
HAIIII PADA KANGEN YE🤣
HAPPY READING
...*************...
...jika kita tak bisa bersama,...
...seengganya kita pernah bahagia bersama....
Semenjak kejadian kemarin malam,antara aisyah dan radit tidak saling menegur satu sama lain.Bahkan ketika lagi murojaah pun antara radit dan aisyah hanya sama-sama diam.
Seorang laki-laki berpakaian rapi dengan koko dan sarung itu tengah bersiap-siap untuk melakukan shalat jumat.Terlihat disebrang sanah Radit melihat aisyah yang sedang mengobrol bersama zahra,tertawanya sangat lepas dan menggemaskan menurutnya,hingga tak sengaja mata manik mereka berdua saling bertemu cukup lama,mereka memandangi satu sama lain hingga akhirnya Radit memutuskannya.
"syah,syah?istighfar syah kamu"tegur zahra
"astagfirullah"ucap aisyah
"kalian kenapa si pada ga negur biasanya negur kalau ketemu ini mah engga emang ada masalah apa?"tanya zahra serius
"engga ada ra"jawab aisyah nunduk
"jujur sama aku syah"ucap zahra yang meyakinkan aisyah untuk cerita
"engga ra"lirih aisyah
__ADS_1
Zahra menghempaskan nafas pasrah terhadap sahabatnya ini "yasudah,nanti kalau ada apa-apa cerita ke aku oke?"ucap zahra
"okee"jawab aisyah
Malam hari
Aisyah yang sedang melamun di taman pondok itu hingga suara yang memanggil namanya membuat lamunannya buyar,"Assalamualaikum"salam laki-laki
degg
Aisyah mengenali suara itu sangat mengenali,hingga akhirnya aisyah melihat ke arah samping dan ya itu ustadz Radit.
"waalikumsalam"jawab aisyah menunduk kala menjaga pandangan dari yang bukan mahram
"maaf saya tidak bisa berbicara dengan seorang yang bukan mahram saya,apalagi ustadz sudah mempunyai calon,saya pamit assalamualaikum."pamit aisyah yang tidak menghiraukan panggilan Radit
"Hah calon?apakah dia mendengar ucapan malam kemarin,bagaimana bisa dia mendengar.Aku harus menyelesaikan kesalahpahaman antara aku dan aisyah agar aisyah tidak kecewa terhadap aku"batin radit
Flasback on
Terlihat seorang laki-laki bertubuh gagah tengah menelpon seseorang,perempuan itu meneruskan langkahnya yang terhenti.Sampai akhirnya ucapan terakhir dari laki-laki tersebut membuat perempuan itu meneteskan air mata,dan pergi dengan rasa kecewa.
"saya tidak mau ayah,saya tidak mau saya sudah memiliki pilihan saya sendiri ayah"ucapnya
"Ayah hanya ingin yang terbaik untukmu nak"ucap laki-laki disebrang
__ADS_1
"tapi ayah saya tidak mencintai dia,saya mencintai pilihan saya ayah saya hanya mencintai aisyah"
"tolong nak nurut sama ayah sama permintaan ayah kali ini aja ayah mohon"
"ahmad tidak mau ayah tidak mau"
"Ayah mohon nak"terdengar suara ringisan kecil dari sebrang
"baiklah ayah,terserah ayah insyaallah saya siap"ucapnya pasrah
tut tuttt
sambungan diputuskan oleh radit,Radit membuang nafas kasar bagaimana bisa dia menikahi wanita tanpa dasar cinta?bagaimana kedepannya.
Aisyah yang mendengar ucapan terakhir laki-laki itu yang tak lain ustadz radit mendadak lemas,air mata yang sedari tadi iya tahan kini sudah membanjiri kedua pipinya yang mulus.
Sekuat tenaga aisyah berlari untuk masuk ke dalam kamarnya,untung saja zahra sudah tidur dia tidak menyadari jika aisyah menangis.
Harapannya pupus,harapan untuk bersama kini musnah tidak ada harapan lagi untuk bersama.
"ya allah jika benar apa yang aku dengar tadi,tolong luaskan rasa sabarku,ikhlaskanlah hati ini,aku hanya mengikuti alurmu saja.Mau siapapun jodohku tolong kasih seseorang yang bisa membimbingku menuju syurgamu"batinnya
flasback off
...***********...
__ADS_1