
Tok tok
"Assalamualaikum"salam arga dengan senyuman yang melihat aisyah tengah makan seblak kesukaannya.
"Waalaikumsalam masuk ga hehe maaf nih aku laper jadi makan dlu"ucap aisyah
Arga yang melihat aisyah memakan seblak dia mengulas senyum"lanjutkan saja syah saya akan tunggu kok"kata arga lalu memainkan ponselnya
Aisyah lantas melanjutkan makan seblaknya,dan arga sibuk memainkan ponselnya.
sepuluh menit aisyah telah menyelesaikan makanan kesukaannya itu,"hem ga tadi kata riri mau investasi?"tanya aisyah
Arga yang lagi memainkan ponselnya serius lantas kaget lantaran aisyah berbicara."astagfirullah,iya syah ngagetin aja"ucap arga seraya mengusap dada karena kaget
"hehe maaf ga,boleh si yaudah mana sini aku tand tanganin"ucap aisyah seraya membereskan bekas makannya.
"Nanti sekretarisku yang menghantarkan"ucap arga
"naam baiklah"ucap aisyah seraya senyum
Arga yang melihat aisyah tersenyum ia juga membalasnya dengan senyuman yang tak kalah manis.
"oh ya aisyah bagaimana dengan suamimu?"ucap tiba-tiba arga
Seketika wajah aisyah langsung berubah,"aku ga tau ga"lirihnya pelan seraya menunduk dan tak sengaja air matanya menetes segeralah ia menghapus
Arga yang melihat aisyah seperti ini merasa perihatin atas keadaannya,bagaimana bisa ia diacuhkan olej suaminya sendiri,dan lebih parahnya ia diacuhkan karena cinta pertama dari sang suami kembali membawa kehancuran terhadap rumah tangganya.
"sudah lah syah,berhenti menangisi aku tak suka melihatmu seperti ini aisyah yang aku tau itu kuat"ucap sedih arga
"Aisyah ga tau ga,rasanya sakit banget"ucap aisyah lemah
"stop syah stop,jangan cuma karena kaya gini kamu jadi lemah plis aku ga kuat liat kamu kaya gini.Setelah masa lalumu yang menyakitimu sekarang malah suamimu sendiri takdir kehidupan seseorang ga ada yang tau syah plis.kamu harus kuatt demi kedua anakmu"ucap panjang lebar arga
Tangis aisyah semakin terisak,benar apa yang dikatakan arga ia tidak boleh lemah.
Arga menghela nafas pelan"sudah syah aku kesini ingin menawarkan investasi bukan melihatmu seperti ini"ucap arga
"ih iya ga maaf yah"ucap aisyah seraya menghapus air matanya
Arga yang melihat aisyah itu mengulas senyum"nah gitu dong"ucap arga
...*****...
__ADS_1
Flasback on
Aisyah yang sudah tak kuat ia pergi dalam keadaan yang benar-benar hancur,suaminya yang melihat hanya sekedar melihat tanpa ada niat untuk menghampiri aisyah di tengah jalanan.
Aisyah menangisi takdir yang sudah allah atur padanya begitu sakit,ia tak mau jika harus pulang kerumah itu akan menimbulkan sesak di hatinya.
Setelah aisyah melihat mobil suaminya sudah pergi ia menangisi di bawah hujan yang mengetahui keadaan hatiny yang begitu hancur atas apa yang terjadi.
Ia kecewa atas semua janji palsu yang diberikan radit suaminya ia benci!!!
Ia menangis di bawah hujan tanpa ada seorang pun yang tau karena ia menangis dijalanan yang sepi.
Aisyah lelah boleh ia egois untuk pulang sekarang?
ia tak kuat jika harus seperti ini!!!!!
Aisyah yang menangis sedari tak lama ia tak sadarkan diri dan tiba-tiba---
brukkkk!!
Aisyah jatuh dan pingsan tanpa ada seorang pun yang mengetahui,hingga tiba-tiba ada seseorang yang datang dan dengan sigap ia membawa masuk aisyh kedalam mobilnya dan membawanya kerumahnya.
Aisyah yang merasa pusing itu merasa asing menatap sekeliling kamar dan ia ingat ini bukan kamarnya tetapi kamar siapa dan ia ada dimana?batinya bertanya
Aisyah yang merasa asing terhadap laki-laki didepannya dan ia pun bertanya"kau siapa?bagaiman aku ada disini?Apakah kau culik?kau siapa"tanya aisyah beruntun yang membuat laki-laki tersebut memijat pelipisnya
Laki-laki tersebut menatapnya datar" bisakah kau bertanya satu persatu?kau dirumahku,aku menemukanmu dijalanan tak sadarkan diri,untung saja aku melihatmu tergelatak dijalanan kalau tidak mungkin kau sudah dibawa preman"ucap panjang lebar laki-laki tersebut yang menatap intens aisyah
Aisyah yang ditatap tersebut merasa takut,ia menundukan kepalanya lalu menangis.
dasar cengeng ditatap saja dia menangis.ucap dalmm hati
"Sudahlah kau jngan menangis lebih baik kau makan makanan yang sudah ku bawa dan jangan lupa minum susu hangatnya aku akan keluar dan jangan lupa istirahat"ucapnya seraya pergi tanpa menatap aisyah
Pagi harinya aisyah bangun karena mendengar suara azan dan ia segera melaksakan sholatnya.
"Afwan aku mau pulang terimakasih atas pertolonganmu"ucap aisyah tersenyum manis seraya pamit
Laki-laki tersebut yang meilhatnya menaikan alisnya"siapa yang menyuruhmu pergi?apakah keadaanmu sudah membaik?lebihh baik kau pergi masuk ke kamar biarkan nanti sore aku akan menghantarkanmu"suruhnya
"ta--"
"ga ada tapi-tapian masuk!"
__ADS_1
aisyah yang mendengarkan penurutannya mulai meninggi ia hanya menuruti saja dan akhirnya ia tertidur.
Sore hari aisyah sudah siap dan ingin turun kebawa,belum sempat ia membuka pintu ia melihat laki-laki tersebut sudah berada di depannya"ternyata kau sudah siap baiklah ayo"ajaknya
Aisyah hanya mengikuti langkahnya
Ya laki-laki tersebut adalah arga.
didalam perjalanan aisyah hanya diam menatap luar dan sampai akhirnya ia memilih untuk pulang kerumah uminya.
"terimakasih"ucap manis aisyah seraya senyum
"sama-sama titip,salam kepada orang tuamu"ucapmya
"baiklah hati-hati dijalan
Aisyah menghela nafas pasrah ia kemudian memutuskan untuk masuk.
"assalamualaikum umi"salam aisyah
"umi ada didapur"sahut uminya
"mi"panggil aisyah
"ada apa,kesini sama suamimu toh kebetulan umi masak banyak suruh ia kesini"ucap uminya
"aisyah sendiri mi"lirihnya pelan seraya menunduk
Umi yang tau bahwa anaknya ada masalhh ia membawa nnaknya untuk duduk"ceritakan semuany pada umi"ucap lembut umi
Akhirnya aisyah menceritakan semuanya yang membuat uminya kaget dan memeluk aisyah.Keduanya menangis hingga akhirnya umi menyuruh aisyah menemui anaknya dikamar dan istirahat.
flasback offff
bersambung
gimanaa?
udah tau kenapa aisyah akrab banget sma arga ia yg menolong aisyah itu arga.
vote coment
nanti end nya mau sad apa happy?
__ADS_1