Ryunomizu - Keluarga Sembilan Elemen

Ryunomizu - Keluarga Sembilan Elemen
Chapter 22 Kedatangan Guru Aozora


__ADS_3

Guru Aozora tiba di desa dengan cepat setelah menerima surat darurat dari Mizuki. Dia merasa khawatir melihat keadaan desa dan terutama tentang keadaan Ryu yang semakin kritis. Saat tiba di desa, ia langsung menuju tempat di mana Ryu berada.


Mizuki dan beberapa anggota dewan desa sudah menunggu di sana. Mereka memberitahu Guru Aozora tentang situasi terkini Ryu, yang telah tidak sadarkan diri selama tujuh hari. Mizuki menjelaskan upaya-upaya yang telah mereka lakukan untuk mencari tahu apa yang terjadi, tetapi mereka masih belum menemukan jawaban.


Guru Aozora mendengarkan dengan serius dan merenung sejenak. Kemudian, dia mengusulkan untuk melakukan meditasi yang mendalam guna mencari keberadaan jiwa Ryu. Meditasi ini adalah teknik yang hanya dikuasai oleh beberapa orang terpilih di dunia ninja. Guru Aozora menggambarkan jurus meditasi ini kepada mereka:


Jurus Meditasi Jiwa: "Seishin Sōzō" (Penciptaan Jiwa)


"Seishin Sōzō" adalah teknik meditasi yang mengizinkan seorang ninja untuk mencapai alam batin yang lebih dalam dan terhubung langsung dengan jiwa orang lain. Ini adalah teknik yang sangat sulit dan memerlukan konsentrasi yang sangat tinggi. Guru Aozora akan menggunakan teknik ini untuk mencari jiwa Ryu yang hilang.


Guru Aozora duduk di tengah-tengah tempat tidur Ryu yang tidak sadarkan diri. Dia menutup mata dan mulai bernafas dengan perlahan. Suasana di ruangan itu menjadi hening, dan semua orang menunggu dengan harapan.


Guru Aozora mengalihkan perhatiannya dari dunia fisik ke dalam batinnya. Dia mulai memasuki alam meditasi yang dalam, memusatkan energi dan kesadarannya. Pikirannya menyusuri aliran energi yang ada di dalam tubuhnya, mencari pintu masuk ke alam jiwa.


Saat ia memasuki alam jiwa, Guru Aozora merasakan keheningan yang dalam dan gelap. Ia bergerak melalui kegelapan, mencari keberadaan jiwa Ryu. Namun, yang dia temui adalah kekosongan yang menakutkan. Jiwa Ryu telah terputus dari alam batinnya, dan Guru Aozora tidak bisa menemukannya.


Ketidakmampuan Guru Aozora untuk menemukan jiwa Ryu adalah hal yang belum pernah ia alami sebelumnya. Dia merasa bingung dan cemas. Ketika dia kembali ke alam fisik, matanya terbuka, dan tatapan kecewa melingkupinya.

__ADS_1


Mizuki dan yang lainnya sangat khawatir. Mereka berharap bahwa Guru Aozora dapat menemukan jawaban, tetapi kenyataannya sangat mengecewakan. Guru Aozora menjelaskan situasi yang sangat jarang terjadi ini, di mana jiwa seseorang tampaknya hilang begitu saja.


Mizuki memandang Ryu yang masih tidak sadarkan diri dengan penuh kekhawatiran. Apa yang bisa menyebabkan keadaan seperti ini? Pertempuran? Kutukan? Atau mungkin ada kekuatan gelap yang terlibat? Semua pertanyaan itu menggantung di udara, tetapi mereka tidak memiliki jawaban.


Saat Guru Aozora dan Mizuki masih berbicara tentang langkah selanjutnya untuk mencari jawaban atas hilangnya jiwa Ryu, kejadian aneh yang sangat mengejutkan terjadi. Secara tiba-tiba, tubuh Ryu dikelilingi oleh cahaya kristal biru yang begitu terang, sehingga ruangan itu penuh dengan gemerlap cahaya.


Semua orang yang hadir, termasuk Guru Aozora, Mizuki, dan anggota dewan desa, tercengang oleh pemandangan yang tak terduga ini. Mereka memandang ke arah Ryu yang sekarang dikelilingi oleh cahaya biru yang memancar, dan ekspresi heran tergambar di wajah mereka.


Mizuki segera mendekati tubuh Ryu yang masih tidak sadarkan diri. Dia mencoba menyentuh cahaya kristal biru tersebut, tetapi tangannya hanya melewati cahaya itu seolah-olah itu adalah refleksi cahaya yang tidak nyata. "Apa yang sedang terjadi?" gumam Mizuki, mencoba memahami fenomena aneh ini.


