Runner (Awal Mula)

Runner (Awal Mula)
PERJALANAN PANJANG


__ADS_3

- pertemuan awal -


Malam hari yang begitu dingin. suasana malam yang gelap dan sunyi sudah menjadi sahabat baik para santriwati. suara jangkrik dan angin malam yang berhembus seakan itulah sahabat baik mereka. kini usia fasha telah bertambah, diusianya yang telah menginjak 14 tahun dan tepatnya dengan kelas yang berbeda juga. fasha adalah salah satu anak yang masuk kelas terlalu awal. ia termasuk yang paling muda di kelas 9.


semakin bertambah usia, semakin bertambah luas pula pola berfikirnya. malam itu, selurub santri naik akhwat maupun ikhwan pergi ke aula untuk berkumpul. lebih tepatnya untuk seluruh santri yang telah menduduki kelas 9. itu adalah semester terakhir. sebuah penentuan kelas, antara lulus dan tidak. TO akan dilaksanakan sebentar lagi, dan para santri dikumpulkan untuk megikuti sebuah pengarahan.


fasha dan amira berada didepan gerbang akhwat. mereka berdua mendapat amanah untuk menjaga anak dari ustadzah qonita. anita adalah anak dari ustadzah qonita yang baru berusia 4 tahun. meskipun masih kecil, ia adalah anak yang cerdas dan aktif. fasha menyayangi anita seperti adiknya sendiri.


anita terlihat begitu bahagia. kunang - kunang beterbangan dengan berbagai cahaya indah yang berkelap - kelip. suasana malam yang gelap dan sunyi serta cahaya kunang - kunang yang indah, semakin membuat malam itu terasa begitu menyenangkan. seakan bintang telah berpindah posisi ke dunia. cahaya dari hewan malam itu bagitu indah.


saat anita sedang bermain. fasha dan amira lepas dari mengawasi anak tersebut. tiba - tiba tanpa mereka duga, sesosok misterius ber jacket hitam ,dengan wajah tertutup kupluk jacketnya. celana dan sepatunya yang berwarna hitam membuatnya terlihat sangat misterius.


sosok hitam itu menarik anita dan segera membopongnya. fasha dan amira yang melihat tak hanya tinggal diam, fasha memberikan sebuah tinjuan keras dan berhasil merebut anita.


" amira! bawa anita pergi dari sini, dan panggil yang lainnya!" fasha berusaha melindungi amira. sosok misterius itu bangkit menyerbu fasha dengan banyak pukulan yang mematikan dan cepat.


fasha segera menghalau pukulan itu dengan gesit. pertarungan sengit diantara ke duanya tak dapat terelakkan. fasha memberikan pukulan mematikan, hingga sosok hitam tersebut jatuh ke tanah. wajah sosok hitam itu terlihat. ternyata ia adalah seorang pria dewasa yang tak dikenal. mata pria tersebut berubah menjadi merah. ia seperti benar - benar sudah amat marah.


pria itu menendang fasha hingga terjatuh. fasha segera bangkit , namun sebuah tinjuan menghampiri wajahnya yang tertutup kain cadar. pria tersebut rupanya sengaja melakukan itu agar cadar fasha dapat terlepas. cadar fasha dilepasnya.


" ha.... ternyata lu itu cuma bocah kecil! berani ya, lu lawan gue!" pria tersebut tertawa kencang ,ia merasa puas telah berhasil membuka cadar gadis kecil itu. darah segar mengalir dari wajahnya yang manis. ia mengusap darah itu dan kembali memasang kuda - kuda.


" hebat juga ya. lu ga pantes mati. tapi , mungkin lu bisa kerja buat gua." tawar pria itu.

__ADS_1


" ga! ana ga akan nerima tawaran antum!" balas fasha sambil tersenyum sinis.


pria itu kembali melawan fasha. kali ini ia membekap fasha, lalu menuntikkan sesuatu ke arah kerudungnya. tepat diarah lehernya berada. fasha memegang lehernya dari balik kerudung, ia merasa pusing. pria itu tertawa lebar " gua bakalan bawa lu. selamat tidur"


saat pria itu akan membawa fasha, datang 5 orang bertubuh tinggi. mereka adalah para guru thifan ikhwan, kecuali seorang pemuda tampan yang berusia muda. para pemuda itu melawan dan berhasil menyekap sang pria berjacket hitam. salah seorang guru meminta santri ikhwan itu membawa kembali fasha ke aula. ikhwan tersebut hanya terdiam.


