
...Makanan sudah di siapkan dengan rapi di atas meja, Gea sudah tidak sabar untuk menyantap nya. cacing di perut nya sudah keroncongan....
..."Selamat menikmati tuan!" kata kepala asisten rumah tangga...
...Rey tidak menjawab, berbeda dengan Gea dia melayangkan senyum sambil mengucapkan kata terima kasih....
..."Tidak perluh seperti itu!" kata Rey ketus...
..."Haa......"...
..."Kau tidak perluh mengucapkan terima kasih. itu memang sudah menjadi pekerjaan mereka."...
...Wahhhh.... mungkin kepala nya tadi terbentur, dia banyak mengeluarkan kata kali ini. tapi dia orang yang tidak tahu terima kasih tidak menghargai usaha mereka yang telah menyiapkan makanan secepat kilat....
..."Ada apa?"...
..."Ti.... Tidak"...
..."Cepat habiskan makanan mu"...
...******...
...Gea sudah kekenyangan, entah mengapa saat ini dia hanya ingin tertidur dalam keadaan damai....
...Tapi tidk dengan Rey dia ingin menghabiskan malam panjang nya saat ini....
__ADS_1
...Melihat Gea keluar dari ruang ganti membuat Rey menelan ludahnya dengan kasar....
...Gairah nafsu sudah memenuhi otak nya. selama ini tidak ada wanita yang bisa membuat dia seperti saat ini....
...Bersama Gia pun Rey tidak tahu seperti apa, benar atau tidak dia meniduri Gia begitu pagi menjelang Gia sudah berada satu selimut dengan nya tanpa sehelai benang pun....
..."Apa kau sudah mengantuk?"...
...Gea hanya menganggukan kepala nya. Gea tidak ingin banyak bicara dia terlalu lelah hari ini....
..."Lakukan tugas mu sebagai istri" kata Rey dengan santai...
..."A....Apa?"...
..."Kenapa kau kaget?"...
..."Lalu?"...
..."Ki....Kita kan..." Kata-kata Gea sudah mulai terbata-bata...
..."Mari lakukan itu dengan pelan" Kata Rey yang segera mendaratkan ciuman nya di bibir Gea...
...Awalnya Gea tidak ingin membuka mulut nya, dia berusaha keras untuk menolak. tapi pertahanan nya mulai roboh....
..."Kenapa kau tidak bisa melakukan nya?" kata Rey yang menunggu persetujuan dari Gea....
__ADS_1
...Gea yang tidak mengerti kata-kata Rey memejamkan kedua mata nya, Rey segera mendaratkan kembali ciuman nya, bagi Rey itu adalah persetujuan dari Gea....
...Mencium setiap bagian dari tubuh Gea adalah candu saat ini bagi Rey, tidak lupa dengan satu tangan yang sudah mulai meraba pada bagian-bagian sensitive dari tubuh Gea,...
...Gea tidak bisa lagi membendung hasrat yang sudah dia tahan, Gea mulai mengeluarkan erangan-erangan kecil di sudut bibirnya....
...Sesekali dia mencoba menghentikan aksi Rey namun hasil nya nihil....
...Rey menghentikan aksinya sejenak, dia menatap setiap inci per inci wajah Gea....
...Gea yang merasa sudah mendapat kesadaran nya, duduk dengan kedua tangan nya menutupi wajah nya yang bersemu merah....
...Rey tersenyum geli dengan perlakuan Gea,...
..."Kenapa?" kata Rey mencoba menggoda Gea "Apa kau baru merasa malu?" Rey kembali menggoda Gea...
...Kenapa ini? tubuh ku tidak bisa menolak nya, huuuu aku ingin segera menenggelamkan wajah ku di dasar bumi,...
..."Ayo kita lanjutkan!" Kata Rey mendekatkan wajah nya pada Gea...
...Huuuf melanjutkan hal-hal seperti tadi... Huuufff Gea kau memang sudah ternodai......
..."A.....Aku.." kata Gea terbata-bata...
..."Tidak perluh takut. aku tidak akan menyakiti mu" kata Rey mencoba meyakinkan Gea...
__ADS_1
...ini memang pertama kali nya Rey berkata seperti itu pada wanita, dia juga tidak tahu mengapa dia terus bertingkah lembut pada Gea....
...Gea menutup kembali kedua mata nya, menikmati setiap kecupan dan rangsangan yang di berikan oleh Rey....