Scandal With Kakak Ipar

Scandal With Kakak Ipar
Dante tidak sejahat itu.


__ADS_3

FOLLOW IG AUTHOR:Nis3263.


HAPPY READING.


“Aulia kau bukan perempuan buruk, Jangan dengar kan perkataan orang lain.Mereka bebas ingin berpendapat apa tentang kedua orang tua mu,tapi yang jelas hanya kau yang paling tahu tentang kedua orang tua mu.”


Mama Dante memeluk erat tubuh Aulia yang masih terus bergetar, mental nya tidak baik-baik saja.


jika kau sampai menyakiti nya lagi Dante jangan salahkan Mama Jika kau akan ku pecat sebagai anak ku.


mama Dante membatin.


****


mobil.


Aulia Duduk diam di sebelah Dante, sembari meremas kedua tangan nya.Dia melempar pandangan nya tepat keluar jendela.


”aku berharap kau tidak keberatan jika kita harus membuat sedikit drama nanti.”


Aulia menoleh belum membuka suara sama sekali,pertanda dia tidak mengerti drama apa yang sedang bicarakan oleh Dante.


“Apa sampai sekarang kau belum mengerti apa yang ku maksud dengan drama?kita menikah bukan karena cinta tapi berusaha menutupi aib keluarga.ku harap jika nanti di depan umum,jangan bertingkah kaku.ada banyak kolega ku yang akan datang nanti.jika kau melakukan kesalahan sedikit pun,itu sama saja kau sedang mencoreng wajah ku.”Dante berbicara sangat dingin.


“Lalu bagaimana dengan pernikahan kita?.”Aulia memberanikan diri untuk bertanya.


“Memang nya Apa yang kau harap kan dari pernikahan ini?.”Dante tidak menjawab,melainkan balik bertanya.


“apa setelah Kak Anita melahirkan kau akan menceraikan ku dan menikah dengan nya?.”


mendengar perkataan Anita,refleks saja Dante langsung menatap tajam ke arah perempuan yang terus menunduk kan kepala nya itu.


gadis bercadar ini seperti nya memang Allah kirimkan dia dalam hidup ku.supaya tekanan darah ku stabil,terus tinggi dan tidak pernah rendah.


dante menghela nafas panjang,Aulia memang sedikit lemot dibandingkan perempuan lain nya.

__ADS_1


“apa itu perlu ku jawab?.”


“tentu saja perlu kakak ipar,kita butuh kejelasan dalam menjalani hubungan ini.aku tidak mau terperangkap dalam hubungan yang terlalu abu-abu,jika kita mau bercerai ke depan nya.lebih baik kita rencana kan semua nya dari awal supaya tidak akan ada yang tersakiti kelak.”gumam Aulia lirih di akhir kalimat nya.


helaan nafas berat terdengar dari Dante.Jika di tanya bagaimana hubungan mereka berdua ke depan nya maka jawaban nya hanya satu.


Dante saja tidak tahu,dia juga tidak dapat menentukan semua nya sekarang .


“biar kan hubungan kita berjalan seperti apa ada nya.aku tidak bisa menentukan apa pun sekarang ini,semua nya terlalu mendadak.” jawab dante.


“apa kita tidak bisa menentukan semua nya sekarang?aku tidak mau kita hidup di dalam hubungan pernikahan yang tidak sehat.Aku tidak mau salah satu di antara kita terpaksa menerima pernikahan ini. baik kau ataupun aku sekalipun.”


Aulia selalu menjaga tutur kata nya yang lembut dan juga sopan.Supaya mencerminkan adab nya sebagai seorang gadis bercadar.tapi tetap saja Aulia berbeda dari yang lain.


ada beberapa gadis bercadar yang tidak berani mengungkap kan pendapat nya.maka berbeda dengan Aulia dia akan mengangkat dagu nya tinggi-tinggi,menegak kan bahu nya dan mengucapkan pendapat nya.


