
"Sabar ya bang, jodoh pasti bertemu" teriak Lisa kenceng banget, iya dia lagi di bonceng Jonam sekarang, sementara sang gebetan Jonam lagi di bonceng sama pacarnya,,,
"KONVOI lurrrr, KONVOI RASA OBAT NYAMUK" tawa Lisa kenceng banget bikin Rose berani nepuk poni dia,
udah malem suara ketawa Lisa nyeremin sumpah kalau nggak di tabok takut kebablasan,
"Busettt rame banget,,,dari luar udah kecium aroma sate kronyos nih,,, " Lisa auto lari masuk, Sate Kronyos alias sate yang terbuat dari lemak sapi atau kambing itu bener-bener favorit dia,
Sementara itu, Jonam mulai ngajak Rose dan Kyungsoo buat nyari tempat duduk,
"Mas, aku ke kamar mandi dulu ya" Tinggalah dua orang Rival yang saling menatap dengan tajamnya,
"Jonam,,, "
"Hmm" alis Jonam berkerut seolah bertanya mengapa,
"Jawab jujur pertanyaanku,,, awakmu naksir Rose kan? Dan aku yakin aku nggak salah lihat" Ucap Kyungsoo dingin,
sementara Jonam masih enggan untuk menjawab, seolah negasin ke Kyungsoo kalau hanya dari melihat matanya Jonam aja Kyungsoo bakalan tau jawabannya,
"Terus pengen mu opo? "
"Nggak ada,,," nggak ada?? Ya jelas nggak ada, Kyungsoo kan cuma nanya, nggak mungkin dia bakal nyuruh Rose jauhin Jonam atau sebaliknya, Kyungsoo nggak se kekanak-kanakan itu,
"Dek, katamu Dare is Dare kan?, jadi kapan kamu putusin Rose??, kalau hubungan kalian di mulai dari permainan, tolong segera akhiri ini, biar aku yang maju! Aku yang lebih pantas buat Rose karena aku nggak pernah main main sama perasaan sama dia! " Kyungsoo tersenyum sinis,
Dari sini ternyata sudah mulai terlihat maksud Jonam mengajak Rose malem malem ke tempat ini, mungkin tujuannya ngasih tau ke Rose yang sebenarnya,,,
"Jon, kamu pikir aku nggak tau kamu ada kesepakatan sama Jennie?,,," Jonam kaget, jadi Kyungsoo tau??
"Coba aja,,, kasih tau Rose yang sebenarnya, dan kita lihat siapa yang bakal sakit? Emang kamu se yakin itu bisa nyembuhin luka Rose?,,, " Jonam terdiam, dia lupa, lupa kalau yang dia perjuangkan adalah si polos dan si bucin Roseanne, kalau dia ikutin ego udah pasti Rose yang jadi korban nya,
"Aku emang nggak bersikap baik dengan Rose selama ini, tapi nggak ada salahnya kalau aku mulai nyaman sama Rose, Aku yang udah bikin hubungan ini ngambang, jadi aku yang bertugas untuk memperbaiki semuanya, kalau kamu dan Jennie mau bongkar ini semua nggak masalah, aku bisa mulai dari 0 buat perjuangin Rose, sama seperti Roseanne yang berjuang untuk aku selama ini"
Mereka kembali sibuk dengan kegiatan masing-masing setelah Rose dan Lisa datang,
__ADS_1
Dan Jonam tau, bahwa tanpa dia sadari, terlalu sibuk dengan kebersamaan nya dengan Rose membuat Jonam lalai akan suatu hal,
Cinta,
Cinta yang sudah mulai mekar di hati Kyungsoo untuk Rose, dan itu ancaman terbesar Jonam, karena akan semakin sulit memisahkan dua orang saling mencintai,
"Mas iihhh jangan cubit pipi aku" lamunan Jonam terhenti saat netra nya mendapatkan pemandangan yang membuat hatinya sakit, Kyungsoo yang sudah mulai terbuka dengan Rose, dan sekarang kedua sejoli itu bercengkrama sembari tertawa bersama,
'Apa ini artinya racun yang di dapatkan Rose dari hubungan nya bersama Kyungsoo udah berubah menjadi madu?'
Jika iya, apa Jonam harus mengalah lagi sekarang?
...🍁🍁🍁🍁🍁...
