
Setelah berhadapan dengan Dewa dan dewa itu meninggalkan Ard ,Ard telah mengucapkan sumpah yang kesekian kalinya bahwa dia ingin membunuh para Dewa sebagai dendamnya.
"Iblis sialan"
Setelah itu Ard mencoba menenangkan dirinya dan tidur.
Keesokan harinya...
Ard terbangun dari tidurnya dan dia melihat sesuatu yang ada disebelahnya.
"Apa ini?" Ard mencoba meraih benda itu.
Setelah mendapatkan benda itu ,Ard melihatnya dan ternyata adalah sebuah Benda yang mirip gelang.
"Gelang darimana ini , perasaan aku tidak pernah membeli gelang?"
"Yasudahlah apa boleh buat" Ard membawa gelang itu dan bersiap turun tangga untuk sarapan.
Seperti biasa kegiatan yang dilakukan Ard dan keluarganya ,makan bekerja dan lain-lain.
Hari ini Ard akan melakukan rencana yang telah lama dia pikirkan ,yaitu pergi berpetualang ,namun masalah utamanya adalah Ard harus membuat alasan kepada Alfonso dan Lilia agar bisa pergi dengan tenang.
Setelah berpikir beberapa menit akhirnya Ard menemuka rencana untuk mengelabuhi Alfonso dan Lilia , yaitu dengan alasan bermain diluar ,namun ada masalah lain lagi yaitu bila dia terjebak saat berpetualang maka dia pasti akan dicari oleh kedua orang tua angkatnya itu.
"Sejak tadi aku kepikiran ,gelang apa ini ya?" Ard mengeluarkan gelang itu dari kantongnya.
Sekilas gelang itu terlihat berukuran tangan orang dewasa ,Ard mencoba gelang itu , tiba-tiba gelang itu mengecil dan langsung pas di pergelangan tangan Ard.
Ard terkejut akan hal itu ,dia sempat menduga bahwa ini adalah gelang dari Dewa namun setelah dia lihat baik-baik ada nama yang terukir di gelang itu.
"Hendrick Melio ,Siapa dia?" Ard membaca Nama yang berada di gelang tersebut.
Karena terus kepikiran Ard mulai mencari informasi tentang nama Hendrick Melio di dalam buku-buku yang dia temukan di kamar.
Namun hasilnya nihil Karena dia tidak bisa menemukan nama itu.
Ard berencana akan bertanya kepada Alfonso saat Alfonso pulang nanti.
Sembari menunggu Ard juga bertanya kepada Lilia tentang hal lain.
"Mama ,kenapa papa selalu pulang sore?" Ard pura-pura bertanya.
"Ard papamu adalah seorang ksatria yang menjaga kedamaian kerajaan"
"oh begitu ya ,terima kasih mama"
__ADS_1
"sama-sama"
Setelah itu Ard ingin kembali ke kamar namun dia menyadari ada sesuatu yang aneh yang dia rasakan semenjak dia memakai gelang itu.
"perasaan apa ini?" Ard merasakan sebuah aura gelap yang masuk kedalam tubuhnya seakan-akan aura gelap itu memakan syaraf-syaraf Ard.
Setelah itu Ard tiba-tiba pingsan ,hali ini membuat Lilia panik.
"Ard..Ard bangunlah!" Lilia mencoba membangunkan Ard ,namun Ard tetap tidak bangun kemudian Lilia membawa Ard kedalam kamarnya.
Dikamar Ard Lilia terkejut melihat buku di sana berantakan dan ada beberapa yang terbuka.
Lilia membaringkan tubuh Ard di kasur dan membereskan buku-buku yang berantakan ,saat Lilia sedang merapikan buku yang berantakan Lilia melihat bahwa Ard memakai sebuah gelang.
"aneh perasaan kami tidak pernah membeli gelang seperti itu" Lilia merasa aneh mengapa Ard memiliki gelang yang bahkan tidak pernah dia beli.
Lilia melihat gelang itu dari dekat dan membalik tangan Ard ,ketika dibalik Lilia melihat nama yang tertera yaitu Hendrick Melio ,setelah melihat itu Lilia merasa aneh karena selama ini dia dan Alfonso tidak pernah punya kenalan bernama Hendrick Melio.
Setelah itu Lilia keluar dari kamar Ard dan pergi untuk bersantai dan memikirkan tentang nama Hendrick Melio.
