Selalu Mencintaimu

Selalu Mencintaimu
Pergi ke kantor


__ADS_3

Setelah selesai kuliah aku pun bergegas ke kantornya tuan dan benar saja ternyata ada supir yg menungguku disana


" non dewi kan " ucap supir tersebut


" iya pa saya dewi " ucapku


" kalau begitu silahkan masuk nona tuan pasti sudah menunggu " sambil membukakan pintu mobil untukku


Aku pun mengangguk setelah itu kami pergi


Sesampainya disana aku terkabum melihat bangunan yg menjulang tinggi itu


" ayo nona saya antar nona menemui asisten tuan dulu dia yg akan mengantarkan nona nanti"ucap sopir tersebut


" baik pak "


Aku pun diantar sopir itu menuju ke dalam dan setelah itu terlihat lelaki yg mungkin sepantaran denganku sedan menunggu kami


Dia pun membungkukan badannya ke padaku


" selamat datang nona saya yg akan mengantar anda ke ruangan tuan " ucapnya sambil memberi senyum


" baik lah " akupun mengikutinya


Setelah sampai


" ini ruangan tuan nona kalau gitu saya permisi " sambil membungkukkan badannya


Aku pun membalas sama dengan dia


Aku pun mengetuk pintu ruangan itu


Tok


Tok


Tok


" masuk " ucapnya


" permisi tuan " ucapku


" kau sudah datang kemarilah " ucapnya


Aku pun berjalan ke arah nya tiba tiba dia menarik tanganku dan aku pun jatuh di pangkuannya

__ADS_1


" tuan apa yang kau lakukan " aku gugup karna bisa sedekat ini dengannya


Diapun memeluk pinggangku dengan erat


Aku pun berontak ingin di lepaskan


" tuan ini itu di kantor kalau ada yg lihat gimana " ucapku memang takut jika ada orang yg melihatnya


" tidak akan ada yg berani masuk " sambil mengeratkan pelukannya di pinggangku


" tuan jangan seperti ini saya mohon lepaskan " ucapku yg terus berontak melepaskan diri


" diamlah aku ingin seperti ini dulu " ucapnya


Entah mengapa aku pun merasa kasihan akhirnya aku pun membiarkan nya memelukku


" nyaman sekali sudah lama sekali aku tidak memelukmu " ucapnya tanpa sadar


" maksud tuan ?"ucapku


" kenapa aku ke ceplosan " gumamnya dalam hati


" tidak apa apa " ucapnya mengelak


" kenapa tuan bicara seperti itu apa dulu kita saling kenal " jawabku karna penasaran dengan yg di katakannya tadi apa ada kaitannya juga di masa laluku


" tidak aku kan mengenalmu ketika kau menabrak mobilku " ucapku berbohong


" iya juga sih tapi kenapa aku merasa setiap dekat dengan tuan seperti aku sudah mengenal tuan tapi dimana " ucapku yg membayangkan wajah samar samar pria misterius itu


Yazid pun terdiam tidak bisa berkata apa apa hati nya sakit sebenarnya dia ingin mengungakapkan cerita yg sesungguhnya tapi dia juga tidak mau mengambil resiko dia takut dewi kenapa kenapa jika memaksakan mengingatnya


" mungkin hanya perasaan mu saja atau seperti nya kau nyaman bersamaku " ucap yazid mengalihkan


"Apa bukan seperti itu tuan "


" apa kau sudah jatuh cinta kepadaku " ucapnya sambil menggoda


Aku pun tersipu malu saat wajah kami berhadapan


" kau sangat cantik " sambil menyelipkan rambutku aku hanya diam menerima sentuhannya dan entah mengapa aku selalu tak bisa menolak


" tuan lebih baik anda tidak seperti ini kalo ada orang gimana " ucapku mengalihkan karna aku tak tahan jika terus berada di dekatnya rasanya jantungku yg terus berdetak kaya mau copot


" tidak aku tidak akan melepas mu aku ingin sperti ini dan kau jangan menolak " ucapnya kembali memeluk pingganku dengan erat

__ADS_1


" tapi tuan " ucapku yg di potong olehnya


" sekali lagi kau bicara aku akan menciummu " seketika aku langsung terdiam dikala dia mengatakan itu


" baik tuan " akhirnya aku mengalah


" usap rambutku " ucapnya yg terdengar sedikit manja


" ayo usap" rengeknya sambil memegang tangan ku dan meletakkan di kepalanya


Aku pun mengusap rambut tuan sepertinya dia nyaman terlihat sekali dia menikmati usapanku jika dilihat sepertinya dia sangat lelah aku jadi merasa tak tega hatiku tiba tiba merasa sedih melihatnya seperti ini


Kami pun larut dalam keheningan aku masih mengusap rambutnya aku pun melihat ke arahnya


" apa dia tidur " gumamku


" tuan " ucapku membangunkannya pelan


" tuan lebih baik kau tidur di sofa saja kalau seperti ini tidak akan nyaman tuan " ucapku


" Hmmm tidak mau aku hanya ingin seperti ini " rengeknya


Aku pun menghela napas dan akupun memegang kepalanya


" tuan kepala tuan panas , badan tuan juga pada panas apa tuan sakit " ucapku sedikit kahwatir


" masa..aku tidak kenapa napa aku sudah biasa seperti ini " ucapnya


" tuan itu sedang demam jangan bilang tidak apa apa kita kerumah sakit ya tuan" ucapku


" aku gk mau kerumah sakit karna aku tidak suka tempat itu " ucapnya menolak aku ajak kerumah sakit


" tapi tuan anda harus kerumah sakit anda sedang demam jangan di biarkan tuan " ucapku yg terus membujuk


" aku tidak mau lebih baik kita pulang saja dan kau saja yg merawatku " ucapnya terus memelukku


" baiklah kita pulang, tuan harus istirahat " ucapku mengalah


Dia pun hanya tersenyum


" aku senang kau khawatir padaku sayang " gumamku dalam hati


Setelah itu kami pergi meninggalkan kantor dan pulang karena tuan sakit


Jangan lupa dukung terus ya 😉

__ADS_1


Love you 😚😙


__ADS_2