Sang Dewata Agung Dan Sistem

Sang Dewata Agung Dan Sistem
klan Xiao 2


__ADS_3

Qu Xiao Xuan merasakan perasaan sedih bercampur senang dan haru dari tetua ke 3 yang seperti seorang ayah yang merindukan putranya kesanyangannya


Hingga beberapa meneit berlalu hingga kedua leleki tersebut selesai berpelukan


Xiao Yin hanya bisa melihat kasihsanyang antara Ayah dan Anak itu yang membuat ia sedikit terharu dan membuat Xiao Yin ingin pergi dan menemui Ayahnya untuk ia peluk tapi niatnya itu ia urungkan kaerna Xiao Yin tahu kalau Ayah sedang sibuk mengurusi tugas sebagai Patriak Klan Xiao


terserah menit setelah melepas Rindu dari kedua ayah dan anak tersebut, kemudian Xiao Feng atau ayah dari Xiao Xuan, menyuruh agar anaknya tersebut duduk di kursi yang ada di ruang tamu tersebut


setelah mereka berdua duduk, Xiao Yin kemudian masuk ke dapur dan menyiapkan makanan ringan dan minuman untuk kedua pria tersebut


selang beberapa menit Xiao Yin selesai membuat cemilan yang akan disajikan untuk Xiao Yuan dan Xiao Feng


Saat Xiao Yin datang terlihat Anak dan Ayah itu masih mengobrol bersama dengan penuh canda gura


Sedangkan di sisi Xiao Xuan ia nampak cukup merasa bersalah karena harus berbohong pada Xiao Feng, Ayah dari tubuh barunya itu


Saat sedang mengobrol tentang banyak hal, mulai dari tingkatan kultivasi hingga pasal Asmara (percintaan) Xuan hanya menjawab iya atau tidak ( Yes or No ) dengan alasan yang cukup masuk akal untuk disebut sebagai sebuah alasan


Setelah sekian lama mengobrol dan memakan serta meminum, makanan dan minuman buatan Xiao Yin yang cukup enak bagi Xiao Xuan


kedua pria tersebut menyudahi perbincangan mereka karena hari sudah mulai sore


Entah Mengapa bagi Xiao Xuan waktu terasa sangatlah singkat dan bahkan hanya Terasa seperti beberapa menit saja baginya

__ADS_1


Dan Xiao Yin sudah kembali ke kediamannya sendiri dari 4 jam yang lalu


Sedangkan Xiao Xuan merasa kalau Xiao Feng sangat merindukan Putra itu, jadi Xiao Xuan memilih untuk sementara menginap di kediaman Ayah barunya yaitu Xiao Feng, kemudian besok paginya ia akan kembali ke kediamannya


sedangkan di sisi para penjaga gerbang kediaman tetua ke 3 merasa ada yang aneh karena pemuda yang tadi siang datang dan masuk kedalam tidak keluar lagi


Karena merasa cukup aneh mereka memilih untuk memeriksa kedalam kediaman Tetua Klan ke 3 yaitu Tetua Feng dan mereka hanya melihat Xiao Yin yang keluar dan menyuruh mereka agar tidak masuk dan mengganggu dan tentu karena perintah itu para penjaga gerbang jadi lebih penasaran dan membiarkan Xiao Yin untuk pergi terlebih dahulu setelah itu mereka akan memeriksa Kediaman tetua ke 3 nantinya


Saat para penjaga gerbng datang dan memeriksa saat di waktu yang kurang pas kare saat itu Xiao Feng sedang melepas rindu pada anaknya itu dengan cara memeluknya


yang menimbilkan kesalah pahaman dan kekeliruan pada para penjaga gerbang


Para penjaga gerbang mengira kalau Tetua Feng mereka tidaklah normal Karena menyukai sesama jenis


Sedangkan disisi Xiao Xuan...


