Semua Karena Gengsi

Semua Karena Gengsi
Perhatianku Teralihkan


__ADS_3

Jangan merasa berkecil hati bila ada yang membenci.


Sebab mereka adalah fans setiamu.


Teriu mencari kekuranganmu.


Kesalahanmu.


Tanpa disadari dirimu sudah ada di otak dan pikiran mereka.


Muda


Tidur tidak nyeyak bukan karena apa - apa melainkan penasara dengan ucapan Remon,  Hardi dan Dika.


.


.


Pagi hari yang cerah aku masuk kelas lebih awal.


Terlihat bangku yang di belakangku kosong aku duduk seperti biasa sampai teman satu bangku hadir.


Aku mengobrol banyak hal apalagi tentang pelajaran sampai kelas ini ramai termaksud  Tiara.


" Kemana sih Tilia ini?  " aku terus berpikir kelas karena sebentar lagi kelas akan di mulai.


" Teng....  Teng....  " bunyi lonceng pertanda pembelajaran akan dimulai.


" Kemana temenmu Tiara kok gak datang " menoleh kebelakang


" Manaku tau Muda, rumahku sama dia berlawanan arah, aku juga cemas apa dia sakit iya "


Aku menghadap depan lagi karena  guru yang mengajar sudah datang.


" Apa di benar - benar sakit ? " batinku mempertanyakan lagi


.


.


Tilia


Hari ini aku sial banget gimana gak saat aku mau berangkat kunci motorku hilang di maini adikku.


Bentukku sudah sangat berantang karena mencari kunci itu beruntungnya  aku mendapatkannya.


Tapi keberuntungan memang hanya secuil,  tepat disekolah gerbang sudah ditutup,  aku diperbolehkan masuk tapi melakukan kerja bakti mencabut rumput selama 10 menit.


Yang lebih menyakitkan hatiku adalah aku melihat cowok yang aku suka boncengan dengan adik tingkat yang cantik mereka sama - sama terlambat sepertiku.


" Sial...  Sial...  Walaupun aku rindu ingin melihatnya tapi jangan melihatnya dengan wanita lain " batinku mempersalahkan kesialanku ini.


Setelah selesai aku ingin ke kelas tapi melihat mereka masih bersama aku berjalan lebih cepat agar pemandangan itu tidak terlihat oleh mataku.


Saat sampai di pintu kelas,  jantungku berdetak kencang disertai takut.


Aku menarik nafas dalam - dalam dan menghempaskannya kasar.


Ada seseorang lewat dan berkata


" Pelan - pelan " disertai senyuman yang memabukan itu berlalu pergi.  Dia adalah Haris kelas sebela. Cowok yang ku suka secara sepihak.


" Fokus " itu kata - kata untuk menyadarkanku


" Tok...  Tok...  " Pintu ku ketuk

__ADS_1


" Masuk " aku masuk perlahan lalu mendekat dengan guru.  Teman sekalian mendadak diam melihatku yang baru masuk.


" Permisi pak,  maaf saya terlambat " ujarku dengan sopan.


" Kenapa kamu terlambat Tilia "


" Kunci motor saya hilang dimaini adik saya pak jadi harus nyariinya "


" Haha... Ha.... Ha...  " semua teman sekelasku tertawa.


" Sudah ketemu kunci motormu " tanya guru penasaran.


" Sudah pak tapi saya tidak bisa datang tepat waktu "


" Baik, duduklah " aku langsung duduk dan melihat Ara masih tertawa.


" Kenapa sih kau tertawa " dengan tatapan tidak suka.


" Hahhhaahhaha....  Alasan kamu lucu banget "


" Itu beneran loh, mana ada itu cuma alasan "


" Beneran....  Hahhaaa....  "


Muda


Aku melihat Tilia masuk kami semua langsung diam termaksud aku.


Dia memberi alasan kalau kuncinya hilangan dimaini adiknya membuat kami tertawa


"Memang ada - ada dia ini, coba buat alasan lebih kreatif ngapa " batinku sekilas memiringkan senyum walaupun tidak terlihat jelas.


Tapi saat dia curhat dengan Ara kalau yang dia katakan adalah sungguh - sungguh aku tidak sengaja mendengarnya ternyata dia tidak berbohong.


.


.


Kami yang cowok memutuskan untuk main futsal sedangkan yang cewek hanya nongkrong - nongkrong sambil melihat kami main futsal, lain lagi dengan Tilia iti dia sedang ngobrol dengan Ara seakan tidak habis - habis pembahasan mereka.