" aslam! cepat bawa dia kembali !" perintah sang guru.


" tapi, emangnya boleh ya ustadz? kan ana bukan mahram akhwat itu?" tanya aslam dengan polosnya.


" udah bawa aja! ini darurat namanya ,slam!" aslam yang mendengar perinyah gurunya segera menurut.


aslam mengendong fasha dan membawanya ke dalam kawasan akhwat. aslam mengetuk pintu rumah ummah, istri dari sang mudir. ummah yang melihat fasha tak sadarkan diri, memerintahkan aslam agar membawanya masuk ke dalam kamarnya. aslam meletakkan fasha di atas kasur ummah.


" antum ngapain? dah sana keluar, trus langsung balik ke ikhwan!" tegas ummah. aslam pergi keluar, namun ia berhenti didepa kaca jendela kamar ummah.


" loh, bukannya tadi anti pingsan?" tanya ummah kegeranan.


" iya ummah.... tapi, ana bangun karena ummah kasih ana minuman ini. pahit tau mah.... " jawab fasha dengan polos.


aslam yang mendengar pembicaraan mereka dari luar segera tertawa.


" loh, ngapain antum kesini?" tanya abah yang tiba - tiba saja datang.

__ADS_1


" gak ,bah. cuma habis dari dalam. tadi ada urusan. aslam pamit dulu ya,abah ..." aslam mencium tangan abah ,lalu pergi keluar secara tergesa - gesa.


- spy of the black eagle organization -


semalaman fasha tak dapat tidur hanya karena code yang terdapat didalam flahsdisk milik pria misterius yang semalam melawannya. sebuah code yang akan membongkar identitas dari pria itu. fasha terus berjuang agar mampu membobol code tersebut. pada akhirnya, perjuangannya tak sia - sia. code tersebut mampu dibobolnya. tetapi, fasha ingin mengintrogasi pria misterius terlebih dahulu.


pria misterius dibawa ke kantor akhwat dengan dikawal oleh aslam dan ustadz hasan. saat fasha muncul, keduanya segera beraembunyi dibalik tirai kantor. fasha duduk tepat dihadapan pria tersebut.


" apakah kau masih ingat?" tanya fasha membuka pembicaraan.


" huh! gua masih inget sama lu bocah! dan gua gak bakal bikin lu lolos nanti!" ancam pria tersebut.


fasha mengeluarkan laptop, lalu memulai mengetik. " bima nugroho. salah satu agen kepercayaan dari organisasi black eagle." ucap fasha. perkataan fasha membuat pria itu terkejut.


" bagaimana mungkin, lu bisa ngbuka itu dokumen?" pria itu seakan tak percaya.


" kenapa? ga percaya? inget ya, jangan pernah remehin ana! meskipun, ana ini cuma anak perempuan!" bentak fasha.


pria itu melihat ke sekeliling. ia memberontak seketika dan berteriak keras. aslam dan ustadz hasan yang bersembunyi dibalik tirai keluar. keduanya segera menyekap pria itu. akan tetapi, pria tersebut tak memiliki nyawa yang panjang. tak lam kemudian ia meninggal, dengan kondisi mulut yang penuh dengan busa. ia meminum racun. fasha mulai sadar, setelah membaca bagian bawah. ternyata, tugas pria tersebut adalah untuk mencari beberapa anak berbakat yang akan dibawa untuk sebuah misi yang penting.


matanya tak berkedip, setelah melihat tulisan akhir dari dokumen tersebut.


jika kau sudah mendapatkan target yang cocok. namun, kau tertangkap mereka. maka, sebagai seorang mata - mata terbaik, kau harus mengorbankan dirimu demi kepentingan organisasi!

__ADS_1


fasha tak percaya dengan apa yang dibacanya. kali ini , firasat dan hatinya menjadi tak tenang. seakan sebuah permainan baru saja akan dimulai.


Lalu, apakah yang akan terjadi setelah ini?


__ADS_2