"Mas, kok tumben ngajakin kesini? " gimana Rose nggak excited kalau dia di ajak ke tempat se indah ini sama orang yang special banget di hati dia,
"Kenapa, kamu nggak suka emang? "
"What? Ya kali nggak suka, aku kan cuma ngomong aja, kok tumben mas ngajakin aku jalan duluan? Terhitung ini pertama kalinya mas ngajakin aku jalan malem malem" Kyungsoo senyum lagi, bersama Rose dia jadi sering senyum ternyata,
"Indah banget mas, dari sini candi Prambanan kelihatan jelas banget" Menikmati suasana malam yang cerah di atas bukit ini memang favorit Kyungsoo saat suntuk,
Biasanya Kyungsoo dateng kesini sendiri, nggak pernah sekalipun ajak orang lain, apa lagi ngajakin Jennie, ngga pernah!
sekarang Kyungsoo ngajakin Rose, dan mungkin seterusnya hanya akan Rose,
"Ini tempat favorit aku, biasanya disini banyak pengunjung sih tapi mungkin karena bukan malam minggu jadi lumayan dikit"
"Mas ada yang mau di omongin ya sama aku? "
"Iya, kok kamu tau? " Kyungsoo melirik Rose dengan curiga, jangan jangan Jonam udah cerita lagi sama Rose,
"Ya jelas aku tau, kan kamu tadi bilang gitu waktu di angkringan" oh iya, mendadak dia lupa, mungkin juga karna terlalu gugup dan khawatir konsentrasi Kyungsoo jadi buyar,
"Ros, jatuh cinta itu konyol ya,, "
__ADS_1
"Ah nggak juga tuh, nyatanya aku nggak konyol" seseorang tolong!!!beritahu Rose bahwa tingkat kekonyolan dia selama menjadi bucin itu udah akut banget,
Kyungsoo geregetan pengen nyubit pipi gembul Rose supaya gadis itu sadar kalau dia itu lucu banget,
"Tolong ya, diem dulu biar ngefeel gitu,,, satu lagi jangan natap aku pakai tatapan polos gitu bikin aku gemes banget! "
"Aaaaahhhhmmmpppp" Kyungsoo buru-buru nutup mulut Rose sambil melotot, kebiasaan emang!
"Jangan teriak Rose, nanti di kira orang aku lagi ngapa ngapain kamu! " huft hilang sudah romantisme yang sudah coba Kyungsoo bangun,
Rose nih kenapa sih nggak ngerti lagi deh,,,
"Udah ya, diem, aku mau ngomong " Rose ngangguk patuh,
"Kenapa aku bilang jatuh cinta itu konyol, karena aku sendiri nggak ngerti lagi perasaan aneh yang aku alami saat ini, perasaan bahagia sampai titik dimana aku pengen ketawa terus saat bareng kamu"
"Aku salah iya aku minta maaf atas perlakuan buruk aku ke kamu selama ini, tolong beri aku kesempatan buat perbaiki sikap, dan makasih, makasih banget kamu udah begitu sabar,, sabar nungguin aku, sabar di perlakukan jahat sama aku, aku minta maaf dan aku ngaku kalah Rose, aku kalah dengan pesona kamu, peran penting kamu di hidup aku, yang baru aku sadari bulan bulan ini, aku kalah aku jatuh cinta sama kamu,,, "
Kyungsoo tersenyum lega, lega banget udah ngomong jujur ke Rose, ya mungkin memang belum semuanya, dia masih harus jujur tentang Dare sialan itu, tapi nanti,, atau mungkin suatu saat, untuk saat ini dia belum siap, karena yang dia persiapkan malam ini hanya mental untuk mengakui perasaan nya yang udah mulai terbuka ke pacarnya yang saat ini malah nangis,
"Hiks, hiks aku nggak mimpi to mas?, huweee,,,, "
"Nggak, kamu nggak ngimpi, ngapain nangis sih? Aku salah ya? " Rose geleng kepala, Kyungsoo nggak salah cuma dia yang salah, salahnya dia nggak mempersiapkan jantungnya sebelum ini, dia yang selama ini godain Kyungsoo ngejar ngejar Kyungsoo, dan setiap hari memberikan perlakuan tulus karena cinta sama Kyungsoo,
Dia nggak tau kalau rasanya se bahagia ini, Dan Rose itu baperan, dapet pernyataan cinta yang udah lama dia tunggu dari pacarnya tentu aja bikin dia ambyar mak pyar,,,,
"Nggak mas, aku cuma nangis karena aku bahagia, bahagia banget,,,,pokoknya besok siang aku mau bikin nasi tumpeng buat syukuran"
"Huft,,, jangan donk, itu berlebihan tau nggak? Lebay, gini aja, masak brongkos daging kaya kemarin aja aku pengen makan itu"
"Ngatain lebay ternyata ada maunya!"
"Hehe, besok aku anterin ke pasar deh buat belanja, aku anterin muter pasar juga deh,,, masakin ya??? "
"Iya iya mas, pulang yuk udah hampir setengah 10 , ayah kan bilang yang penting pulang jangan sampai lebih dari jam 10"
__ADS_1
"Iya, tapi sini air matanya di ilangin dulu ntar di kira aku ngapa ngapain lagi" Kyungsoo dengan telaten menyeka air mata yang meleleh di pipi Rose, nggak tau aja Rose lagi nahan diri buat teriak saking senengnya.