Selalu Mencintaimu

Selalu Mencintaimu
Mendiamkan


__ADS_3

Di dalam perjalanan kami saling terdiam tidak ada yg memulai pembicaraan dan tuan pun tetap fokus menyetir aku semakin merasa bersalah saja akhirnyapun aku membuka suara


" apa tuan masih marah ?


" tidak " jawab nya singkat


" hh , tuan maafkan aku tak seharusnya aku tadi seperti itu tolong maafkan aku ya " memohon untuk di maafkan


" sudah lah lupakan "sambil terus menatap kedepan


" apa dia marah banget ya " batinku sambil melirik ke arahnya ntah mengapa perasaan ku mendadak sedih karna dia mengacuhkanku


Sesampainya di rumah diapun berlalu pergi begitu saja tanpa menghiraukanku


Di dalam kamar


" ahh kenapa kau menolakku menyentuhmu sayang rasanya sangat sakit ketika kau menolakku " marah dengan apa yg terjadi


" sampai kapan aku harus menunggu mu untuk mengingatku lagi setiap hari aku melihatmu rasanya aku ingin memelukmu dengan erat dan menciummu karna rasa rindu ini tapi aku masih bisa menahannya tapi sampai kapan!! ini menyiksaku dewi akhhh " amarahnya sedang di kuasai saat ini


" hmmm kenapa dia terus mendiamiku masa dia masih marah " sambil mengerucutkan bibir


" dan juga aku bingung tempat tidurku di sebelah mana kalo dia tidak memberitahu "


" apa aku ke kamarnya saja ya tapi dia kan masih marah hmmm sudahlah aku tunggu disini saja sampai dia keluar " sambil menunggunya


Setelah menunggu beberapa saat akhirnya diapun keluar !!

__ADS_1


" kenapa kau masih disini " tanyanya


" saya menunggu tuan " jawabku sambil menunduk


" kenapa kau menungguku " sambil mengangkat alisnya


" i..itu tuan saya tidak tau kamar saya di sebelah mana " tanyaku merasa gugup


" kenapa kau tidak bilang dari tadi kau bisa ke kamarku dan memanggilku tidak perlu menungguku di sini " ucapku


" maaf tuan saya tidak ingin mengganggu anda apalagi tuan masih marah sama saya " ucapku sambil terus menunduk tak berani menatapnya


" kau ini sudahlah ikut aku !!


Aku pun mengikutinya sampailah aku di sebuah kamar yg berukuran besar menurutku, karna di kossan ku hanya ada tempat tidur kecil aku melihat kamar tersebut sangat bagus sekali dan rapi tapi apa kamar pembantu seperti ini ?


" ini kamarku tuan tapi apa tidak berlebihan bukankah saya hanya pembantu di rumah ini saya kira kamar ini terlalu besar untuk saya " ucapku memberanikan menatapnya


" apa kau ingin menolakku lagi aku sudah pernah bilang jangan membantah perkataanku apapun yg ku perintahkan kau harus patuh mengerti " ucapku dengan tegas sambil menatap wanita yg ku cintai


" Baiklah tuan maafkan saya " sambil menunduk aku hanya bisa pasrah aku takut dia semakin marah


" bagus jadilah gadis yg penurut ok " sambil mengusap rambutku dan dia pergi begitu saja


Aku hanya melongo di perlakukan seperti itu olehnya entah mengapa seperti tidak asing bagiku.


Aku memegang kepalaku yg di usap olehnya tadi aku merasa bahagia ketika dia seperti itu

__ADS_1


" apa aku menyukai tuan " sambil memegang dadaku yg dari tadi terus berdetak


" ah itu tidak mungkin mana mungkin aku menyukai tuan " merasa tak percaya diri


" daripada memikirkannya terus lebih baik aku beres- beres !!


Setelah selesai beberes aku pun memasak untu tuan


" kemana dia apa dia belum pulang " sambil melirik jam


" padahal udah jam segini makanannya pasti keburu dingin " ucapku


" hmmm apa dia tidak akan pulang? Sambil menguap


Karna rasa kantuk akhirnya aku pun tertidur di meja makan


" kenapa dia tidur disini,apa dia menungguku? Ucapku sambil tersenyum setelah itu menatap makanan yg ku buat


" maafkan aku " merasa bersalah sambil membelai pipiku setelah itu dia menggendongku sampai ke kamar


" kau sama seperti dulu tk pernah bangun ketika aku menggendongmu kau bahkan tidak terusik sama sekali " ucapku sambil terus tersenyum melihat ke arah wanitanya yg tertidur


...................


Jangan lupa di like commen anda subcribe yaaa 😊


Love you 😚😚

__ADS_1


__ADS_2