
Setelah dimarahi oleh Xiao Xuan, Nu Shi hanya bisa terdiam dan tak bisa lagi melawan kalau ia mencoba melawan maka ia akan langsung di non-Aktifkan oleh tuannya itu (Xiao Xuan).
meskipun di nonaktifkan kesadaran milik Nu Shi bakal tetap ada dan bakal mengikuti Xiao Xuan
kemanapun Xiao Xuan pergi.
di sisi Xiao Xuan…
nampak ia masih marah dengan Nu Shi, 'kenapa aku harus selalu marah- marah seperti ini... ' batin Xiao Xuan
'Kapan Nu Shi bisa mengerti apa yang ku bicarakan dan tak terlalu banyak bertanya' lanjutnya
Xiao Xuan layaknya seorang majikan dari seekor anjing pemalas dan nakal yang sulit untuk diatur dan selalu mengandalkan keimutannya agar terhindar dari masalah.
Setelah Xiao Xuan selesai dengan urusannya Ia pun bergegas pergi dari kediaman sang ayah. tak lupa Ia juga berpamitan kepada sang ayah
"Ayah aku izin pamit untuk pergi berlatih." ucap Xiao Xuan sambil membungkukkan badannya hormat kepada sang ayah. sang ayah hanya tersenyum lalu mengizinkan Xiao Xuan untuk berlatih seni bela diri.
"baiklah segeralah engkau kembali karena di tempat itu banyak sekali binatang iblis yang bermunculan." pesan Xiao Feng pada anak semata wayang nya itu.
kenapa kok semata wayang karena 2 kakaknya lagi pergi untuk belajar di Akademi Mo Lien.
"baik ayah aku akan segera kembali sebelum matahari terbit dari arah barat." jawab Xiao Xuan yang bercanda dengan ayah barunya itu.
Xiao Feng selalu ayah dari Xiao Xuan hanya mengangguk dengan tatapan mata malas.
sang dewa Xuan pun pergi ke bukit belakang kediaman Klan Xiao...
sesampainya Ia di sana ia menyuruh Nu Shi untuk mencarikan sebuah tempat yang cocok digunakan sebagai tempat untuk berkultivasi.
__ADS_1
meskipun melakukan tugas yang diperintahkan oleh tuannya, Nu Shi pun mencari-cari tempat yang cocok untuk dijadikan tempat berkultivasi untuk tuannya yang ia anggap bawel tersebut.
[dasar Tuan bawel, padahal aku bukan bonekanya. nyuruh-nyuruh diriku sesuka hatinya dan semaunya, kalau bisa kan terlantarkan engkau biar engkau sendirian tanpa adanya bantuan dariku, lagi pula selama ini aku yang membantumu. dasar tuan tidak tahu diri. hmm...] ucap Nu Shi dalam pikirnya yang ia anggap kalo Xiao Xuan ultah akan mengetahuinya.
sedangkan Xiao Xuan yang mendengarkan dari tadi...
". . ." yang diam dari tadi, tetapi mengumpat didalam hati.
'Nu Shi dasar kau beban. kan ku hukum kau nanti' dlam hati Xiao Xuan dengan penuh emosi.
[aduh...kok aku merinding ya?!] batin Nu Shi, lalu menatap kearah Xiao Xuan.
Xiao Xuanhanya memberi tatapan dingin dan wajah datarnya saja🗿
*emot batu cocok keknya 'author'
"Sudah seleai?" tanyanya dengan datar
lalu Xiao Xuan berjalan kearah yang sy ludah di tetapkan oleh Nu Shi, tapi sebelum itu Nu Shi di sentil palanya ama Xiao Xuan dulu sebagai hukuman kecil. (btw ukuran Nu Shi kek peri kecil ya, warnanya biru putih).
kek gini wujud nya...
kan ada yang lagi puasa jadi bayangin aja wijud Nu Shi itu kek gimana oke👌 (klunya: cewek)
Nu Shi emang udah punya wujud tapi bukan wujud
penuhnya atau bisa dibilang bukan wijut aslinya. jadi wijud Nu Shi yang sekarang itu kayak serpihan jiwanya yang mengeras dan memiliki rupa mirip manusia kecil dan bersayap kayak peri gitu.
......................
__ADS_1
eh dikit ya maka dari itu dilanjutin yok dilanjut!...
*
di sisi Xiao Xuan, nampak ia yang sedang berkultivasi dengan serius dan sangat fokus agar dapat menerobos tingkatan nargi spiritual dari tubuh barunya tersebut yang nampak sangatlah lemah dibandingkan dengan tubuh manusia pada umumnya lebih tepatnya manusia kuno.
Xiao Xuan tidak perduli Walaupun dia menghabiskan begitu banyak waktu karena ia menyuruh Nu Shi agar membuat formasi di sekeliling tempat itu, dengan formasi pengubah arus waktu.
Terus waktu di dalam lingkaran formasi diatur sedemikian rupa oleh Nu Shi hingga menghasilkan... satu hari di luar lingkaran formasi sama dengan 1000 hari di dalam lingkaran formasi.
Nu Shi sudah berusaha sangat keras agar bisa membuat tuannya yaitu Xiao Xuan merasa bahagia dan mengembalikan semangat Xiao Xuan lagi.
5 hari telah berlalu di dalam lingkaran formasi, nampak tubuh dari Xiao Xuan sudah mengeluarkan banyak sekali keringat yang Bahkan membasahi bajunya, hingga terlihat seperti orang yang baru baru saja jatuh ke kolam atau mungkin terguyur hujan yang deras nan lebat.
tapi tak ada rasa lebih di wajah Xiao Xuan yang hanya ada wajah yang sangat Semangat tapi berkobar di matanya untuk melakukan kultivasi yang mendalam lebih lama lagi.
[Tuan tolong anda jangan terlalu memaksakan diri Anda, karena itu akan membahayakan tubuh baru anda, karena perhatian extreme yang anda lakukan dapat merusak vitalitas dari tubuh atau Meridian di dalam tubuh. jadi tolong Jangan memaksakan diri Anda] Ucap Nu Shi yang kelabakan karena takut dan khawatir terhadap tuannya.
Tapi bak orang tuli Xiao Xuan malah tak memperdulikan khawatiran Nu Shi, malahan ia meanggap nya sebagai lelucon atau candaan saja.
'emang beda ya kalau Dewa tertinggi, dibilangin malah ngelunjak memang orang ya, tapi nyebelin banget sumpah' author.
sebenarnya karakter Nu Shi ini terlalu banyak bicara ya kayak author hehehe😅
......................
dah ya sampai sini dulu
Bye bye sampai ketemu lagi👋🤗
__ADS_1
jangan lupa di like and subscribe.