
Setelah Xiao Xuan selesai dengan bermeditasi ya Bun menghampiri Nu Bai yang berada di ruang tamu yang terlihat wajah yang berseri-seri dari Nu Bai "Tuan!!...aku sangat merindukanmu~❤" teriak Nu Bai sambil berlari ke arah Xiao Xuan dan memeluknya
"Akhg!" teriak Xiao Xuan yang tak sempat menghindar langsung merasa tercekik karena pelukan dari Nu Bai sangatlah erat membuat ia susah untuk bernapas "Nu Bai cepat lepaskan aku! sesak tau!" teriaknya
"Tidak tuan, aku sangat merindukanmu" jawab Nu Baiyang menolak untuk melepaskan Xiao Xuan
"Apa kau berniat membunuhku?!" teriaknya lagi yang sontak membuat Nu Bai melepas pelukannya dari Xiao Xuan
Merasakan ada suatu kehadiran dari seseorang Xiao Xuan berkata "Siapa yang ada di sana cepat keluar!" teriaknya dan tiba-tiba ada suara sesuatu terjatuh dengan keras disertai teriakan wanita
Nu Bai yang masih di posisinya dengan tatapan waspada sambil memeluk Xiao Xuan dengan lebih erat lagi, Xiao Xuanyang mengetahui bahwa ia tercekik karena pelukan dari Nu Bai
"Nu Bai, jikalau kau begini terus maka orang itu akan kabur" Ucap Xiao Xuan yang mulai kesal karena tingkah Nu Bai yang terus-menerus memeluknya tanpa mau melepaskan dirinya
Nu Bai hanya menggelengkan kepalanya tanda ia tidak mau melepaskan pelukannya dari Xiao Xuan, Xiao Xuan Hanya bisa pasrah dan berpikir 'jikalau kau terus begini maka aku yang akan dikatai gay!'
saking gramnya akhirnya Xiao Xuan memilih untuk melepas secara paksa pelukan Nu Bai lalu ia kabur keluar menggunakan kemampuan teleposendiri
saat berada di luar betapa Iya terkejutnya ternyata orang yang sedang memata-matai dirinya ternyata adalah Xiao Yin sepupunya sendiri. serasa ingin mengumpat dalam hati tapi tak jadi karena takut akan merusak reputasi Xiao Xuan pun langsung berkata "wahai adik sepupuku yang cantik nan manis bisakah engkau tak mengintip dan cobalah untuk mengetuk pintu terlebih dahulu!." dengan nada marah terhadap perilaku Xiao Yin
"hehehe... maaf... tak kusangka, ternyata Xuan gege seorang g*y ...hehehe" ucapan tersebut sontak membuat Xiao Xuan menjadi berapi-api dan segera ingin menghancurkan Alam tersebut
dengan tiba-tiba Nu Bai muncul di belakang Xiao Xuan dan langsung memeluknya hal tersebut membuat Xiao Yin yang melihat mereka berdua membuat mukanya merah seperti tomat entah apa yang terjadi pada dirinya
__ADS_1
dan Xiao Yin pun mengucapkan "kyaaa! A -aku A -a -akan seger -segera pergi! dan -dan tak akan mengganggu kalian! silahkan bersenang senag!" setelah selesai dengan kalimatnya Xiao Yin langsung berlari pergi dari tempat itu sekaligus meninggalkan Xiao Xuan dengan Nu Bai yang sedang berduaan dengan posisi Nu Bai yang memeluk Xiao Xuan dari belakang
Nampak Xiao Yin yang berlari cukup jauh dari tempat Xiao Xuan dan Nu Bai berada Kenapa ia sedang memikirkan sesuatu yang membuat wajahnya semakin memerah padam yang tentunya yang berada di otaknya itu berhubungan dengan apa yang baru saja dilakukan oleh kedua pria yang adalah Nu Bai dengan Xiao Xuan
...----------------...
*dalam pikiran Xiao Yin...
Mengapa dua orang pria yang sedang bermesraan di dalam rumah dengan posisi yang panas... dah dah jangan dipikirin dah dah jangan dipikirin nggak baik itu nggak baik dosa-dosa!