Selesai fusal kami duduk istirahat di pinggir lapangan.


Disini hanya aku dan Dika kesempatanku untuk tau lebih banyak.


" Dik, pas ngobrol itu kamu pernah ngomong kalau Satria suka sama Tilia "


" Oh... Yang itu, iya Satria memang suka sama Tilia udah banyak yang tau kali Muda "


" Lalu kenapa Satria Satria gak pacaran ajah sama Tilia "


" Sulit setelah insiden itu waktu kelas dua "


" Insiden apa "


" Waktu kita yang teriak - teriak jodohi Satria itu "


" Iya - iya aku ingat "


" Satria itu suka sama Tilia tapi Ara suka sama Satria jadi Tilia ini gak akan pernah merespon perasaan Satria karena Ara . Iya cinta segitiga "


" Oh.... "


" Ngapa kau suka sama Tilia, kalau saranku deketi dia lebih intens kalau kau kayak dingin - dingin ke gitu boro - boro dilirik lihat Satria ajah yang semangat ke gitu gak bisa bersatu "


" Apaan sih Dik, aku hanya penasaran " aku beranjak meninggalkannya

__ADS_1


" Penasaran tanda kau perhatian " dia teriak disertai tawa menimbulkan orang melihat kami


Tilia


Pelajaran olaraga kali ini bebas yes bisa ngobrol - ngobrol dengan Ara lebih panjang.


" Tilia, aku kemarin di apeli sama Kenzo anak IPS 2 itu yang aku ceritai lagi PDKT "


" Iya aku tau gimana, berjalan lancar. Udah jadian dong " mukanya sedikit murung


" Belum, tapi ada adegan romantis loh "


" Ceritai ihhhh... Jadi penasaran "


" Kemarin tuh, aku setelah kami makan aku pulang sama dia naik motor eh di tengah jalan hujan lalu kata dia. Bantu aku lindungi mataku dari air jadi aku taruh tanganku kayak hormat itu di atas alisnya karena posisiku dari belakang jadi ehhh... Makin nempel aku sama dia"


" Ahhhh... Romantis banget " seruku ikut bahagia mendengar temanku ini bercerita


" Makanya punya pacar biar kami bisa ngerasai "


" Hahaha... Hahaha... " kami tertawa bersama.


.


Selesai ganti baju masih ada waktu sebelum pelajaran mulai.


" Tilia ayo temeni aku, lewat ajah mau lihat wajahnya sekilas ajah " muka memohon dan itu kelemahanku paling gak bisa aku tolak.


" Baiklah "


Kami berjalan pelan dan lewat kelasnya Kenzo sedikit melirik kelas yang sedang belajar itu.


Terlihat Kenzo sedang menjahili temannya padahal ada guru memang benar - benar.


" Kenzo.... " suara keras yang tidak lain pemiliknya Bu Anum.


Dengan cepat aku menarik tangan Ara yang terpesona dengan Kenzo takut bu Anum melihat kami dan memarahi kami jam masuk berkeliaran.


Jauh dari kelas Kenzo


" Kenapa di tarik sih Tilia, aku kan pengen lihat Kenzo "kecewa yang amat sangat


" Disitu ada ibu Antum jangan bikin masalah, ini masih jam pelajaran. Ayo kita ke kelas ajah " aku tarik tangannya yang masih tidak rela pergi.


Jam olaraga selesai sekarang berganti jam ke pelajaran Bahasa Indonesia


" Baiklah sekarang ibu akan menjelaskan materi tentang unsur Instrinsik..... " penjelasan panjang lebar dari bu


" Ibu akan memberi tugas kelompok untuk mencari unsur Intrinsik dalam bacaan. Kelompoknya bangku depan sama bangku belakang dan seterusnya, minggu depan dikumpul "


" Astaga satu kelompok dengan cowok sok ganteng itu, gimana nih. Besok ajah di tanya gak enak banget "


Setelah itu kamipun pulang


" Aku pulang dulu iya dah... " seru Ara yang memang rumahnya berlawanan.


" Oke.. Bye... Besok kita ketemu lagi "


Itulah kegiatan menyenangkan saat di sekolah.


Akankah masa - masa sekolahku akan terus menyenangkan saat aku mulai sadar dia itu semakin dekat.



Hayun Satria

__ADS_1


__ADS_2