“Sampai detik ini tidak ada yang terpaksa melakukan pernikahan ini.”


“Bagaimana dengan anda kakak ipar? bisa saja anda terpaksa bukan?.”Aulia tidak bisa menahan diri untuk mengakhiri perdebatan tidak berujung ini.


“kak! apa kata orang nanti mereka pasti akan mencibir ku jika mereka sadar yang naik ke pelaminan bukan lah artis dan juga presenter Anita. melainkan sepupu nya,mereka bisa saja berpikir buruk tentang ku.”aulia terus menggerutu tidak suka.


“lalu?Bukan nya itu kenyataan nya? Jadi untuk apa kau malu.”jawab Dante enteng.


Aku sudah menduga ini semua akan terjadi,Percuma saja bicara dengan laki-laki seperti nya.


Aulia membatin dalam hati sembari membuang pandangan nya ke arah luar jendela,berbicara dengan Dante sama saja berbicara dengan dinding. dijawab seada nya bahkan dengan ekspresi yang sangat datar.


mobil yang ditumpangi oleh sepasang pengantin baru itu terus melaju memecah kepadatan jalanan ibu kota dengan hiasan bunga di depan nya.


tidak ada percakapan yang terjadi di antara kedua nya.hanya Hening yang melanda sampai mobil itu tiba di sebuah hotel.beberapa karyawan hotel langsung menyambut kehadiran Aulia dan juga Dante.


“pegang tangan ku.”


tiba-tiba Dante sudah ada di samping Aulia.

__ADS_1


“untuk apa?.”


gadis bercadar dengan sifat yang lumayan menjengkel kan itu bertanya.


“kau masih bertanya?tentu saja kita harus memulai drama kita cantik.”jawab Dante menahan geram.


“aku tidak mau!.”tolak aulia mentah-mentah.


“kita bisa memulai nya di dalam saja, kenapa harus di sini?di dalam saja!.”lanjut Aulia menggerutu kesal.


“jangan membantah perintah Suami, kau tentu tahu wanita dalam Islam dilarang menolak perintah suami, selagi sang suami tidak mengajak nya ke dalam kemudratan.Kau pasti paham kan?.”


dante lagi-lagi menggunakan ajaran Islam sebagai senjata nya.


“Saya rasa Anda sangat tahu tentang hukum seorang istri menaati perintah suami,tapi jangan salah Tuan dante yang terhormat istri adalah ratu.”


Dante terkekeh sangat pelan.


“baik lah yang mulia Ratu Aulia,Mari melakukan drama dengan baik jangan sampai membuatku malu dan cukup pandanganmu saat beberapa orang mungkin menyapa mu dengan panggilan anita.”


Aulia yang mendengar mengagukan kepala nya pelan.dia tentu mengerti, orang-orang pasti akan mengira bahwa dia adalah Anita yang sudah bertaubat karena dari segi pakaian mereka sangat-sangat berbeda.Dia memakai cadar juga memakai gamis,sangat berbanding terbalik dengan Anita yang biasa nya selalu memakai pakaian setengah paha dan memamerkan payudara nya yang indah.


“Ayo gandeng tangan ku sekarang!. semakin cepat kau menggandeng nya, akan semakin cepat selesai juga urusan ini.”dante berujar penuh keseriusan, sembari mengulur kan tangan nya untuk di gandeng oleh Aulia.


“kakak ipar semua nya akan baik-baik saja bukan?."


“percaya pada ku,semua akan berjalan dengan baik tidak perlu khawatir.”


dante mengulas senyum sangat lebar,meyakin kan Aulia.bahwa semua nya akan baik-baik saja.


kedua pengantin baru itu melangkah menuju ke ballroom hotel di mana para tamu undangan sudah berbaris untuk menabur kan bunga.


“tenang semua nya akan baik-baik saja,kau hanya perlu diam dan menunduk kan pandangan mu seperti biasa."


# like komen and vote ya readers kesayangan author bidadari ayah.

__ADS_1


__ADS_2