(intinya yang dipikirin sama Xiao Yin itu Si Xiao Xuan lagi ngeg*y ama Nu Bai)
"Tuhan tolong ampunkan dosaku, Aku tak mau ada seorang gadis ataupun anak kecil yang membaca novel sesatku ini..." doa outhor yang meminta pengampunan kepada Tuhan
...----------------...
di posisi Xiao Xuan…
'dahlah pasrah aja ane' fikir Xiao Xuan yang sudah terlanjur pasrah dengan dirinya yang selalu di salah pahami oleh banyak orang
menoleh kearah Nu Bai, terlihat Nu Bai sangat menikmati saat memeluk tuannya dan disaat itu juga mata kiri Xiao Xuan berkedut karena menahan emosi "Haah" Nafas berat terdengar dari Xiao Xuan, nampak Xiao Xuan berbalik dan lalu menyentil jidat Nu Bai dengan sangat amat lembut hingga tubuhnya terpental
setelah melihat tubuh dari Nu Bai terpental cukup jauh akhirnya Xiao Xuan kepikiran 'kenapa ngak dari tadi aku sentil aja?!' "palk" Xiao Xuan menepuk jidatnya sendiri yang merasa bahwa otaknya rada miring sedikit karena terlalu sering mendengarkan ceramah dari Nu Shi yang tiada habisnya dan sangat membosankan.
__ADS_1
"apa mungkin ini yang di katakan oleh guru besar? bertemanlah dengan orang pintar agar kau menjadi pintar dan sebaliknya jikalau kamu berteman dengan orang bodoh." gumamnya ya nampak sedang merenungi hasilnya yang sedikit menjadi bego
"Udahlah mending aku kembali bermeditasi dan mengurung diri di kamar selama 1 tahun." gumamnya lalu ia pun pergi menggunakan kekuatan teleportasi miliknya untuk berpindah tempat ke kediamannya.
dengan ekspresi wajah yang dingin dan mengerikan yang bisa membuat seseorang mati ketakutan karenanya, Xiao Xuan Nampak tak peduli dengan sekelilingnya setelah ia masuk ke dalam kamar Ia pun menutup pintu dan tak lupa Ia juga memasang beberapa array ruang dan waktu agar ia bisa bermeditasi selama yang ia mau dan tak lupa pula Ia juga membuat array kedap suara yang bisa menahan suara agar tidak masuk ke dalam ruangannya pakar ya bisa berkultivasi dengan tenang tanpa gangguan sedikitpun
Meskipun Nu Bai datang di hadapan dirinya tapi Xiao Xuan hanya hanya menanggapi Nu Bai dengan wajah datar dan dingin yang ia miliki, dan tentunya meskipun Nu Bai ditatap dingin oleh Xuan ya tetap tidak peduli dan malah ingin mengikutinya tapi karena adanya penghalang yang merupakan array tingkat 9 yang membuat Nu Bai tak bisa masuk ke dalam kamar milik Xiao Xuan untuk ia ganggu.
berhari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan Xiao Xuan masih tetap di dalam kamarnya dan melakukan kultivasi mendalam dan tentunya ia Ditunggu oleh Nu Bai yang masih setia berada di depan pintu kamarnya sambil setiap hari membawakan makanan yang tentunya tidak akan dimakan oleh Xiao Xuan, Meskipun begitu Nu Bai juga tanpa merasa bersalah karena ia pernah mengganggu tuannya
sebenarnya Xiao Xuan tidak menaruh dendam ataupun rasa marah Dan benci terhadap Nu Bai, malahan Xiao Xuan merasa bahwa yang sesungguhnya bersalah karena tidak mendidik Nu Bai dengan benar hingga membuat ia sangatlah kekanak-kanakan yang padahal usianya sudah mencapai ribuan tahun
walaupun sudah menerobos kali-kali Xiao Xuan masih tetap tidak keluar dari kamarnya karena mau bagaimanapun Xiao Xuan akan keluar Setelah 1 tahun berlalu yang artinya waktu di dalam ruang array atau kamarnya setara dengan 10.000 tahun.
dalam waktu 10.000 tahun itu pula tak hanya meningkatkan kultivasinya Xiao Xuan pun meningkatkan kekuatan mental, jiwa serta kekuatan spiritual dan kekuatan dasar pedang miliknya, Xiao Xuan tak lupa Ia juga membatasi tingkat yang harus ia terobos di mana ia hanya boleh menerobos sampai di tingkat Master spiritual dan tak boleh lebih di atas tingkatan tersebut.
...----------------...
Dah ya sampai sini dulu
Bye bye sampai ketemu lagi👋🤗
jangan lupa di like and subscribe
__ADS_1
Makasih buat yang udah like dan subscribe dan semoga hari kalian menjadi lebih menyenangkan!