Beberapa menit kemudian Ard terbangun namun dia kesulitan untuk bergerak ,karena dia baru sadar.
Ard merasakan bahwa tangannya sakit seperti ditekan sesuatu ,Ard mengangkat tangannya untuk melihatnya meskipun agak kesulitan ,Ard melihat bahwa gelang yang dia pakai menyala pada bagian nama Hendrick Melio.
"Sialan ini sakit!"
Ard mencoba melepas gelang itu ,namun gelang itu tidak bisa lepas dan malah membuat pergelangan tangan kanan Ard berdarah.
"Sialan rasa sakitnya sama seperti di tusuk ,seperti hukuman Tuhan"
Ard tersadar bahwa secara tidak langsung dia telah mengatakan tentang hukuman Tuhan.
"Sialan aku menjadi seperti ini pasti karena iblis biadab itu" Ard menjadi semakin kesal.
Ard berencana memotong tangannya sendiri ,namun dia mengurungkan niatnya itu karena akan merugikan dirinya sendiri.
Ard memutuskan untuk tetap memakai gelang itu meskipun dengan penuh keterpaksaan.
Ard keluar dari kamarnya dan dia melihat Alfonso telah pulang dan berbicara dengan Lilia ,Ard penasaran mereka apa ,jadi dia ingin menguping pembicaraan mereka dari kamarnya.
"Sayang tadi Ard tiba-tiba pingsan entah kenapa" Lilia menjelaskan situasinya kepada Alfonso.
"Pingsan!" Alfonso terkejut mendengar pernyataan Lilia.
"apakah dia baik-baik saja?"
__ADS_1
"untuk sekarang dia seharusnya masih berbaring di kasurnya"
"baiklah aku akan melihatnya" Alfonso mendatangi kamar Ard.
"gawat!" Ard yang melihat itu bergegas menuju kasur dan tiduran untuk terlihat pingsan.
Saat Alfonso masuk dia melihat Ard yang terbaring di kasur ,Alfonso mengecek leher Ard dan ternyata Ard sedikit panas ,Alfonso berpikir bahwa Ard terkena demam.
"Sepertinya dia harus istirahat dahulu"
Namun Alfonso juga melihat gelang Ard dan melihat nama Hendrick Melio ,setelah melihat itu Alfonso langsung terkejut bahkan sampai hampir terpental.
Mendengar ada suara jatuh Lilia bergegas ke kamar Ard dan melihat Alfonso sudah terjatuh dan membuat beberapa buku terjatuh.
"Ada apa sayang?" Lilia membatu Alfonso berdiri.
"Hendrick Melio!"
"oh iya di gelang Ard ada nama itu , memang ada apa dengan nama itu?" Lilia yang tidak tahu apa-apa bertanya mengapa Alfonso sangat terkejut membaca nama itu.
"Hendrick Melio adalah seorang manusia yang dipercaya menjual jiwanya kepada para iblis untuk mendapatkan kekuasaan ,namun setelah itu dia dikutuk untuk menjadi penunggu dari sebuah gelang"
"Apa?" Lilia terkejut mendengar pernyataan Alfonso.
"Jadi seperti itu ya ceritanya baguslah" Ard mendengar percakapan itu dan merasa bahwa itu adalah hal yang sangat bagus.
"Dengan adanya gelang ini aku bisa lebih dekat untuk memenuhi ambisi ku"
"Lalu harus kita apakan dia? ,mau bagaimanapun kita berdua menyayangi dia sebagai anak angkat kita" Lilia sangat khawatir.
"Tidak apa-apa kita tidak akan membuang dia ,kita akan tetap menjaga dia sampai dia siap pergi sendiri" Usul Alfonso.
"baiklah" Lilia mengiyakannya meskipun dia sambil menangis.
"oh begitu ya ,baguslah kalau begitu aku bisa menjadi petualang jika mereka mengusirku ,karena sepertinya aku sudah cukup mencari informasi disini" Pikir Ard dan setelah itu dia tertidur.
Valhalla/Surga
___ ___ ___ ___
"Apa kau bilang ada pengkhianat!"
telah terjadi pengkhianatan di Valhalla dimana ada seorang Dewa yang menjelma menjadi salah dewa jahat ,hal itu menjadi pembicaraan hangat diantara para dewa dan malaikat.
bersambung...
__ADS_1