
Happy reading...
************
"kamu beneran sayang?"tanya sekali lagi radit
"kan rere juga tadi udah periksa mas,dan hasilnya emang aku bener-bener hamil"jawab aisyah yang meyakinkan suaminya ini
"mas ga nyangka"ucap radit yang masih ga percaya atas semuanya radit yang sedari tadi memeluk istriny itu akibat terlalu bahagia mendengar penuturan dari dokter rere tak lain sepupunya.
"Aduh mas bahagia banget sayang"ucap radit bahagia yang berulang kali mengecup semua bagian wajah aisyah dan masih dalam posisi yang sama yaitu memeluk dengan erat
"mas lepasin aku ga bisa nafas sesak juga ih"rontak aisyah yang berusaha melepaskan pelukan kencang suaminya
"ih iya sayang aku kebangetan bahagia denger kabar ini,eh iya umi sama abi harus tau ini kalau dia bakalan punya cucu dari kamu"ucap senang radit yang sedari tadi terus mengembangkan senyumnya yang tak luntur sedari tadi
"iya sayang,nanti besok kita ke rumah umi abi aku sama kamu biar kita sekalian main aku udah lama ga main kesanah"lirih aisyah
"iya sayang nanti kita main dirumah abi sama umi ya"ucap radit yang sedari masih mengecupi wajah aisyah terutama bibir
*****************
Keesokan harinya........
"Mas ayo buruan ke rumah abi sama umi"teriak aisyah yang sedari tadi sudah didalam mobil
"sabar sayang,mas lagi cari peci mas kamu taruh mana si"sahut radit yang masih mencari pecinya
"yaallah mas ini peci udah aku bawain dari tadi juga"kesal aisyah karena radit lama
"Astagfirullah sayang,kenapa gabilang sih kalau kaya gitu aku ga perlu cape-cape cari tadi"kesal radit kepada istrinya
"oh kamu ga terima mas,yaudah seterah kamu"ucap kesal aisyah yang sekarang malah marah dan cemberut menatap luar
"bukan gitu sayang,yaudah aku salah aku minta maaf deh"minta maaf radit kepada istrinya agar tak marah lagi apalagi dia sedang hamil sekarang
Aisyah sedari tadi hanya diam menatap luar radit yang melihat istrinya hanya diam sejak perdebatan tadi dirumah itu merasa bersalah tak enak juga didalam satu mobil tapi hanya saling diam,radit yang bingung harus bagaimana pun akhirnya memilih pokus menyetir ke arah jalan.Sampai akhirnya radit dan aisyah sudah sampai di pekarangan rumah abi dan umi aisyah,setelah sudah parkir aisyah segera turun tanpa memperdulikan radit.Radit yang melihatnya hanya menghempaskan nafas pasrah atas sikap bumil ini.
"Assalmualaikum umi"
"waalaikumsalam yaampun anak umi,kamu sama siapa sayang?"
"sama mas radit mi"
"sekarang dia dimana?"
"diluar mi,aku ke kamar dulu ya pengen istirahat sebentar nanti aisyah turun lagi dan aisyah bakalan kasih umi dan abi surprise"
"iyah sanah nak,umi tunggu surprise apa yang pengen kamu kasi"
"eh iya umi,abi mana?"
__ADS_1
"dipondok sayang nanti malam juga balik"
"oh,iyah umi.Umi bisa hubungin umi dan abinya mas radit ga suruh kesini malam ini?"
"bisa sayang kenapa?"
"umi hubungin aja ya aisyah keatas,kalau mas radit nanyain aisyah bilang aja aisyah keatas "
"iya sayang umi"
Setelah menaiki tangga untuk menuju ke kamar aisyah,aisyah langsung merebahkan tubuhnya dikasur yang dulu pernah menjadi kali pertama ia tidur berdua dengan radit.Setelah aisyah membayangkan betapa bahagia nya ia dengan radit setelah itu aisyah tertidur pulas,radit yang baru membuka pintu kamar langsung melihat istrinya sedang tidur.
Radit mendekat ke arah kasur yang di tiduri oleh aisyah dan mengecup keningnya lama.
"Maaffin mas ya sayang,sekarang kamu sensitif banget si apa bawaan bayi nya yah?"