" oh begitu, baiklah " Jawab Xiao Feng dengan santai kemudian melepas pelukannya sambil berkata " Putraku Ayah sangat merindukanmu, dan selamat karena kau telah terlahir kembali dari kematianmu " Ucap Xiao Feng dengan sedikit keras sehingga bisa di dengar oleh dua penjaga gerbang


Dan sepertinya dua orang penjaga itu masih belum percaya karena mau dilihat dari segi manapun Xiao Xuan yak mirip dengan Xiao Feng karena memang Xiao Xuan lebih mirip dengan ibunya yaitu Huo Lu, sedangkan kemiripan Xiao Xuan dengan Xiao Feng ayahnya yaitu warna rambut dan kebiasaan mereka serta cara makan mereka dan jangan lupa porsi makan mereka


Karena merasa kedua penjaga itu masih tak percaya kini Xiao Xuan yang turun tangan sendiri " hei kalian berdua cepat kemari! " Titah Xiao Xuan pada dua orang penjaga gerbang sambil mengeluarkan aura Agung miliknya itu


Sontak kedua penjaga itu langsung gemetaran dan dibuat membunggkuk hormat pada Xiao Xuan " kalian berdua kemari " Ucap Xiao Xuan yang kemudian meggerakan satu jari miliknya yaitu jari telunjuknya seperti mengarahkan kedua penjaga gernbang untuk menghadap padanya

__ADS_1


Tubuh kedua penjaga gerbang itu ceperti digerakkan oleh suatu energi yang sanagat kuat dan tentunya Penjaga gerbang mencoba untuk melepaskan diri mereka dengan susah panyah namun hasilnuya nihil


Kedua para Penjaga gerbang itu hanya bisa pasrah dan menerima takdir mereka, saat sampai di hadpan Xiao Xuan kedua Penjaga gerbang hanya menunduk


" kalian berdua, kenapa kalian melalaikan tugas kalian sebagai Penjaga gerbang dan malah penasaran dengan hal lain. kalian ini bodoh atau apasih?!, aku heran dengan sikap kalian ini " Ucap Xiao Xuan pada kedua penjaga gerbang


" maafkan kami, kami berdua mengakui kesalahan kami dan tolong ampuni kami berdua tuan! " Jawab salah seorang Penjaga gerbang


" baiklah aku maafkan. Tapi aku tidak ingin jikalau kalian mengatakan aku dan ayahku sebagai seorang yang tak normal, kalian mengerti?! " Ucap Xiao Xuan yang menekankan kata-kata terakhirnya itu dan terlihat kalau iris matanya berubah menjadi merah darah dan Xuan seperti menge luarkan aura membunuh gmyang sangat pekat


" K-kam- kami me- meng-ger-gerti t-tu-tuan " Jawab kedua Penjaga gerbang


" Baik kalau kalian sudah megrmerti " Kata Xiao Xuan yang puas dengan jawaban kedua pria itu


Xiao Feng hanya bisa menyaksikan Putranya itu yang sangat kejam seperti ibunya (Huo Lu) wanita yang menjadi pujaan hatinya sekaligus istrinya itu


Sedangkan Xiao Xuan nampak tak memperdulikan keberadaan dari Xiao Feng, dan ia hanya fokus pada kedua Penjaga gerbang saja


Karena kedua Penjaga gerbang sudah faham maka Xiao Xuan akan melepaskan mereka dengan satu syarat yaitu mereka harus Tutup mulut Atas kejadian yang mereka lihat


tentang kejadian di mana Xiao Xuan sudah kembali ke dalam Klan Xiao dari kematian dan pasal kesalah fahaman yabg telah terjadi


Kedua Penjaga gerbang itu hanya mengangguk faham lalu kenbali bekerja sedangkan disisi Xiao Feng ia masih sedikit merasa merinding dengan perilaku Xiao Xuan yang menurutnya mirip dengan Huo Lu ibunya saat sedang marah, terutama saat Xiao Feng pernah berbuat salah dan dihukum oleh Huo Lu tidur diluar karena ketahuan pulang larut malam dan berjalan dengan wanita lain

__ADS_1


Kembali ke Xiao Xuan...


' Hah menyebalkan sekali, kenapa aku harus repot-repot memarahin mereka, seharusnya Tetu aku Yang ketiga yang menyuruh mereka untuk lebih disiplin. menyebalkan sekali, untung aku sabar hadapi mereka berdua, kalau tidak sudah pegang kepala mereka. dasar! " Batin Xiao Xuan yang sedikit kesal tapi sebenarnya dia tidak merasakan apa- apa


__ADS_2