Sang Penguasa Telah Kembali

Sang Penguasa Telah Kembali
Penjelasan Dan Awal Yang Baru


__ADS_3

Setelah semua rangkaian acara telah selesai, para tamu pun memberikan ucapan selamat kepada Ziwan sekaligus pamit.


"Baiklah karena acaranya sudah selesai, sebaiknya kita beristirahat" ujar Tuan Zeb yang sedang duduk disofa


"Wanda, malam ini kamu tidur dengan bibi ya" kata Zilka yang sedang menggandeng tangan Wanda, lalu Wanda pun bertanya pada Amanda


"Bu, bolehka aku tidur dengan bibi?" ucapnya sambil memasang ekspresi memelas


"Boleh, tapi Wanda tidak boleh nakal ya" jawab Amanda lembut


"Asiiiik, terimakasih Bu" Wanda pun memeluk Amanda lalu dia ikut Zilka kekamar untuk beristirahat


"Ayah, aku dan Amanda ingin berbicara denganmu, apakah boleh?" tanya Ziwan dengan ekspresi yang rumit

__ADS_1


"Tentu saja, ada apa gerangan?" jawab Tuan Zeb


"Ayah, kenapa Ayah dulu mengusir Ziwan dari rumah ?" Amanda ragu-ragu saat bertanya pada Tuan Zeb, dia takut menyinggung perasaan Ayah mertuanya itu


"Dulu aku hanya dimanfaatkan oleh istri baruku, dia ingin aku berseteru dengan anak-anakku, lalu mengambil semua hartaku" jawabnya simpel


Mendapat jawaban seperti itu Amanda makin bingung, saat akan bertanya lagi Ziwan menghentikan amanda


"Aku akan ceritakan sekarang, dulu waktu Ayah menikah lagi, istri barunya itu sangat baik kepada kami didepan Ayah, tetapi ketika kami mengetahui bahwa tujuan sebenarnya wanita itu adalah harta Ayah, kami mencoba memberi tahu Ayah akan hal ini"


"Puncaknya adalah ketika aku melihat Zilka sedang dipukuli, dia dipukuli hanya karena sedang makan, awalnya aku tidak tahu karena aku sedang berada dikebun bersama para pekerja yang lain" matanya memerah ketika mengingat kejadian itu


"Lalu kenapa para pegawai dirumah ini diam?" tanya Amanda penasaran

__ADS_1


"Karena mereka sudah diancam, siapapun yang membocorkan hal ini akan langsung mati, karena awalnya 7 RAJA NERAKA dibentuk untuk melindungi wanita itu dan kami bertiga, tapi dia menggunakan hal itu untuk keuntungannya sendiri"


"Saat itu Zain buru-buru memberitahuku bahwa Zilka sedang dipukuli, aku yang melihat Zilka berteriak kesakitan meminta ampun tak bisa lagi menahan amarahku, aku mengambil gelas anggur yang dia gunakan, lalu aku melempar gelas itu kewajahnya, saat mengenai wajahnya gelas itu pun pecah dan memberikan luka yang cukup parah"


"Aku mendorongnya dengan kasar hingga dia terjatuh, saat akan menghapiri Zilka ternyata Ayah sudah kembali, wanita itupun memfitnahku, awalnya aku mencoba menjelaskan semuanya, tetapi Ayah yang percaya kata-kata wanita itu pun mengusirku dari rumah" Ziwan tidak bisa menyembunyikan rasa kebenciannya pada mendiang istri ayahnya itu.


"Dan itulah kesalahan terbesar yang pernah kulakukan, aku tidak bisa menjadi Ayah yang baik untuk kalian, maafkan aku" Tuan Zeb terlihat sangat menyesal atas tindakannya dahulu


"Ayah, aku tidak pernah membencimu" jawab Ziwan singkat


"Baiklah sebaiknya kalian istirahat, Ziwan besok kita keperusahaanmu, kita akan memberi tahu bahwa sekarang kau adalah pemimpin perusahaan kita" ucap Tuan Zeb sambil berjalan menuju kamarnya


"Aku sudah menceritakan semuanya, sekarang mari kita beristirahat" ucap Ziwan sambil memegang tangan amanda

__ADS_1


mereka berdua pun menuju kamar mereka


"Mulai besok semuanya akan berbeda" ucap Ziwan dalam hati


__ADS_2