Selalu Mencintaimu

Selalu Mencintaimu
perilaku yg aneh


__ADS_3

Keesokan harinya aku bergegas lagi berangkat bekerja karna hari ini aku tidak ada jadwal ke kampus setelah sampai aku melihat dia sedang membaca majalah hidung mancung sangat tampan sekali membuatku terpesona sambil memakai kacamatanya menambah kesan yg sempurna membuat hatiku merasakan getaran yg aneh.


" sangat tampan ,eh apaan aku ini kenapa malah memuji dia sudah lah" merutuku kebodohan ku sendiri


" selamat pagi tuan " aku pun menyapa nya.


"Kau sudah datang "


"Tumben kau datang lebih awal?"diapun menatap ku dengan hangat


"Eh kenapa dia menatapku seperti itu tidak seperti biasa dingin" di dalam batinku


"Kenapa kau melamun kau belum menjawab pertanyaanku !"


Diapun membuyarkan lamunanku


" em iya tuan karna hari ini saya tidak ada jadwal untuk kuliah makanya saya langsung kesini "


" begitu baiklah sekarang kau masaklah aku sudah lapar "


"Baik tuan,tuan mau saya masakin apa "


"Apa saja terserah dirimu yg penting enak"

__ADS_1


"Eh apa ini kenapa terserah diriku aneh"


Gumamku


"Baik klo begitu saya permisi"


Ketika aku sedang masak tiba-tiba aku di kagetkan dengan kedatangannya


"Apa masih lama matangnya "tanyanya kepadaku


" bentar lagi masakan nya matang tuan "


Dia hanya mengangguk saja


ketika aku akan mengangkat panci tanganku tak sengaja mengangkat gagang yg masih panas


" tanganmu kenapa hah "


"Saya tadi tak sengaja memegang gagang panci yg panas sekali tuan"


" kenapa kau ceroboh sekali mana tanganmu sini " dia pun memegang tanganku dan mengeceknya tiba" jantungku berdetak hebat saat aku berdekatan dengannya


" saya tidak apa apa tuan ini hanya luka kecil saja "

__ADS_1


" aku akan mengobatinya dulu "masih memegang tanganku sambil mengoleskan salep


" tidak usah tuan biar saya saja nanti yg mengobatinya"


"Kau diam saja biar aku yg mengobatimu"aku pun hanya mengangguk tidak ingin membantah ketika dia mulai mengobatiku


"Diam diam aku melirik dia yg tampak fokus mengobatiku sambil meniup niup tanganku yg terasa perih entah mengapa aku melihat semburat kekhawatiran di wajahnya padahal hanya luka kecil saja.seketika itu pandangan kami pun bertemu ada desiran aneh di hatiku ntah mengapa aku pun tatau seketika wajahku langsung memerah ketika dia menatapku


Setelah kami sadar aku langsung menundukan kepalaku lagi dan diapun melanjutkan kegiatannya meniup tanganku,aku sangat malu skali tadi ketika kami bersitatap


"Sudah lain kali kau harus fokus jangan sampai kejadian tadi terulang lagi "


"Iya tuan terima kasih karna sudah mengobatiku" diapun hanya mengangguk setelah itu dia lanhsung pergi


Aku masih memikirkan bagaimana perlakuan dia kepadaku tadi sangat aneh kadang bersikap acuh kadang juga dia berubah menjadi peduli memikirkannya saja sudah membutku pusing dan kenapa ketika berdekatan dengan dia jantung ku berdetak cepat dan mengapa aku merasa nyaman ketika berada di dekatnya apa mungkin aku menyukainya ah itu tidak mungkin.


Didalam kamar seseorang terus merutuki kebodohannya


"Kenapa aku bertindak bodoh tadi hampir saja aku lepas kendali bisa"dia mencurigaiku ,tapi aku sangat khawatir skali tadi melihatnya terluka aku tidak ingin melihat dia kenapa" tapi aku juga tidak ingin dia tau siapa diriku sebelum aku memastikan dia benar-benar mengingatku


Lalu aku menghempaskan tubuhku ketempat tidur


"Dewi apa kau tak mengingatku,aku sangat merindukanmu rasanya ketika aku melihatmu ada di depanku aku ingin sekali memelukmu dengan erat karna rasa rindu ini aku ingin sekali mengurungmu disisiku tapi aku belum bisa melakukannya karna demi kebaikanmu juga setelah kejadian waktu itu kita harus berpisah "

__ADS_1


Dukung terus ya karya author


Love you 😘😘


__ADS_2