Sekretaris Tiga Bulan

Sekretaris Tiga Bulan
memulai dari awal


__ADS_3

"pesawat mereka telah mendarat di jakarta "


"kak sudah lah ada aku yang akan menjelaskan"


"kakak malu an"


"kalau tau malu kenapa di buat"kata gilang pelan tapi satu mobil mendengar


"duk"tunjang anna ke arah kursi depan tempat gilang duduk


"aw.. han kok kejam gitu sih"kata gilang


"siapa han"tanya anna


"kamu lah, siapa lagi"jawab gilang


"enak aja ya, namaku rihanna kalau mau di singkat anna aja tau"


"jangan han nanti di kira orang nama ku hantu"kesal anna


"ha ha ha tawa mereka"


"aiyra tersenyum melihat bos nya yang sudah jatuh cinta ke anna"dalam hatinya berdoa agar anna selalu bahagia bersama gilang


"kak ayo turun kak"


"dek, kakak takut"


"kakak gak pantas ada di rumah ini lagi dek".


"kak, anna mohon jangan berpikiran yang tidak tidak kak"


"ayo kak"anna memegang tangan kakak nya


"kak bram, tuan gilang anna masuk dulu ya"


"nanti anna kemari lagi ambil barang barang anna dan kak aiyra,"


"iya udah masuk aja, barang mu nanti aku yang turun kan"kata gilang sambil tersrnyum

__ADS_1


"apa an sih senyum senyum gak jelas"kesal anna sambil menuju pintu rumah nya


"mama cinta...anna dan kak aiyra pulang nih"panggilnya dari depan


"anna,aiyra, kata mama"terkejut


"aiyra... perut kamu"kata mama melihat perut aiyra yang sudah besar


"kamu hamil nak, kata mama"


"apa..siapa yang hamil kata papa terkejut saat mama bilang kamu hamil"papa turun sambil mendekati anna dan aiyra


"aiyra,,, kamu yang hamil nak"kata papa melihat perut aiyra yang sudah besar


"kamu menikah tanpa meminta restu kami"suara papa mulai meninggi


"apa kami tidak ada artinya buat kamu nak"kata papa


"apa si agus itu tidak punya keberanian meminta kamu baik baik ke kami nak,hingga harus kalian menikah tanpa kami"


"papa, mama " aiyra tiba tiba jongkok di kaki papanya"


"aiyra sudah bikin papa dan mama malu, aiyra pendosa pa"


"maafkan aiyra pa, aiyra tidak pantas ada di dunia ini pa"


"tiba tiba ayira megambil pot bunga dan memecahkan nya


"aiyra papa, mama dan anna terkejut"


"biarkan aiyra mati pa, anak ini anak bajingan itu"


"Aiyra bodoh, aiyra anak pembangkang"


"aiyra tidak pantas jadi anak papa dan mama"sambil mendekat kan pecahan kaca tadi ke perutnya


"jangan nak, kata mama dan papa"


"kak tolong letak kan kaca itu kak"pinta anna mendekat mencoba meraih kaca di tangan aiyra

__ADS_1


"jangan dekat anna"mendekat kan kaca ke perutnya


"membuat mama lemas melihat nya"papa memegang mama agar tak jatuh


"gilang dan bram yang melihat dengan diam diam mendekat dan meraih kaca dari tangan aiyra


"lepas, biarkan aku mati dengan anak bajingan ini"


"lepas"teriak aiyra yang tidak bisa di diamkan


"bram yang sudah siap dengan suntikan penenang nya langsung memberikan ke aiyra"


"yah bram sudah sering menangani masalah kejiwaan seseorang"


"bram adalah dokter psikiater tapi dia 4 tahun lalu mengambil spesialis anak dia sekolah lagi untuk bisa jadi dokter anak"


"kejadian dalam hidupnya yang membuat dia ingin menolong anak anak"


"aiyra sudah tenang dan pingsankarena obat yang di suntikkan"


"aiyra kata papa dan mama"


"bram meletakkan aiyra pelan pelan ke sofa"


"Terimakasih nak,kamu siapa tanya papa"


"perkenalkan nama saya bram saya dokter"


"saya om nya dari gilang ardana"


"papa dan mama langsung menoleh ke arah gilang"


"tuan gilang tangan anda berdarah"kata mama terkejut


"ya ampun gilang"boleh saya minta ambilkan kotak P3K"kata bram"


"iya kata anna berlari mengambil kotak obat"


"tuan dan nyonya kasian aiyra dia saat ini depresi di tambah dia sedang hamil, dia beberapa kali mencoba bunuh diri"

__ADS_1


"jadi saya mohon untuk kesehatan bayinya kita sama sama menjaga dan membantu nya agar bisa melupakan masalah nya dan memulai dengan yang baru"


__ADS_2