
...Gea dan Rey sudah selesai dengan sarapan pagi mereka, Rey sudah keluar kamar duluan. tidak dengan Gea dia sibuk mengoleskan salep pada bekas-bekas kissmark di bagian lehernya....
...Gea menatap bekas-bekas kemerahan pada bagian leher dan dada nya, hasil perbuatan Rey semalam....
...Setelah itu Gea keluar kamar menyapa para penghuni rumah itu. tapi Gea tidak mendapati Gia sama sekali....
..."Kemana semua orang rumah?" tanya Gea pada dirinya sendiri...
...Gea berjalan ke arah taman, tujuan nya untuk menghilangkan kepenatan dan perlakuan Rey padanya semalam. entah itu hal baik atau buruk yang pasti Gea bingung untuk mengekspresikan perasaan nya yang masih campur aduk....
...Tiba-tiba Gia datang menyapa nya, dengan raut wajah yang terbaca oleh Gea kalau saat ini Gia masih di penuhi dengan kemarahan nya....
..."Apa yang kau lakukan disini?" tanya Gia dengan nada suara jengkel...
..."Aku sedang menikmati keindahan taman"...
...Gia memalingkan wajah nya pada Gea dia menemukan bekas kissmark pada leher Gea, mata nya melotot menatap Gea....
..."Dasar wanita jal**g tidak berperasaan" teriak Gia dengan satu tangan menjambak rambut Gea...
..."Lepaskan aku" teriak Gea yang tidak ingin kala dari Gia, Gea dapat melepaskan tangan Gia dari rambut nya....
..."Kau ternyata semurah itu wajah polos mu hanya menjadi cover nya saja" kata Gia dengan tersenyum sinis...
__ADS_1
..."Aku tidak seperti mu"...
..."Kau merebut ayah anak ku kau tidak memikirkan masa depan nya" kata Gia...
...Gea pun terdiam mendengar kata-kata Gia, dia belum mengetahui kejadian sesungguhnya....
...Gia tersenyum penuh kemenangan dia memiliki celah bawah Rey tidak memberi tahu Gea itu berarti dia masih memiliki harapan untuk bersama dengan Rey....
..."Kenapa? kau memang wanita jahat yang tidak berperasaan" kata Gia mengintimidasi Gea...
...tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang mengawasi mereka,...
..."Cukup!" kata Rey tegas menengahi Gea dan Gia "Aku sudah memperingati mu. jangan membuat kekacauan di rumah ini" Rey menatap Gia dengan tatapan mengerikan nya....
...Rey meneppukan tangan nya, keluarlah seorang pria yang sangat di kenali oleh Gia,...
...dia adalah pria yang sering memuaskan Gia di atas ranjang....
..."Kenapa kau disini?" teriak Gia sambil mendekat pada pria di belakang Rey...
..."Aku yang membawa nya. Kau harus menikahi nya!" kata Rey santai...
..."Apa kau bilang? aku menikahi dia? memang apa yang dia punya!" kata Gia tersenyum sinis...
__ADS_1
..."Jika kau tidak mau akan ku sebarkan vidio mu berhubungan dengan nya" kata-kata Rey seperti petir yang menyambar di siang bolong tak ada hujan bagi Gia....
...Jika Rey melakukan itu pasti bukan cuma kehidupan nya yang akan hancur. tapi juga Edwin akan merasakan imbas nya, kehidupan susah terlunta-lunta sudah memenuhi isi kepala Gia....
..."Aku tidak mau!" teriak Gia berusaha membantah perintah Rey...
..."Terserah kau saja!" kata Rey menatap dengan penuh rasa jijik pada Gia "Membasmi hama seperti kau harus dengan kekejaman!" kata Rey penuh penekanan...
...Gea tidak ingin mencampuri urusan mereka, apalagi itu menyangkut Gia dia tidak ingin tertipu lagi oleh tipu muslihat Gia....
..."Apa kau sudah merasakan tubuh menjijikan wanita murahan ini." kata Gia dengan jari telunjuk menunjuk wajah Gea...
...Api kemarahan yang terpendam membakar seluruh tubuh Gea....
..."Cukup!" satu kata yang keluar dari mulut Gea dengan gerakan tangan menampar wajah mulus Gia...
..."Kau berani menampar ku pelakor" teriak Gia...
..."Lalu apa alasan ku untuk takut! aku bukan pelakor dan bukan wanita murahan seperti yang kau sebut" kata Gea menatap nanar pada saudara kembar nya....
...Rey merasa sedikit kagum melihat keberanian Gea....
...Rey tersenyum kecil melihat Gea istri sah nya melakukan hal menakjubkan di depan nya menampar seorang Gia....
__ADS_1
...Menarik! seperti apa dirimu sesungguhnya!...