
hari ini maria libur sekolah ia memilih untuk santai dan ber malas malasan di rumah. namun sedari tadi handphone nya berdering terus menerus karena ada seseorang yang sedang bersemangat mengajak maria belanja make up.
" ayo lah ma !! belanja makeup yuk sama skincare " ajak keyla pada maria
" aku lagi pengen di rumah key "
" cewek tuh kalau denger kata belanja langsung semangat tapi kalau elo nggak, aneh lu " ucap keyla kesal
" minggu kemarin kan kita udah hangout seharian, masa iya sekarang lagi? gue pengen punya waktu sendiri dulu key "
" ohh iya deh " ucap key langsung mematikan telepon
" pasti dia ngambek, ah bodo amat gue pengen sendiri "
maria turun ke bawah untuk ikut sarapan bersama. sebelum turun maria sudah mengumpulkan banyak tenaga untuk menghadapi bullyan dari kakek neneknya.
" nah si princess udah turun tuh, ayo kita mulai sarapan" ucap kakek
" apanya yang princess? jelek begitu kok princess " ucap nenek yang di sambut tawa oleh kakek
" udah dong ayah ibu, kalian kenapa selalu membully putriku " ucap papa Bryan
mereka bertiga sibuk berdebat hingga makanan di depannya hampir dingin. sedangkan yang di perdebatkan malah santai menikmati sarapannya.
seperti biasa maria selesai sarapan duluan dan langsung membawa piringnya ke dapur. setelah itu maria menuju ke halaman belakang.
melihat maria ke halaman belakang hao segera menyelesaikan sarapannya lalu menyusul maria.
" ngapain sih ngintilin gue mulu dari kemarin " ucap maria
" abisnya lo cantik sih jadinya gue pengen deket terus sama lo" ucap hao membuat maria salting lagi.
maria dan hao duduk santai di bawah pohon besar belakang rumah.
" eh pohonnya besar banget sejak kapan nih? " tanya hao
" gue juga gk tau, waktu gue kecil aja pohonya udah segede ini " jawab maria
" hufftt gabut nih, jalan-jalan yuk kita ke mall " ajak hao
" males ah gue pengen di rumah aja, lagian lo gak malu apa keluar sama gue? "
" enggak ngapain malu? " tanya hao
hao memaksa maria untuk ikut dia keluar jalan-jalan. karena tak ada pergerakan akhirnya hao menggendong maria.
" eh eh turunin nanti orang-orang pada liat "
" makanya ayo ikut " paksa hao
" iya iya, ih maksa banget ".
akhirnya maria mau pergi juga lalu mereka berdua masuk ke rumah untuk siap-siap. mama laila yang sedari tadi melihat keakraban mereka dari balkon lantai atas ikut senang.
...****************...
__ADS_1
sesampainya di mall mereka bingung mau ngapain. akhirnya mereka cuma diam duduk sembari minum kopi di cafe.
" tau gini di rumah juga bisa " kesal maria
" lu gak pengen shopping? " tanya hao
" shopping apa? baju gue masih banyak "
" shopping gk melulu beli baju keles, biasanya cewek tuh antusias banget kalau di suruh shopping kok elu enggak? " ucap hao
" gue bingung mau shopping apa "
" yaudah yok gue temenin" ucap hao
mereka berdua keliling mall untuk mencari apapun yang membuat mereka gak gabut.
" tuh toko tas, lu kesana " suruh hao
" ngapain, tas gue masih layak "
" tas penuh jahitan gitu lo bilang layak? yok gue pilihin" tanya hao
hao memaksa maria masuk kedalam toko tas untuk memilih salah satu.
" nih bagus buat lo warna pink " ucap hao
" ih kok pink, ini aja warna hitam " ucap maria sembari mengambil tas sembarangan.
" selera lu bagus juga " ucap hao
" yok belanja make up" ajak hao
" gue gak paham makeup hao "
" ya nanti kan ada mbaknya yang bantu di sana " ucap hao
maria dan hao pergi ke toko kosmetik di sana mereka memilih beberapa dengan di bantu penjaga toko. saat penjaga toko menjelaskan beberapa produknya maria malah tertarik Dengan yang lain.
" ini untuk apa mbak? " tanya maria pada penjaga toko
" ini beauty bland kak kegunaannya untuk meratakan riasan seperti fondation dan concealer, kakak mau?" ucap penjaga toko
" hehe, iya deh pilihin yang bagus ya mbak "
" baik kak " ucap penjaga toko
setelah selesai berbelanja mereka kelelahan dan lapar. maria mengajak Hao pergi mencari makanan.
" cari makan yuk " ajak maria
" hayuk, tuh pizza langganan gue sama temen-temen kita kesana ya" ucap hao
" nggak ah "
" terus pengen makan apa? adekku sayang" ucap hao
__ADS_1
" emm.. apa ya, terserah deh "
" mau bakso? " tanya hao lagi
" gak mau ah lagi diet "
" diet? badan lo udah kurus sexy kayak gini mau lo kurusin lagi? lama lama lu kayak orang kurang gizi tau gak " tanya hao heran dengan cewek di depannya ini.
" ihh apa sih, diet tuh gak cuma ngurusin badan doang tapi menjaga agar badan kita tetap ideal tauk, ya udah ayo makan bakso " ucap maria kesal
" hahaha iya iya bawel, lo kalau bawel tambah cantik " ucap hao
" mulai deh, lu kayaknya suka banget ngegombal "
" nggk kok, ke elo aja " ucap hao sembari mencium pipi maria.
maria sangat terkejut melihat apa yang sudah di lakukan hao tadi.
" terkejut ya? yok sini " ucap hao mau menggandeng tangan maria namun segera di hindari oleh maria.
" maksud lo apa nyium nyium gue " tanya maria marah karena tingkah hao yang kelewatan.
hao yang melihat maria marah langsung bingung dan mencari alasan.
" ya itu tanda gemas aja dari gue, dari kakak ke adek gitu paham kan " ucap hao menjelaskan agar maria tak marah lagi.
" apa iya? "
" iya beneran, hayuk makan baksooo " ucap hao yang berlari ke penjual bakso.
maria bersyukur karena hao hanya a adik saja. namun sebenarnya dari lubuk hati yang paling dalam maria ada rasa suka kepada hao.
namun ia langsung sadar diri untuk memendam perasaan itu dalam-dalam karena tak mungkin hao akan menerimanya.
menurut maria pujian hao selama ini hanya untuk menghiburnya saja seperti kakak menghibur adiknya.
" heh Malah bengong, lo ganti yang pesen gue capek " ucap hao
" lo mau bakso apa? "
" lobster aja sama minumnya es jeruk ya " ucap hao
" oke lah "
saat maria menuju kasir untuk memesan di sana ia malah bertemu keyla. maria merasa tidak enak karena menolak ajakannya tadi.
" loh maria? katanya mau di rumah aja " ucap key yang agak kecewa
" hehe iya tadi di paksa sama temen gue "
" kayaknya temen lo yang ini lebih deket ya dari gue? dari tadi pagi lo juga gue paksa buat jalan sama gue tetep gak mau " ucap key yang berlalu pergi.
maria ingin menyusul key namun keburu di panggil oleh hao.
__ADS_1