Sang Penguasa Telah Kembali

Sang Penguasa Telah Kembali
Sebuah Kisah Dalam Cerita


__ADS_3

"Dulu ada anak berusia 14 yang hidup dengan ayah dan kedua adiknya,keluarga mereka adalah salah satu keluarga ternama diseluruh dunia mereka memiliki ribuan pengawal dan 7 orang berilmu bela diri tinggi diantara mereka dijuluki sebagai 7 raja neraka"


"Kenapa dinamai 7 raja neraka ayah?" tanya Wanda penasaran


"karena mereka tidak kenal yang namanya ampunan apalagi belas kasihan"jawab Ziwan enteng


"menyeramkan"gumam Wanda dalam pelukan Ziwan


"mereka itu sangat kuat satu orang dari 7 raja neraka saja bisa mengalahkan 100 orang"jawab Ziwan seperti mengenang masa lalu


"kehidupan anak itu dan keluarganya itu berjalan lancar hingga saat ulang tahunnya yang ke 15 anak itu diberitahu sang ayah bahwa dia akan menikah lagi,tentu saja anak itu dan kedua adiknya senang karena mereka memang merindukan kasih sayang seorang ibu"kata Ziwan sambil membelai rambut putri kesayangannya itu


"Ayah,sepertinya cerita ini baik-baik saja tapi kenapa ayah menangis?"tanya Wanda sambil memeluk Ziwan


ternyata ziwan tanpa sadar mengeluarkan air mata,"aku tidak apa-apa sayang"kata Ziwan lalu mencium pipi Wanda


"Ternyata harapan mereka memiliki ibu yang baik itu hanyalah harapan belaka,sang ibu tiri itu sering memukul mereka terutama dirinya,karena melindungi adik-adiknya itu,didepan ayah mereka wanita itu tampak seperti malaikat tapi ketika sang ayah pergi wanita itu langsung berubah menjadi iblis yang kejam".

__ADS_1


"hingga suatu ketika anak itu melihat adik bungsunya sedang dipukuli,dia mengambil gelas kaca lalu melempar gelas itu ke ibu tirinya hingga pecah lalu menyebabkan luka diwajahnya"


"lalu dia mendorong wanita itu sekuat tenaga agar menjauh dari adiknya,sang ayah yang baru datang terkejut melihat wajah istrinya terluka lalu bertanya siapa yang melakukan itu padanya,wanita itu mengambil kesempatan itu untuk memfitnah anak itu dengan berkata bahwa dia melihat anak itu sedang bertengkar dengan adik bungsunya saat akan dilerai anak itu malah melemparkan gelas kewajahnya"


Ziwan berhenti sebentar lalu melanjutkan ceritanya


"sang anak yang mendengar itu mencoba menjelaskan pada sang ayah bahwa itu tidaklah benar,tapi apa daya sang ayah lebih percaya kepada wanita itu,lalu dia menampar anak itu dan berkata "cepat pergi dari rumah ini dasar kau anak tidak tahu diri" kata sang ayah yang sedang marah besar,anak itupun pergi dengan lemas tak tentu arah hingga akhirnya dia bertemu dengan seorang lelaki tua dipinggir jalan"


Saat Ziwan akan melanjutkan ceritanya,ternyata wanda sudah tertidur dipelukan Ziwan,Ziwan mencium pipi anaknya tersebut dan keluar dari kamarnya dengan pelan-pelan saat diluar Amanda berkata "apakah Wanda sudah tertidur?"


"dia sudah tertidur biarkan dia beristirahat dengan tenang" Ziwan melihat istrinya lalu berkata "maafkan aku" Amanda yang mendengar suaminya meminta maaf pun kaget lalu dia bertanya "kenapa kau meminta maaf?,kau tidak pernah berbuat salah padaku atau Wanda kenapa kau meminta maaf?"


"dan kau jangan lupa bahwa ini adalah pilihanku sendiri"jawab Amanda sambil memeluk sang suami


"terima kasih"Ziwan sedikit menitikan air mata


"sebaiknya kita beristirahat,besok kau shift pagi kan lebih baik kita beristirahat sekarang" Amanda lalu pergi kekamar mendahului Ziwan

__ADS_1


Ketika Ziwan akan menuju kamar hpnya berbunyi pertanda telpon masuk,ketika diangkat terdengar suara pria berusia 40 tahun lebih berkata "anakku apa kabarmu?"


Ziwan berkata "ada apa menghubungiku tuan Zeb Kornelius?"


"kenapa kau berkata seperti itu anakku?,aku ini ayahmu apakah kau masih menyimpan dendam padaku?" tanya tuan Zeb memelas


"aku tidak pernah menaruh dendam pada ayah,tapi aku tidak akan pernah memaafkan wanita itu" jawab ziwan sambil mengepalkan tangannya


"kau tidak perlu khawatir soal itu wanita itu sudah lama mati" ujar tuan Zeb enteng


"kapan dia mati ayah?"tanya Ziwan kaget


"5 bulan yang lalu,dia dibunuh oleh salah satu dari 7 raja neraka karena dia ketahuan sedang berselingkuh dengan lelaki lain dan aku juga baru mengetahui kebenarannya" jawab tuan Zeb menjelaskan


"aku menelponmu hari ini bukan untuk memberitahumu hal ini"


"besok pulanglah kerumah ada yang ingin ku bicarakan" kata tuan Zeb tegas

__ADS_1


" Baiklah ayah" setelah panggilan telpon itu terputus Ziwan berkata "akhirnya aku kembali" tapi tanpa dia sadari ada bahaya yang sedang mengincar putrinya


__ADS_2