Sekretaris Tiga Bulan

Sekretaris Tiga Bulan
Rihanna


__ADS_3

"Bram,kau harus datang sekarang atau masalah ini kami bawakke jalur hukum"kata gilang di telp


"Baik kami tunggu sampai siang ini"


"Giman mereka pasti mau kan, apa ku bilang ancaman kita berhasil"


"Eh.. tapi lang aku mau buat perhitungan sama tuh cewek, liat nih muka dan tubuhku remuk di buatnya.


"memang nya kamu berani sama tuh cewek, trus mau kamu apain ?Tanya gilang"


Yah aku patahkan juga tangan nya,kalau gak dia dan keluarga nya ku tuntut ke polisi "kamu liat aja lang gimana nanti cewek itu memohon maaf ke aku "sinis baskara membayangkan anna


Di ruangan papa


"Anna kamu harus meminta maaf sama tuan gilang nak, kakak kamu bakal masuk penjara nak.Apapun yang sudah di lakukan kakak kamu itu tindakan kriminal nak"


Tapi, sebagai seorang ayah, papa gak bisa liat kakak kamu di penjara.Apa pun akan papa lakukan untuk kakak kamu. Biar papa yang mengantikan aiyra di penjara"kata papa


"papa kok ngomong gitu pa, masih ada anna pa, biar anna aja yang di penjara lagian anak sudah memukul asisten nya tuan gilang pa"


"Anna, papa sedang apa kok kayak nya lagi seriua "kata batara yang baru datang sama mama, salwa dan bram


"lho bram ada apa kamu datang kemari jam segini"kata papa tanpa menjawab pertanyaan batara


"Itu bos, tuan gilang ardana menyuruh saya ke ruangan asisten nya bos"


"Apa, kata papa terkejut"


"Ayo kita cepat kesana da Meminta maaf kata papa mencoba bangkit"

__ADS_1


"papa tenang ada anna dan kak batara pa"Anna akan minta maaf dan akan melakukan apapun untuk menebus segala kesalaha anna pa"


Jadi papa gak perlu kepikiran lagi ya"kata anna menenang kan papa nya


"Anna papa mohon bantu mereka apapun yang mereka mau anna, jangan sampai kakak kamu di penjara. Bilang kita akan mengganti kerugian perusahaan mereka dan akan mengembalikan data datanya"


"Iya pa kata batara"


Tapi pa untuk mengembalikan data data nya perlu waktu lama pa, mungkin berbulan bulan"kata batara


"iya bos"kata bram


"kalau saya turun tangan membantu mereka bagaimana dengan kantor kita boss"


"iya pa"kata batara


"memang nya kamu bisa nak? kamu kan belum belajar tentang cara mengembalikan data di perusahaan nak"kata papa


"papa lupa kalau IQ anna di atas rata rata,Cukup kak batara jelaskan caranya sehari aja.Anna yakin anna bisa paa"


"Bagus dek kata batara kamu anak yang cerdas kakak yakin kamu bisa"


"mama dan salwa senang liat kemauan anna mau membantu masalah yang di buat kak aiyra"


"Sekarang kami ke ruangan asisten baskara pa, takut sudah di tunggu"


"iya kata papa,


Anna pangil papa. Ingat minta maaf lah pada tuan gilang dan tuan baskara karana apa yang kamu lakukan sangat salah nak"

__ADS_1


"iya pa kata anna"


Tok tok tok suara ketukan pintu yaπŸ˜€.


"gilang tuh pasti mereka, cepat kau buka dan pasang tampang marah mu, biar mereka pada takut" kata baskara


"kau ya, tunjuk gilang ke baskara. "Siapa yang bos di sini ha"kata gilang


"Masuk kata gilang ingin bangkit dari duduknya yang saat ini pas kearah pintu"


"mati kita bas"dalam hati gilang yang tidak jadi berdiri".sementara baskara yang pura pura tidur tidak melihat bahwa anna juga datang


"Boleh kami duduk kata batara pada gilang"


"silahkan ,silahkan duduk"kata gilang dengan suara gemetarnya


"kenapa si gilang biasanya suaranya tegas, sombong dan terkenal angkuh kok jadi letoy ya "(dalam hati baskara)


"Kami datang kesini mau meminta maaf sama baskara dan kamu gilang"Tolong maaf kan kekeliruan adik ipar ku lang"kata batara dengan sangat menyesal


"Iya tuan maaf kan nona Rihanna yang tidak tau persoalannya tuan, nona rihanna pikir tuan baskara yang membuat tuan ridwan masuk rumah sakit tuan"kata bram


"baskara membuka pelan matanya menatap gilang, cepat ngomong lang, ancam mereka"kata baskara pelan yang hanya di dengar gilang. Gilang duduk pas di samping baskara. Iiss kamu lang ,contoh aku "dengan semangat


"kalian pikir dengan berbuat begini padaku aku akan memaaf kan kalian! aku akan menuntut kedua anak ridwan hingga masuk penjara"teriak baskara yang membalik kan kepalanya dengan susah karena wajahnya di perban"


"mati kau bas, kata gilang pelan"


"baskara yang sudah membalikkan kepalanya langsung bertatapan mata dengan anna seakan ingin menutup mata lagi"Ya ampun mati betul aku kali ini katanya dalam hati. Awas kau lang. persahabatan kita berakhir lang"

__ADS_1


__ADS_2