
Ryu dan Guru Aozora melanjutkan perjalanan mereka menuju pengendalian elemen air yang sempurna. Setelah menguasai Hadanagi, mereka kini akan memasuki tahap ketiga dari pelajaran mereka, yang dikenal sebagai "Hadō no Shijin" atau "Gelombang Sejati."
Mereka kembali ke tepi Danau Terlarang, tempat banyak pelajaran berharga telah diajarkan sejauh ini. Hari ini, angin sepoi-sepoi berhembus, dan matahari terbenam memberi suasana yang tenang di sekitar mereka. Meskipun latihan ini semakin sulit, semangat Ryu tidak pernah pudar.
Sebelum mereka mulai berlatih, mereka duduk bersama di pinggiran danau. Suasana santai mengisi udara, dan mereka tertawa ringan. Guru Aozora menyindir, "Ryu, apakah kau siap untuk menghadapi Gelombang Sejati?"
Ryu menjawab sambil tersenyum, "Tentu saja, Guru Aozora. Saya siap untuk melangkah ke tahap berikutnya dalam perjalanan ini."
Guru Aozora tertawa, "Bagus, kau selalu memiliki semangat yang besar. Nah, mari kita mulai."
Ia kemudian berbicara serius, "Gelombang Sejati adalah teknik pengendalian elemen air yang sangat kuat. Ini memungkinkanmu untuk menciptakan gelombang yang dapat menghancurkan dan membanjiri area luas. Teknik ini sangat kuat dalam pertempuran."
Ryu mendengarkan dengan tekun. Ia tahu bahwa Gelombang Sejati akan menjadi teknik yang menuntut latihan keras dan pemahaman mendalam.
Guru Aozora menjelaskan, "Gelombang Sejati memerlukan pemahaman yang dalam tentang aliran energi alam dan elemen air. Kau harus merasakan elemen air dalam bentuk paling murni."
Ia kemudian menunjuk ke danau di depan mereka. "Lihatlah danau ini, Ryu. Ini adalah salah satu wujud elemen air dalam keadaan alaminya. Tugasmu adalah merasakan elemen air ini dalam bentuk paling murni dan kemudian menggabungkannya dalam Gelombang Sejati."
Ryu mencoba fokus dan merasakan aliran energi alam yang mengelilingi danau. Ia mencoba menghubungkan dirinya dengan elemen air dan merasakan kehadiran elemen ini dalam bentuk paling murni.
__ADS_1
Guru Aozora melanjutkan, "Untuk menciptakan Gelombang Sejati, kau harus merasakan elemen air dalam dirimu dan menggabungkannya dengan energi alam. Ini adalah aliran energi alam yang sangat besar yang harus kau kendalikan."
Ryu mengangguk dan siap untuk mencoba teknik ini. Ia tahu bahwa Gelombang Sejati akan menjadi teknik yang kuat dalam situasi pertempuran.
Guru Aozora memberi arahan, "Coba tutup mata dan fokuskan dirimu, Ryu. Temukan elemen air dalam bentuk paling murni di dalam dirimu. Rasakan aliran energi alam dan elemen air yang begitu kuat."
Ryu mengikuti instruksi guru dan menutup mata. Ia mencoba merasakan elemen air dalam dirinya, merasakan aliran energi alam yang begitu kuat. Dalam keheningan yang mendalam, ia membuka mata dan mencoba menciptakan Gelombang Sejati.
Pertama-tama, ia merasa kesulitan. Gelombang yang ia ciptakan tidak cukup kuat, dan ia kesulitan mengendalikannya. Namun, dengan tekad dan latihan yang tekun, ia mulai merasakan elemen air dalam dirinya dengan lebih dalam lagi.
Guru Aozora memberi arahan, "Rasakan Gelombang Sejati yang kau ciptakan, Ryu. Ini adalah ekspresi dari elemen air yang ada dalam dirimu. Kau harus belajar untuk mengendalikannya dengan presisi."
