
Saat itu Ziwan sedang istirahat makan siang,ketika akan memakan bekal yang dibuat istrinya Ziwan kaget melihat ada panggilan masuk dari istrinya
"Halo ada apa sayang?" kata Ziwan sambil makan
"Ziwan maafkan aku Wanda diculik"kata Amanda sambil menangis
mendengar kata "Wanda diculik" emosi Ziwan langsung meledak "Baik aku akan segera pulang"kata Ziwan lalu menutup panggilan telpon itu
"ada apa kawan?"tanya Gandi heran karena perubahan ekspresi Ziwan yang awalnya tersenyum senang mendadak menjadi sangat dingin seperti memendam amarah yang amat sangat
"aku harus pulang sekarang,kau nanti bilang ke bos bahwa aku ijin pulang lebih awal"kata Ziwan buru-buru membereskan barangnya lalu pergi
"semoga tidak terjadi apa-apa" kata Gandi khawatir
__ADS_1
Setelah sampai dirumah Ziwan langsung menemui Amanda yang masih menangis dan ada beberapa tetangga yang menemaninya
"Sayang apa yang terjadi,coba ceritakan padaku"kata Ziwan sambil memeluk Amanda
"tadi aku dan Wanda sedang bermain diluar,karena aku ingin kekamar mandi,aku mengajak Wanda untuk masuk kerumah tapi saat akan masuk ada 2 orang penculik yang mendorongku dan membawa Wanda secara paksa aku coba menghalangi mereka tapi mereka tetap berhasil membawa Wanda" jelas Amanda sambil menangis
"sudah tenang nanti kita lapor polisi,aku juga akan mencari wanda"kata Ziwan mencoba menenangkan istrinya tersebut
"Pak Ziwan aku tadi mengambil foto plat kendaraan si penculik mungkin ini bisa membantu anda"kata salah satu tetangga Ziwan
"kalau begitu aku akan urus dulu ke kepolisian setempat ibu-ibu dan bapak-bapak sekalian saya titip istri saya sebentar" kata Ziwan
Setelah berpamitan Ziwan langsung pergi dari rumah,bukan kekantor polisi Ziwan menuju ke kediaman keluarga Kornelius untuk meminta bantuan para hacker menemukan lokasi anaknya sekarang, saat didepan gerbang ada 5 orang penjaga yang sedang bertugas Ziwan berkata pada petugas itu "aku ingin bertemu Tuan Zeb kornelius" bukannya bertanya apa maksud kedatangannya, sang komandan penjaga gerbang itu berkata "seorang gembel ingin bertemu Tuan kornelius,mimpi saja kau kalian berempat seret dia keluar dari sini!!!" saat akan menyergap Ziwan,mereka berempat malah jatuh tak sadarkan diri,sang komandan yang melihat kejadian itu kaget bukan kepalang karena 4 anak buahnya yang merupakan ahli ilmu beladiri dapat ditumbangkan dengan mudah
__ADS_1
"Minggir" kata Ziwan sambil mengeluarkan aura pembunuhnya
melihat Ziwan yang sangat marah komandan itu berkata "siapa kau sebenarnya?"
"Aku adalah Ziwan kornelius" jawabnya
mendengar nama itu sang komandan langsung membungkukan badannya dan berkata "Maafkan saya tidak bisa mengenali Tuan Muda" sambil berkeringat dingin
"Apa ayah ada dirumah?" tanya ziwan sambil menahan amarahnya
"ada Tuan,mari saya antar kedalam" kata komandan itu
Kediaman Keluarga Kornelius merupakan kediaman termegah yang ada di kota J,luas tanah keluarga Kornelius saja 1000 Meter persegi dengan luas bangunan 800 Meter persegi dengan rumah berlantai 4 yang memiliki nuansa istana kerajaan ada juga kolam renang dan juga lapangan golf didalamnya,saat masuk kerumah para pengurus rumah membungkukan badan dan berkata
__ADS_1
"SELAMAT DATANG TUAN MUDA"
Lalu keluarlah Tuan Zeb dan kedua adiknya untuk menyambut Ziwan,saat melihat wajah Ziwan yang menahan Amarah Tuan Zeb pun berkata "ada apa anakku?"