
"Nah... kalau seperti ini kan lebih mempermudah ku, coba saja Reijii mematuhiku lebih awal!."
"Dan sekarang, waktunya untuk berkencan" Altina dengan memeluk lenganku.
_ _ _ _ _ _ _ _ _ _
Di sebuah kota, Daerah pinggir jalan Pusat Pertokoan.
"Hehehe... Kencan... La..la..la...."
Ada apa dengan Altina?
Daritadi Kami pergi ke berbagai Toko tetapi Altina hanya melihat- lihat saja dan tidak membeli satupun barang. Dan sekarang dia berlari tersenyum dengan gembira, seperti anak kecil saja.
Dan juga Aku tidak bisa lepas dari dia karena Rantai yang mengikatku ini. Sudah beberapa kali aku mencoba melepaskan rantai ini dengan berbagai cara dan hasilnya tetap sama tidak ada perubahan sama sekali.
Rantai ini menjeratku, aku tidak bisa menjauh dari Altina dalam Radius lebih dari 20 Meter.
Dilihat dari bentuk dan kualitas bahan nya, Sepertinya Rantai ini mungkin termasuk ke dalam kategori Item Class Legendary, tidak... Mungkin lebih dari itu, Mungkin berada di Class Rare Item. Dikarenakan aku sudah menggunakan [Skill; Penilaian ku] pada Rantai ini tetapi aku tidak mengetahui dari jenis bahan apa Rantai ini.
Bahan yang Asing, mungkin aku akan meneliti dan mempelajari cara membuatnya.
Oh... ya! Skill ini juga bisa digunakan kepada seseorang untuk mengukur/menilai kesukaan orang itu yang berada di depannya. Aku mencoba mengaktifkan Skill ini kepada Altina yang sepertinya isi yang ada di dalam kepalanya hanyalah diriku, dan Hasilnya.
+999999
Sudah kuduga.
Bagi manusia Angka maksimal kesukaan hanya berada di 100, Sedangkan Altina telah melampaui batas maksimal wajar, yang artinya dia sangat menyukai ku, sangat merepotkan untuk berhubungan dengan gadis Yandere seperti dia. Jika angka berada di negatif, itu artinya dia tidak menyukaimu, dan jika angkanya negatifnya melebihi angka 50, itu artinya dia ingin membunuhmu. Skill ini sangat berguna sekali untuk 'ku.
Dari pada itu, sepertinya Altina berhenti melangkahkan kakinya di depan sebuah Toko.
*Hem...Hemmm* Mengendus.
Aroma ini... Harum!
Ini adalah Aroma Kroket, Altina berhenti di toko yang menjual Kroket. Apakah dia tertarik dengan Makanan yang ada di sini?
Dia mulai berbalik....
Altina Mulai berbalik menghadap ke arahku.
Sepertinya dia menginginkan sesuatu.
Dia mulai berlari menuju arahku dengan mata yang berbintang- bintang.
"Reiji!- Reijii!" Altina dengan memegang erat Pundak 'ku.
Dekat sangat dekat.... Wajahnya sangat dekat denganku, dan juga Apa- apaan ini!.
Dia memegang pundak 'ku dengan sangat erat. itu membuat bahu ku sakit.
"Aw-Aw... itu sakit, bisakah kau melepaskannya?!"
"Oh.. ah.. ya... Maaf. Daripada itu Reijii, Bisakah kau memberikanku benda itu, sepertinya itu terlihat sangat lezat!"
"Benda? maksudnya Kroket?"
"Jadi benda itu namanya Kroket, Ya aku mau Kroket, bisakah kau membelikannya untuk 'ku"
"Kroket bukanlah benda, itu adalah sebuah makanan, Baiklah aku akan membelikannya."
__ADS_1
"Tunggu sebentar, aku akan segera kembali."
Aku mulai berjalan menuju Toko yang menjual Kroket. Syukurlah Toko itu sedang tidak ramai pembeli, jika saja Ramai, aku malas untuk mengantri nya.
"Paman, Tolong Kroketnya 2"
"Siap! apakah Adek memesannya untuk pacar Adek?"
"Tidak, Kami tidak berp-"
"Ya, Kami berdua akan segera menikah" Altina dengan memotong pembicaraanku.
Eh... Sejak kapan dia ada di sampingku? Bukannya.... Ahh! Sudahlah!.
"Kalian berdua akan segera menikah? Diumur segini?
"Tidak, anda salah paham! ini hanyalah-"
Altina memotong pembicaraanku lagi.
"Benar, Kami berdua sudah bertunangan. Lihat bukti cincin pertunangan ini." Altina dengan menunjukan Cincin yang berada di jari manisnya.
"Cincin, Cincin apa?"
"Lihat, kau juga mempunyai nya Reijii"
"Punya? apakah kau sedang bercanda? Bagaimana mungkin aku-"
Aku terkejut dengan kemunculan Cincin yang sangat misterius yang berada di jariku.
Ehh.... Bagaimana mungkin? Sejak kapan Cincin ini terpasang?
Aku mulai memikirkan bagaimana terjadinya kemunculan Cincin ini.
Aku mulai melepaskan cincin ini dari Jariku dan sepertinya cincin ini tidak bisa terlepas.
"Reijii, Jangan sekali- kali kau melepaskan cincin itu!" Altina dengan membisikan ku.
"Tapi sejak kapan kita akan menikah?" Aku dengan membalas bisikan.
