seorang anak"...
__ADS_1
...Gea menggigit bibir bawah nya mendengar kata-kata Rey...
..."Jangan lakukan sesuatu yang tidak perlu di lakukan" Kata Rey dan segera berdiri pergi meninggalkan Gea...
...Gea membuang nafas dengan kasar hari baik nya akan segera berakhir...
...******...
..."Lepaskan wanita itu"...
...Tanpa membantah mereka segera membawa Gia ke hadapan Rey...
...Gia tampak lebih kurusan. setelah seminggu berada dalam kurungan bawah tanah wajah cantik nya pun memudar...
..."Kenapa kau melakukan ini padaku?" teriak Gia yang tidak di jawab tapi justru mendapat tatapan sinis "Aku sudah memberi kau keturunan tapi kau memperlakukan ku seperti ini? kau juga menikahi saudara kembar ku" Kata demi kata pun sudah mulai keluar dari mulut Gia tidak lupa di bumbui dengan air mata...
..."Hentikan omong kosong mu!" Ucap Rey yang segera menjambak rambut panjang yang terurai milik Gia...
..."Sampai kapan kau akan terus membodohi ku?"...
...Tapi Gia tidak kalah gigi dia berusaha melepaskan tangan Rey dari rambut nya "Lepaskan lepaskan aku" teriak Gia...
..."Sudah cukup untuk sekarang! perbaiki dirimu sebaik mungkin dan akui semua kesalahan mu" kata Rey menatap sinis...
..."Apa? apa kau bilang? aku harus memperbaiki diri?" kata Gia yang di ikuti dengan tawa nya "Lalu bagaimana dengan kau? jadi kau sudah mengetahui semua kebohongan ku" Gia kembali tertawa dia merasa menang karna seorang tuan muda ketua geng gelap mafia, bisa terbodohi oleh dia selama bertahun-tahun....
__ADS_1
...Rey menatap sinis ke arah Gia, Gia memang adalah wanita licik, apapun akan di lakukan nya demi mencapai tujuan nya. Gia tidak pernah takut mati jika dia sudah maju selangkah maka dia akan tetap maju....