Guru Aozora tersenyum puas. "Itu adalah langkah pertama dalam menguasai Gelombang Sejati. Sekarang, kita akan melanjutkan latihan ini selama beberapa minggu."
Mereka melanjutkan latihan Gelombang Sejati selama beberapa minggu. Ryu belajar untuk menciptakan gelombang dengan berbagai ukuran dan intensitas. Ia juga belajar bagaimana mengendalikannya dengan presisi, sehingga dapat digunakan dalam pertempuran atau situasi lainnya.
Setelah hari-hari latihan yang intensif, malam turun di tepi Danau Terlarang, dan Ryu merasa lebih puas dengan kemajuan yang telah ia buat. Matahari yang tenggelam di ufuk barat membawa atmosfer yang tenang dan menyejukkan.
Ryu berbaring di dalam pondoknya, memejamkan Mata, dan dengan cepat terlelap. Namun, malam ini, mimpinya adalah yang paling aneh dan menarik sejauh ini.
__ADS_1
Dalam mimpinya, ia merasa seperti tenggelam di dalam lautan. Air bening, biru, dan sejuk mengelilinginya. Ia merasa elemen air menjadi sebagian besar dari dirinya, tubuhnya berbaur dengan air, dan ia bisa merasakan setiap tetes air di sekitarnya.
Saat ia menjelajahi dunia bawah air ini, ia melihat makhluk-makhluk laut yang aneh dan indah. Ada ikan-ikan berwarna cerah yang berenang di sekitarnya, dan tanaman laut yang menghiasi dasar laut. Semua makhluk ini tampak hidup dalam harmoni dengan elemen air.
Tiba-tiba, di kejauhan, ia melihat sesosok makhluk besar yang terbuat sepenuhnya dari air. Makhluk ini memiliki mata yang tajam dan tampak penuh kebijaksanaan. Ia mendekati Ryu dengan tenang.
Makhluk air itu mulai berbicara dengan suara yang tidak terdengar, tetapi kata-kata dan pesan yang ia sampaikan meresap langsung ke dalam pikiran Ryu. Ia mendengar makhluk itu berbicara tentang pentingnya memahami elemen air dalam segala bentuknya, seperti yang telah diajarkan Guru Aozora.
Makhluk air itu berkata, "Ryu, elemen air adalah sumber kehidupan dan kekuatan sejati. Kau harus belajar untuk merasakan dan menghormatinya dalam segala bentuknya. Ini adalah kunci untuk menguasai Gelombang Sejati."
Ryu merenungkan kata-kata makhluk air dengan seksama. Ia merasa bahwa mimpi ini adalah pesan dari elemen air itu sendiri, mengingatkannya tentang perjalanan yang sedang ia tempuh.
Tiba-tiba, makhluk air itu melebur dengan tubuh Ryu, dan ia merasakan kekuatan elemen air mengalir melaluinya dengan begitu kuatnya. Ia merasa berubah, menjadi satu dengan elemen air, dan kemampuan barunya sangat luar biasa.
Kemudian, mimpi itu berakhir, dan Ryu terbangun dengan keringat dingin. Ia merasa seperti elemen air masih bersama dengannya, seperti sebuah ikatan yang lebih kuat dari sebelumnya.
Ryu merenungkan mimpinya dengan penuh perhatian. Ia merasa bahwa elemen air telah memberinya pesan penting, dan ia harus belajar untuk menghormati dan memahami elemen tersebut dalam segala bentuknya.
Saat matahari terbit di pagi hari, Ryu merasa semakin siap untuk melanjutkan pelajarannya dan menguasai Gelombang Sejati. Mimpi anehnya telah memberinya semangat baru dan pemahaman yang lebih dalam tentang elemen air. Ia yakin bahwa perjalanan ini akan membawanya lebih dekat ke puncak kekuatan elemen air yang ia impikan.
__ADS_1