"Apakah Reijii tidak ingat? Kau terakhir kali menipuku dengan Janji akan menikahi ku. Dan juga, kita telah melakukan itu beberapa kali."
"Ah... itu-"
"Ada apa kalian berdua berbisik- bisik?"
"Tidak ada paman, ki-"
Altina kembali memotong pembicaraanku.
"Kami berdua sedang membahas tempat untuk acara pernikahan."
"Ah.... Acara pernikahan ya, enaknya masa muda"
"Ini Kroketnya sudah siap, silahkan kalian berdua nikmati." Paman penjual Kroket dengan memberikan Kroket yang telah matang.
"Terimakasih Paman, Kalau begitu kami permisi untuk pergi." Aku dan Altina dengan pergi menjauh meninggalkan Toko.
"Jangan lupa datang lagi Ya"
Huh... Sungguh melelahkan, dan juga.
__ADS_1
"Altina, bisakah kau berhenti memeluk 'ku dengan erat? Ini Sakit kau tahu!."
"Tidak mau! Aku ingin tetap memelukmu seperti ini!"
"Tapi apakah kau tidak malu dilihat banyak orang dengan seperti ini?."
"Kenapa harus malu, suka- suka aku, jika Reijii tidak suka ditatap banyak orang, aku bisa menghilangkan orang- orang itu dengan sekejap. Bagaimana?."
"Sungguh kejam. Tidak, lebih baik seperti ini tidak apa- apa."
"Reijii, disana ada kursi, mari kita duduk berdua disana."
"Oh... oke!"
setelah berjalan cukup lama. Aku dan Altina duduk di sebuah Kursi yang berada di sebuah taman, dan dia masih terus memeluk ku, itu membuat badanku sakit mati rasa.
"Nih Kroket" Aku memberikan Kroket kepada Altina.
"Wah..." Altina dengan mata berbintang-bintang.
Fwuhh... Akhirnya dia melepaskannya, aku bisa Lega.
Aku mulai memakan Kroket ini di bagian ujung depannya.
Rasanya enak seperti biasanya.
"Ini enak Reijii. Makanan apa ini? Aku tidak pernah memakan makanan seenak ini!."
"Itu hanyalah makanan biasa yang umum di Negara ini, Bukankah di Negerimu juga ada makanan enak seperti yang kau makan ini."
"Ada sih, tapi ini jauh lebih enak. Aku menyukainya."
"Hoh... Jadi... Sekarang aku sudah menuruti kemauanmu, bisakah kau melepaskan Rantai yang berada di dalam tubuhku ini?."
"Tidak boleh! masih belum. Jika aku bertanya balik kepada Reijii, apakah kau mau membuka pelindung yang berada di planet ini? Tubuh asliku berada jauh diluar dan tidak bisa memasuki Dunia kecil ini. Jadi apakah Reijii mau membuka kannya untuk 'ku?."
"Itu.... Kalau itu..."
"Sudah kuduga Reijii tidak mau membuka kannya, akupun sama tidak akan melepaskannya."
"Aku akan terus mengawasi mu dari luar sana. Tetapi... Aku mengingatkanmu Reijii! Jika kau berani berselingkuh kau tahu 'kan akibatnya!"
"Terutama Gadis yang aku rasuki ini!"
"Kuberitahu satu hal penting kepadamu Reijii. Lebih baik kau jauhi Gadis ini! Suatu saat kau akan mendapatkan musibah jika kau terus berada di samping gadis ini."
"Musibah? Aku mempercayai temanku, tidak mungkin Ilya seperti itu, kau jangan mengada- Ngada deh!."
"Aku hanya memperingatkanmu, selanjutnya itu adalah keputusanmu. Ohh ya... sepertinya waktunya hampir habis."
"Ehh tunggu! Aku memiliki 1 pertanyaan."
"Tanyakanlah selagi aku bisa menjawabnya."
"Apakah perubahan dunia ini adalah perbuatanmu, Apa maksud dari rencanamu Altina?!"
"Itu aku tidak bisa menjawab pertanyaan itu, kau akan segera tahu nanti."
"Waktunya akan berakhir. Sebenarnya aku ingin menghabiskan banyak waktu denganmu Reijii. Tetapi kau tidak mau membuka 'kan pelindung itu, Jadi jangan salahkan aku untuk berbuat sesuka ku. Ditubuh ini aku hanya bisa menggunakan kurang 30% dari kekuatanku. Tetapi! Jika aku berhasil membuka pelindung ini secara paksa. Tunggulah... Tunggulah... Aku akan membawamu bersamaku."
"Tidak! -Tidak! Aku tahu kau akan mengurungku lagi. Aku tidak akan membuka 'kan pelindung itu."
__ADS_1
"AHAHAHA... AHAHAHA... AKU SUDAH TAHU ITU, TUNGGULAH AKU REJII, KARENA KAU TIDAK MAU MEMATUHIKU! AKU SUDAH MERENCANAKAN BERBAGAI CARA UNTUK MENGHANCURKAN PELINDUNG INI! JADI TUNGGULAH... Tunggulah Aku Reijii... Re..i..Ji.."
Tubuh Ilya pingsan, sepertinya Altina sudah tidak merasukinya lagi. Tetapi... Apa yang akan terjadi jika dia berhasil memecahkan penghalang ku? Tidak... Aku tidak mau dikurungnya lagi. Aku sudah muak dengan ini. Aku harus bertambah kuat dan mempelajari cara untuk mendapatkan kekuatanku kembali/menghilangkan segel ini!.