Guru Aozora juga tercengang oleh pemandangan tersebut. Dia memeriksa energi di sekitar Ryu, mencoba memahami sumber cahaya kristal biru tersebut. Namun, dia juga tidak dapat menemukan jawaban yang jelas. "Ini sesuatu yang sangat luar biasa," kata Guru Aozora dengan heran.


Cahaya kristal biru yang mengelilingi tubuh Ryu terus bersinar terang. Di tengah cahaya itu, terlihat sosok Ryu yang masih terbaring tidak sadarkan diri. Wajahnya tenang, seolah-olah dia sedang berada dalam meditasi yang sangat dalam.


Mizuki mencoba berbicara dengan Ryu, meskipun dia tahu bahwa Ryu tidak bisa mendengarnya dalam keadaan ini. "Ryu, jika kau bisa mendengar kami, berikan tanda. Apa yang sedang terjadi padamu?"


Namun, tak ada jawaban dari Ryu. Cahaya kristal biru terus berputar di sekitar tubuhnya, menciptakan aura misterius di sekelilingnya.

__ADS_1


Guru Aozora mencoba menggunakan kekuatannya untuk memahami lebih jauh apa yang terjadi, tetapi bahkan dia merasa terbatas oleh fenomena ini. "Ini seperti sesuatu yang tak tertandingi," ujar Guru Aozora, merenungkan kemungkinan penyebab fenomena ini.


Beberapa saat kemudian, cahaya kristal biru mulai memudar perlahan. Cahaya itu semakin lama semakin surut hingga akhirnya menghilang sama sekali. Tubuh Ryu tetap tidak bergerak dan masih tidak sadarkan diri, tetapi aura misterius yang sebelumnya ada di sekelilingnya telah lenyap.


Mizuki, Guru Aozora, dan anggota dewan desa masih dalam kebingungan. Mereka tahu bahwa ini adalah sesuatu yang luar biasa, tetapi mereka tidak memiliki jawaban atau pemahaman yang jelas tentang apa yang baru saja mereka saksikan.


Setelah cahaya kristal biru menghilang, keheningan kembali menyelimuti ruangan. Semua yang hadir masih mencoba memproses kejadian misterius yang baru saja terjadi. Mizuki, Guru Aozora, dan anggota dewan desa saling memandang, mencari jawaban yang tak kunjung datang.


Mizuki merasa semakin khawatir tentang keadaan Ryu. Fenomena tadi tidak hanya membuatnya tercengang, tetapi juga meningkatkan kekhawatiran atas kesejahteraan sahabatnya. "Kita harus bertindak cepat," ucap Mizuki dengan tekad. "Ryu masih tidak sadaRkan diri, dan kami harus menemukan cara untuk membantu dan memahami apa yang sedang terjadi padanya."


Guru Aozora mengangguk setuju. "Kita tidak boleh tinggal diam. Kami perlu mencari ahli yang dapat memberikan wawasan tentang fenomena ini. Ini jelas sesuatu yang luar biasa, dan kita tidak memiliki pengetahuan yang cukup untuk mengatasi ini sendiri."


Anggota dewan desa juga merasa terdorong untuk bertindak. Mereka merasa bertanggung jawab terhadap desa mereka dan para ninja muda seperti Ryu. Mereka setuju untuk mencari bantuan dan wawasan eksternal yang mungkin dapat membawa mereka ke arah jawaban.


Dalam upaya mencari jawaban, mereka mulai merumuskan rencana. Mizuki akan mengirim utusan ke desa-desa terdekat untuk mencari ahli dan pengetahuan yang mungkin berkaitan dengan fenomena yang baru saja mereka saksikan. Sementara itu, Guru Aozora akan melakukan meditasi lebih lanjut untuk mencoba memahami lebih dalam apa yang terjadi pada Ryu.


Dengan rencana yang telah ditetapkan, mereka semua bergerak dengan tekad. Mereka tidak akan tinggal diam dan akan melakukan segala yang mereka bisa untuk membantu Ryu dan mengungkap misteri ini.

__ADS_1


Di tengah kekhawatiran yang mendalam, mereka merasa bahwa waktu adalah faktor yang sangat penting. Semua yang mereka ketahui adalah bahwa sesuatu yang luar biasa telah terjadi pada sahabat mereka, dan mereka tidak akan berhenti sampai mereka menemukan jawaban dan membawanya kembali ke dunia yang sadar.


__ADS_2