Sadar Diri Siapa Aku

Sadar Diri Siapa Aku
Mengalah


__ADS_3

pukul 21.00 billa sampai di rumah


dan bisa di tebak, dirumah pasti sudah ramai. ia tau kerluarganya sudah sampai jogja sejak tadi pgi.


sengaja billa berlama-lama di luar dengan teman-temannya


billa melepas sepatu di teras rumah langaung memasukkan motor ke samping rumah.


"bill baru pulang nak? mama udah sampai dari tadi pagi loh" ucap mama


billa salim dan mencium tangan mama ranti "iya tadi banyak acara"


"pah" ucap billa mencium tangan papa beni


"baru pulang bill, makan sana." ucap papa beni


"udah pah tadi diluar, yaudh ak mau ke atas dulu mau istirahat" jawab billa


"bill adekmu tidur di atas ya" ucap mama ranti


billa hanya menganggukan kepala.


sampai di kamar, sang adik jesselin sudah tidur. agnes menyapa kakakknya "kakk, baru pulang ya" ucapnya ramah


"iya nih banyak acara tadi"


"oyaa kak, aku pakai kamar kakak ya, kamar kakak kan di atas, jadi tenang suasananya" pinta agnes

__ADS_1


billa hanya melirik sebentar dan mengiyakan permintaan agnes.


selesai membersikan badan dan wajah billa langsung merebahkan diri di tempat tidur nya. menerawang jauh kedepan, memikirkan segala hal yang mbuatnya pusing hingga akirnya terlelap


...----------------...


pagi hati tiba. seperti biasa nenek menyiapkan sarapan untuk semuanya, dibantu mama ranti


"bu, bapak biasanya pulang hari apa"


"bapakmu pulang dua minggu sekali. ini lagi sibuk-sibuknya pabrik produksi" jawab nenek


"besok billa kerja masuk apa ya bu? rencanya nya mau ak suruh nganterin agnes liat-liat kampus nya"


"coba tanya langsung saja ke anakmu itu, jatwalnya suka berubah setiap harinya"


sarapan sudah siap. semua sudah mengambil sarapannya masing-masing. billa turun paling terakir, dan memgambil makanan untuk sarapnnya


"loh bill enggak siap-siap kerja?" tanya papa beni heran melihat billa masih menggunakan pakaian rumahan


"iya pah, aku ambil kerja jam sore sampai malaam" jawab billa sambil memasukkan sendok berisi makanan kedala mulutnya


diangguk'i papa beni. paham alasan anaknya memakai pakaian rumah


"bisa dong bill anter agnes ke kampusnya? adekmu itu mulai besok senin sudah kampus" ucap mama ranti dengan bangga


billa menghela napas *gw juga besok udah ngampus X* batinnya

__ADS_1


"biar papa yang nganterin mah" sahut papa beni dengan cepat


*syukurlah* batin billa


"yaa sudah kalau begitu pa. biar nantti billa mama ajak liat-liat ke dealer motor, mau beli buat agnes" ucap mama ranti


tanpa di sadari, ucapan mama ranti membuag billa terdian dan menghentikan aktivitas sarapannya


*dullu gw SMA butuh motor aja ga dibeliin, sampai-sampai harus jalan kaki dullu baru cari angkutan umum. agnes? sekolahan SMA nya deket, malah di antar jemput padahal jalan kaki aja ga sampai 10menit. Sekarang?? dibeliin motor?? hahahha memang aku harus sadar diri.* senyum billa meratapi jalan hidupnya


nenek hanya terseyum milihat billa, nenek juga merasakkan mama ranti mebeda-bedakan antara billa dan agnes. *yang sabar ya nak, semoga kelak kamu mendapat kebahagian yang tidam bisa kamu dapatkan sekarang dan di waktu lalu*


#siang harinya papa beni dan agnes pergi ke kampung swasta xx.


sedangkan jesselin ikut nenek ke warung. (disini nenek udah punga warung yang gais. warung dari hasil billa kerja, warung kelontong di samping kiri rumah)


mama ranti bersama billa melihat motor di dealer honda. "yang mana ya bill, mama bingung"


"sesuaikan dana'nya aja lah"


"scoopy aja mungkin bill, biar sama'an kaya punyamu"


"boleh aja" jawab billa malas


akhirnya pilihan mama ranti jatuh ke motor scoopy berwarna hijau army keluaran terbaru. yang sekarang dibandrol dengan harga Dua Puluh Tiga Juta Delapan Ratus Ribu.


Selesai membeli motor mama ranti mengajak membeli bakso, tetapi langaung di tolak oleh billa dengan alasan capek

__ADS_1


__ADS_2