"mungkin si iya,mas minta maaf sama kamu ya sayang belum bisa jadi suami yang baik buat kamu"
"mas bersyukur banget bisa milikin kamu seutuhnya,jika suatu saat nanti mas atau kamu yang ninggalin duluan semoga kita dipertemukan disyurganya allah"
Setelah radit mengatakan itu radit tertidur disebelah aisyah dan memeluknya.
**********
Aisyah yang menyadari ada tangan di perutnya langsung membalikan badannya dan terlihat wajah suaminya yang terlihat lelah,aisyah jadi menyesal sudah mendiami radit sejak tadi.Aisyah yang masih memandangi suaminya sampai tak sadar kalau sng empunya sedang menatap balik ke arahnya,sontak aisyah yang sadar segera membuang wajahnya akibat malu.Lantas radit seketika tertawa melihat ekspresi wajah istrinya yang menurutnya menggemaskan,radit yang greget langsung saja menarik aisyah kedalam pelukannya dan aisyah menyandarkan kepalanya didada bidang radit.
"mas minta maaf ya sayang,mas bikin kamu marah sama mas sampai-sampai mas di diamkan kaya tadi mas kan sedih"
"maafin aisyah juga ya mas,ga bermaksud diemin mas kok aisyah ga tau kenapa aisyah sensitif banget"
"mungkin kali ya mas"
"mas udah sholat?"
"belum nunggu kamu biar sholat berjamaah"
"Ih mas inih,yaudah kita sholat dulu baru itu kita mkan mas"
"iya sayang"
Setelah melaksanakan sholat aisyah dan radit turun untuk makan siang,terlihat dari atas tangga ada umi yang sedang memasak dan akhirnya aisyah membantu umi untuk memasak makanan siang.
"Biar aisyah aja mi"
"oh iya nak umi potong sayur dulu yah"
"iya mi"
Setelah selesai memasak makanan umi dan aisyah menyiapkannya dimeja makan.
Di meja makan aisyah mengambilkan makanan untuk suaminya.
__ADS_1
Hanya suara dentingan sendok yang memenuhi ruangan makan.Setelah selesai makan aisah pergi kedapur untuk mencuci semua piring kotornya,setelah selesai aisyah mengobrol berasama umi di ruang tamu.
"umi udah hubungin umi dan abinya mas radit?"
"udah sayang nanti juga datang"
"kan aisyah nyuruhnya malam umi kenapa sekarang?"
"dia katanya kangen sama kamu sama radit juga"
"oh naam umi"
Setelah lama mengobrol tidak lama terdengar suara bel dari luar,segera aisyah membukannya dan terlihat kedua orang tua radit datang.
"ya allah umi abi kenapa ga kabarin aisyah kalo udah deket"
"umi ga sempet sayang umi keburu kangen sama kamu deh hehe"
"ih umi bisa aja,silahkan masuk umi"
"terimakasih sayang,ayo bi"
setelah salaman dengan orang tua radit aisyah segera mempersilahkan masuk abi dan umi untuk menunggu di ruang tamu.
"silahkan duduk umi,aisyah ke umi dulu ya didapur kayanya lagi nyiapin sesuatu buat umi hehe aisyah tinggal sebentar yah"
"Gausah repot-repot sayang"
"gapapa umi"
Setelah itu aisyah pergi kedapur menemui uminya yang sedang membuatkan minuman dan menyiapkan beragam macam kue kering dan kue bolu pandan jug karena tadi umi membuatnya.
Setelah selesai aisyah membawakan ke umi dan abinya setelah sampai disanah terlihat hanya umi saja yang sedang mengobrol dengan radit.
"lah umi, abi kemana?"
"oh abi tadi pergi ke pondok ada urusan mendadak"
Aisyah hanya mengangguk sebagai jawaban.
bersambungg
...hai aku up hehe maaf telat aturan kemarin aku up tapi paket ku abis hehe...
...gimana partnya...
...lanjut?...
...vote+coment...
...see you...
__ADS_1
...papai...
...aku sibuk sama grup whatsap catatan istiqomah aku jadi jarang up apalagi sekarang lagi sering post di tiktok:)...