
Pagi harinya yazid pun terbangun lebih dulu dan dia melihat di sampingnya dewi sedang tertidur yazid pun tersenyum dia sangat senang wanita yg di cintainya merawat dia dengan sepenuh
Dilihatnya wajah yg masih terlelap itu pipi nya yg cubby terkesan lucu di matanya
" kau sangat cantik ketika tidur seperti ini " ucap yazid sambil mengusap lembut pipiku
Tak terasa aku pun terbangun karna merasakan ada yg menyentuh wajahku
Dug dug dug
Setelah membuka mata aku kaget ternyata tuan sudah bangun dan juga berada dekat denganku dan kami pun saling tatap
Cup
Dia mengecup bibirku singkat setelah itu tersenyum padaku
Aku kaget karna perbuatannya wajah ku memerah karna malu
" apa yang tuan lakukan "ucapku gugup
"Morning kiss untukmu " ucapnya dengan santai
"Hah tapi mulutku masih bau tuan belum gosok gigi "ucap ku polos
Yazid pun terkekeh gemas melihat tingkah dewi yg polos
" berarti kalo kau sudah gosok gigi aku bisa mencium mu lagi " tanya yazid menggoda
" bu-bbukan seperti itu juga tuan " ucapku salah tingkah
" jadi seperti apa hmm " sambil mendekatkan wajahnya ke wajahku
Aku pun mendorong tuan " tuan seperti nya saya harus pergi karna saya harys mandi lagi pula sekarang tuan sudah lebih baik tidak demam lagi " ucapku mengalihkan karna kalau terus menerys meladeninya dia akan terus menggodaku
__ADS_1
" tapi aku masih sakit " ucapnya memelas
Aku pun mengecek keningnya takut panas lagi " tapi tidak panas " ucapku
Lalu dia memegang tangan ku dan menempelkannya di dadanya
" ini yg sakit " ucapnya menatapku dengan sedih
Aku bingun tiba tiba tuan seperti ini
" memangnya dada tuan sakit kenapa apa sesak kalo gitu kita kerumah sakit "ucapku
" tidak bukan itu aku hanya becanda saja " ucap yazid tersenyum
" becanda tuan gak lucu "ucapku lalu aku pergi meninggalkan tuan
Yazid pun menatap dewi yg sudah menghilang di balik pintu
" aku sakit karna kau belum bisa mengingatku tapi tidak apa apa yg penting sekarang kau sudah kembali ke pelukanku kita akan membuat memori yg baru mengukir kenangan yg indah untuk kita lewati bersama " ucap yazid
" tuan mau ke mana " tanyaku ketika melihat tuan turun
" aku mau ke kantor " ucap yazid
" tuan mau bekerja tapi tuan masih sakit lebih baik tuan istirahat dulu jangan memaksakan bekerja " cerocos ku
Yazid pun tersenyum
" kemarilah " ucapnya
Aku pun medekat kerahnya lalu tiba tiba dia memelukku
" Terima kasih karna sudah mengakhawatirkan ku dan juga merawatku kau tenang saja aku sudah lebih baik karna berkat kau aku cepat sembuh " ucapnya sambil mengelus kepalaku
__ADS_1
Aku pun membalas pelukannya rasanya sangat nyaman
" sama sama tuan itu sudah jadi tugas saya " dia pun melepaskan pelukannya dan mencium keningku
" yasudah kalo gitu aku pergi dulu kau baik baik di rumah ya " ucapnya sambil tersenyum
Aku pun mengangguk " tuan kau belum makan lebih baik kau makan dulu jangan mengosongkan perut "
" baiklah baby " ucapnya
Blus wajahku memerah ketika tuan memanggilku seperti itu
" aku akan menyiapkan makanannya dulu tuan " aku pun pergi menghindar karna jantung yg terus berdetak
Lalu aku mengambilkan tuan makanan
" tuan kenapa tidak dimakan ?ucapku yg melihat dia diam saja
" aku mau kau suapi aku " ucapnya sedikit manja
" hah tuan kan punya tangan sendiri "
"kau menolakku baiklah aku tidak mau makan " rengeknya
Aku pun menghela nafas "baiklah saya akan menyuapi tuan " ucapku pasarah dari pada harus melihat dia merajuk ternyata tuan dingin ini bisa manja jua
Aku pun menyuapi nya dia begitu senang saat aku menyuapinya aku jadi gemas melihat tingkahnya seperti itu
Jangan lupa di like commen ya guys 😊
Dukung terus karya pertama author
Typo masih bertebaran
__ADS_1
Love you 😚😚