
"Setelah pulang kerja anna melihat mobi kak batara dan kak bram di depan rumah nya"
"papa cinta, mana mama dan kak salwa"tanya anna
"di dalam kamar kak aiyra nak"kata papa
"emang ada apa dengan kak aiyra pa"
"kakak mu mengalami depresi nak"
"apa"kak anna depresi"
"Iya, jadi aku berencana membawa nya ke paris buat perawatan di sana"kata bram
"kalau kita biarkan, takutnya kandungan aiyra bisa bermasalah"
"kasian anak di kandungan nya anna"
"kalau memang itu yang terbaik bagi aiyra saya mohon bantu lah aiyra bram "kata batara
("bram meminta batara memanggilnya nama saja biar akrab")
"jadi kak aiyra akan ke paris"
"siapa aja yang menemani kak aiyra"tanya anna
"papa dan mama nak"kata papa
"trus anna di tinggal gitu"
"papa mohon kamu sementara waktu melihat lihat perusahan papa ya"
"papa janji akan cepat pulang nak"
"kasian kakak mu nak"
"iya anna ,tadi aiyra mencoba bunuh diri lagi "kata bram
"kakak gak tega liat nya anna"kata batara
"iya dek, suara dari tangga "
"kak salwa"kata anna bangkit dan memeluk kakak nya
__ADS_1
"kasian aiyra dek, kakak gak masalah lahiran tanpa mama dan papa "
"asal aiyra bisa sehat"kata salwa
"papa bangkit dan memeluk kedua putri nya"
"Terimakasih sayang, kalian adalah harta papa yang sangat ber harga"
"Anna duduk lah dulu nak"kata papa
"mau kah kau mengabulkan permintaan papa sayang"
"papa kok ngomong gitu ke anna sih"
"Anna tentu akan mengabulkan permintaan papa"kata anna
"Nak selama dokter bram merawat kakak mu di paris"
"maukah kau merawat dan membantu tuan gilang agar dia bisa sembuh dari traumanya"kata papa
"trauma"setau anna dia tidak ada trauma pa
"Ada, dia tidak bisa dekat dengan wanita anna"
"hahaha mana mungkin, jelas jelas aku melihat dia dengan wanita di dalam ruangan dan di depan pintu kamar hotel"kata anna
"yang kau lihat itu bukan wanita asli anna"
"mereka semua laki laki"
"maksudnya mereka beti/bencong"
"iya"kata bram
"ya ampun, beti aja cantiknya ngalahin aku ya"kata anna
"pantas saja tuan gila itu terpesona"ketawa anna
"Bukan karena cantik atau apa anna"
"itu karena mereka bukan wanita"
"dulu dia pernah di jebak oleh sekertaris nya, paginya saat sadar gilang murka melihat ada wanita di sebelahnya sedang tidur"
__ADS_1
"gilang habis menghantam wanita itu hingga babak belur untung saat itu baskara datang dan menelpon ku"
"jika tidak maka wanita itu sudah mati"
"Anna dan salwa yang mendengar melonggo terkejut"
"jadi apa wanita itu baik baik saja kata salwa"
"tidak dia harus duduk di kursi roda sampai sekarang"
"perempuan itu menyesali perbuatannya "kata bram
"makanya aku heran mengapa gilang bisa nyaman dengan anna"
"sementara tidak ada satu wanita pun selain mama ku yang bisa dekat dengan nya"
"Tapi, dengan anna dia bisa "
"Iya sayang, dokter bram benar"
"Di atas selain mama kamu juga ada mama bram atau granma gilang nak"
"iya nak, kata mama bram turun dari tangga ".
"kenalkan nama grandma srimayu"
"granma kembaran nenek nya gilang "sambil memeluk anna
"kamu tau nak, granma sangat senang saat mendengar cerita dari bram."
"kalau sekarang gilang bisa dekat dengan seorang wanita,kamu adalah wanita pertama yang bisa dekat dengannya nak"
"grandma sangat berterima kasih dan memohon bantuan mu nak"
"Agar mau membantu gilang"ucap granma sri
"Tapi, anna tidak tau harus berbuat apa? "
"anna bukan seorang dokter "
"Anna membantu menyembuhkan trauma seseorang bukan hanya seorang dokter saja yang bisa"
"orang lain juga bisa, selama yang terkena trauma merasa percaya, nyaman dan aman bersama nya "
__ADS_1
"seperti aiyra dia masih belum nyaman dengan orang orang di sekitarnya, walaupun keluarga nya sendiri"kata bram
"jadi apa yang bisa anna bantu untuk menyembuhkan tuan gilang kak"